Film The Point Men membawa Hyun Bin ke layar lebar. Kali ini ia harus menyelamatkan sandera di tengah gurun pasir Afghanistan. Penuh aksi dan pesan antar ideologi yang mendalam, tapi masih kasar dalam hal eksekusi plot dan penceritaan.
Sinopsis Film The Point Men
Ketegangan paska tragedi 11/9 di Amerika membuat perhatian dunia tertuju pada kelompok bersenjata Taliban di Afghanistan. Mereka menyandera 23 misionaris asal Korea Selatan yang datang ke Afghanistan.

Jung Jae-ho (Hwang Jung-in) merupakan diplomat yang ditugaskan untuk mencari cara membebaskan tawanan tersebut. Ia dibantu oleh mata-mata Korea Selatan, Park Dae-sik (Hyun Bin) dan translator Qasim/Lee Bong-han (Kang Ki-young).
Taliban meminta pergantian dengan tentara mereka yang ditangkap oleh pemerintah Afghanistan. Dengan persyaratan ditolak oleh pemerintah Afghanistan, Jae-ho dan Dae-sik harus mencari cara lain untuk membebaskan tawanan tersebut.
Hyun Bin di gurun pasir
Baru awal film bergulir, penonton dijejalkan dengan ketegangan yang terjadi di Afghanistan di mana pasukan Taliban menyandera misionaris asal Korea Selatan dan upaya pemerintah untuk membebaskan mereka.
Meski disebut sebagai film blokbuster, adegan aksinya tak terlalu mendominasi. Lebih banyak bertumpu pada thriller dan drama dari karakter utama dan keinginan mereka untuk membebaskan para sandera dengan plot yang semakin naik hingga akhir.

Hwang Jung-min yang bertindak sebagai good-guy-behind-the-desk mengemban tugas penting sebagai ujung tombak thriller dan drama dari film ini. Sementara Hyun Bin tetap berkharismatik memerankan ‘petugas lapangan’ yang berapi-api.
Kedua nama tersebut menjalin chemistry yang menjanjikan. Dimana Jung-min mentereng sebagai diplomat yang harus melakukan segala cara untuk bisa menyelamatkan sandera tersebut.
Sedangkan Hyun Bin tak jauh berbeda dibandingkan karakternya yang lain. Dingin dan penuh aura macho di tengah-tengah visual padang pasir yang terik. Epitome cowok idola kaum hawa yang tegas dan maskulin.
Hyun Bin bisa jadi alasan kenapa penonton betah (selain karena plot filmnya). Ada adegan Hyun Bin dengan handuk (yang sayangnya disensor ketika kami menonton film ini) yang sudah pasti diperuntukkan sebagai sajian bagi penonton wanita.

Untuk mengatasi drama dan ketegangan dari awal hingga akhir, di sinilah Kang Ki-kyung bersinar sebagai pemecah keheningan. Penampilannya berbeda 180 derajat dari karakternya di Extraordinary Attorney Woo yang klimis dan chic.
Tapi sayangnya tak ada hal baru dalam hal karakterisasi. Di mana sebagian besar bertumpu pada stereotip ala western; the good boy, the bad boy, dan the comedic boy.
Diambil dari kisah nyata
The Point Men diambil dari kisah nyata tentang penyanderaan misionaris Korea di Afghanistan pada tahun 2007. Tapi selain latar yang berbeda, di tahun 2006, berbagai karakter di dalam film ini pun merupakan rekayasa.
Film ini melanjutkan tren genre aksi Hallyu yang banyak ‘mengirimkan’ karakter mereka dalam pertarungan yang lebih besar di luar negeri. Semisal Confidential Assignment 2: International (2022) atau Escape from Mogadishu (2021).

Yim Soon-rye, sutradara wanita yang berada di balik Three Friends (1996) dan Little Forest (2018) sebelumnya dikenal menghadirkan karya tentang women empowerment. Hanya saja sepertinya tak terasa ciri khas tersebut dalam film ini.
Selain tanpa karakter wanita sebagai peran utama maupun pendukung, wanita di dalam film hanya digambarkan sebagai sandera yang terus-terusan meminta pertolongan dan menunggu untuk diselamatkan.
Film ini juga lebih banyak membahas konflik antar dua karakter utama ketimbang mengeksplorasi isu yang lebih besar, semisal Taliban atau konflik di Timur Tengah antara Amerika dan Afghanistan.

Mungkin karena diambil dari peristiwa nyata, Soon-rye cukup kesulitan mengembangkan plot dan cerita yang smooth. Namun masih cukup kreatif dengan berbagai pertanyaan-pertanyaan seputar ideologi dan kepercayaan yang mengundang perbincangan.
Film The Point Men masih tetap menyenangkan bagi penggemar film Korea bergenre thriller maupun fans Hyun Bin. Meski didukung aksi yang intens dan visual yang menawan, plot yang padat dan dibuat terburu-buru mengurangi keseruan menonton film ini.
Genre: Aksi Komedi
Sutradara: Yim Soon-rye
Penulis Naskah: Ahn Yeong-su
Pemeran: Hwang Jung-min, Hyun Bin, Kang Ki-young

