poster Till Death
Film, Review

Review Film Till Death (2022): Thriller Efisien Berdarah-darah

Megan Fox kembali dengan film Till Death garapan sutradara S.K. Dale. Film thriller survival ini dibawakan dengan pelan dan terasa menyenangkan, jika tidak dirusak oleh dialog cheesy dan beberapa adegan tak logis yang membuyarkan intensitas ketegangannya. 

Sinopsis Film Till Death

Emma (Megan Fox) merupakan seorang istri dari Mark (Eoin Macken), pengacara yang sering mewakili penjahat di persidangan. Karena sikap Mark yang dingin dan selalu mengontrol, Emma pun selingkuh dengan rekan kerja Mark, Tom (Aml Ameen).

Emma dan Mark dalam film Till Death
via Screen Media Films

Ketika memutuskan hubungan perselingkuhannya dengan Tom, Emma pun kembali kepada Mark untuk merayakan hari ulang tahun pernikahan mereka. Dengan memberikan kalung dari baja, Mark pun mengajak Emma ke sebuah lake house yang sering mereka kunjungi ketika masih berpacaran.

Mark meminta maaf atas segala perlakuannya kepada Emma, dan mereka pun bercinta. Di pagi harinya, ia terbangun dengan tangan yang sudah terborgol tangan Mark. Mark lalu mengawali pagi Emma dengan aktifitas yang mengejutkan.

Dipapah pelan dengan thriller berdarah-darah

Dibandingkan dengan film aksi, film dengan genre thriller memang tak semuanya mengedepankan adegan yang menggelegar. Namun film ini cukup bisa membuat ‘olahraga jantung’ melalui narasi yang dibangun pelan untuk mendorong penonton masuk lebih jauh ke dalam cerita.

Inilah yang dibawakan oleh film Till Death. Masuk 10 menit pertama, penonton akan dibawa ke kisah perselingkuhan Emma, kehidupan cintanya bersama Mark, hingga momen-momen indah yang mereka kenang hingga akhirnya mereka sampai di lake house.

Emma
via Screen Media Films

Plot awalnya dipapah dengan sangat pelan. Tenang, seakan sedang menanamkan keseluruhan plot dan tone cerita. Bahkan tak menutup kemungkinan ada penonton yang mengantuk di awal film berjalan.

Namun setelah itu, Dale membawa penonton ke perjalanan menegangkan Emma untuk bisa keluar dan melarikan diri. Terlebih ketika dua tamu tak dikenal datang. Bagaikan Home Alone (1990) dan rangkaian film Texas Chainsaw Massacre digabungkan: petak umpet di dalam rumah dengan balutan thriller berdarah-darah.

Yang membuat film ini sangat menyenangkan adalah premis awal yang menjadi pondasi cerita. Apa yang akan kamu lakukan jika kamu terjebak di sebuah rumah antah berantah dan terborgol dengan mayat mantan pacar kamu? 

Cerita terjadi di sebuah rumah kosong, terjebak di antara salju setinggi mata kaki. Dan hanya ada total lima orang karakter di sepanjang film. Sebuah setting yang terlalu menarik untuk sebuah film survival thriller.

Emma dan Bobby di film Till Death
via Screen Media Films

Meski masih ada film thriller lainnya yang membawa setting lebih sempit, seperti Burried (2010) dimana Ryan Reynolds terperangkap di dalam peti layaknya mayat, tapi penggunaan latar yang terbatas membantu kesan intens dan ketegangan pada film ini.

Bukan hanya latar, film ini hanya dibintangi oleh lima orang karakter saja. Keterbatasan karakter pun berdampak pada efisiensi cerita dan membawa penonton lebih dekat dengan semua karakter yang ada. Bahkan dengan Mark yang sudah tak bernyawa sejak 10 menit pertama.

Mempertanyakan logika

Di satu sisi, film ini bagaikan menjemput kembali tema awal yang sering dipakai oleh film horror maupun thriller. Di mana wanita muda yang tidak berdaya harus melarikan diri dari kejaran orang-orang yang ingin membunuhnya.

Megan Fox menjadi daya tarik film ini. Terlalu sering menghadirkan peran wanita lemah yang menunggu bantuan datang. Kali ini dengan kemeja putih bersimbah darah, tangan terborgol, dan dialog yang jauh lebih sedikit.

Megan Fox di film Till Death
via Screen Media Films

Rentetan cerita dan plot yang disampaikan memang tak begitu segar dan sudah sering ditemukan, tapi tersusun agak rapi untuk sekadar membuat film ini tetap menarik untuk diikuti. Sayang beberapa dialog yang cheesy sekaligus keseluruhan plot yang tertebak mengurangi keasyikannya.

Dan yang paling membikin ‘turun off’ adalah beberapa momen yang terpantau tak begitu logis. Ketika ketegangan sudah dibangun, momen tersebut akan membuat kamu bergumam, “lah, kok bisa gitu?” dan membuyarkan intensitas yang sedang dibangun.

Sebenarnya logika di film ini bisa berterima jika dipikirkan secara seksama. Mengingat kondisi mencekam dan mengerikan memungkinkan terjadinya error dalam pengambilan keputusan. Tapi tentu saja mengurangi keasyikan mengikuti segala adegan di dalam film.

Megan Fox sebagai Emma
via Screen Media Films

Film Till Death terasa sederhana dan efisien mengisahkan perjuangan melarikan diri yang penuh dengan kejutan. Cukup menyenangkan bagi kamu yang ingin menikmati kisah thriller yang ringan, meski tak begitu worth it dibandingkan film di layanan streaming lainnya.

Genre: Thriller

Sutradara: S.K. Dale

Penulis Naskah: Jason Carvey

Pemeran: Megan Fox, Eoin Macken, Callan Mulvey

Rekomendasi Film
6/10

Summary

Film Till Death terasa sederhana dan efisien mengisahkan perjuangan melarikan diri yang penuh dengan kejutan. Cukup menyenangkan bagi kamu yang ingin menikmati kisah thriller yang ringan, meski tak begitu worth it dibandingkan film di layanan streaming lainnya.

Leave a Reply