Categories
Film Review

Review Film Escape Room (2019) – Permainan Hidup dan Mati Menegangkan di Ruangan Misterius!

Ruang misteri atau ‘escape room’ telah menjadi fenomena pop-culture yang mendunia dan digemari saat ini. Tidak lepas di Indonesia ada banyak escape room, salah satunya Pandora Experience di Ciputraland yang populer dikalangan remaja. Sedangkan film Escape Room memanfaatkan momen ini dan sekaligus memperkenalkan lebih luas konsep permainan ini.

Film Escape Room yang disutradarai oleh Adam Robitel (Insidious: The Last Key) ini akan menangkap perhatianmu dari awal sampai akhir. Walaupun alur cerita pada babak ketiganya mengalami penurunan kualitas yang drastis, dan beberapa karakter yang kurang dikembangkan, Escape Room akan dapat menghibur semua penontonnya yang menginginkan thrill-ride atau tontonan menegangkan selayaknya Saw dan The Cube.

review escape room
Via Columbia Pictures

Escape Room menceritakan sebuah organisasi misterius yang mengadakan permainan ruang misteri dan pemenangnya dijanjikan hadiah $10,000. Permainan ini mempertemukan 6 orang yang tidak saling kenal, tetapi mereka memiliki pengalaman yang sangat mirip tanpa mereka sadari. Tanpa mereka ketahui, permainan ini akan menjadi pertaruhan hidup dan mati mereka!

Plot-poin di mana mereka harus bertarung dengan waktu untuk memecahkan teka-teki ruangan, membuat film ini dengan mudah untuk mengontrol perhatian penontonnya dan menciptakan lika-liku cerita yang menegangkan.

Ada enam orang yang akan dipertemukan di permainan ini. Zoey seorang mahasiswi brilian yang pemalu, Jason manajer sebuah korporasi yang sukses, Ben pemuda penjaga toko dengan masa lalu kelam, Mike penambang batu bara yang telah pensiun, Amanda mantan tentara yang baru pulang dari Iraq, dan terakhir Danny seorang gamer yang sering mengikuti ruangan misteri dan sangat mahir.

6 stranger in escape room
Peserta Escape Room, Via Columbia Pictures

Bagaimana mereka akan saling berinteraksi dengan satu sama lain dengan background yang berbeda-beda itu sebenarnya sangat menarik untuk diamati. Sayangnya, lebih dari setengah karakter terasa monoton dan tidak berkembang hingga akhir baik dari segi watak maupun hubungan antar mereka. Ini membuat interaksi mereka tidak begitu menarik. Terlebih lagi sejak awal mereka sudah diceritakan tidak menyukai satu sama lain.

BACA JUGA  Rekomendasi Film Korea Peraih Penghargaan Internasional

Karenanya, ada adegan yang seolah-olah ditampilkan sebagai plot twist menjadi tidak begitu menghentak akibat watak karakter yang terlibat di dalamnya sudah terbaca sejak awal karena monoton dan tidak berkembang.

review film Escape Room
Amanda (Deborah Ann Woll)

Dari sisi akting, hanya dua aktor yang berhasil menampilkan karakter mereka dengan apik. Logan Miller (Ben) dan Deborah Ann Woll (Amanda) benar-benar menghidupkan karakter mereka dan membuat kita tertarik menunggu bagaimana nasib mereka. Sisanya tidak begitu mampu membuat penonton peduli dengan karakter mereka.

Keenam peserta diharuskan untuk lolos dari 7 ruangan yang masing-masing memiliki teka-teki yang unik, dengan tema tertentu, dan tertanam beberapa petunjuk mengenai masa lalu mereka dan mengapa mereka berada dalam ruangan itu. Ruangan-ruangan inilah yang menjadi daya tarik utama film Escape Room dan berhasil menyuguhkan tantangan dengan taruhan yang tinggi.

Walau ruangan ini tidak membantu lebih banyak dalam perkembangan hubungan enam karakter ini, clue dan simbolisme yang tertanam di sini dapat membuka masa lalu  masing-masing karakter dengan memuaskan. Hal ini dapat membuat para penonton untuk mengerti apa yang telah mereka alami dan mengapa mereka ada disini.

Review film escape room
Via Columbia Pictures

Film ini mencoba untuk menceritakan bagaimana orang-orang dengan trauma yang akut memendam perasaan mereka dan menjalani kehidupan mereka secara normal. Akan tetapi setelah menjelaskan apa yang telah dialami keenam ‘protagonis’ ini, film Escape Room tidak memainkannya lebih jauh dan menarik, tetapi malah memasuki teritori film thriller yang klise.

Dengan berbagai pertanyaan yang muncul pada babak pertama dan kedua, sayangnya pada babak ketiga alur cerita film ini mengalami penurunan drastis. Semua pertanyaan tidak terjawab dan malah menimbulkan lebih banyak pertanyaan yang tidak koheren dengan alur cerita awalnya.

Selain itu bertambahnya beberapa plot-poin lain yang tidak perlu membuat film ini menjadi terlalu kusut dan bertele-tele. Film ini akan jauh lebih baik jika babak ketiganya dapat membungkus semua pertanyaan sebelumnya menjadi suatu solusi yang memuaskan.

BACA JUGA  News of the World, Film Western Pertama Tom Hanks
review film escape room
Via Columbia Pictures

Film Escape Room cukup melampaui ekspektasi saya karena tidak adanya ‘Buzz’ yang mengitari film ini. Walaupun bukan Hereditary atau A Quite Place, film ini akan cukup menghibur penontonnya yang sekadar menginginkan thrill-ride dan dapat memaafkan kekurangannya seperti karakter yang monoton, akting yang subpar, dan alur cerita yang bertele-tele.

Untuk kamu yang suka The Cube, Saw, atau bahkan Final Destination, film Escape Room dapat melepas dahagamu yang menanti cekaman film thriller yang menegangkan!

Film Escape Room akan tayang pada 9 Januari mendatang di bioskop seluruh Indonesia.

Rating: 3/5


Genre: Drama, Mistery, Thriller, Sci-fi

Sutradara: Adam Robitel

Penulis: Bragi F. SchutMaria Melnik

Bintang: Deborah Ann WollTaylor RussellTyler Labine 

Review Overview
3

Kesimpulan

Film Escape Room menyuguhkan thrill-ride menegangkan yang mampu membuatmu memaafkan kekurangannya di karakter yang monoton, akting yang subpar, dan cerita yang agak kusut.

Sending
User Review
5 (1 vote)

One reply on “Review Film Escape Room (2019) – Permainan Hidup dan Mati Menegangkan di Ruangan Misterius!”

This Escape Room film review is pretty good, and I have to thank the reviewer for doing an excellent job. I am going to recommend this movie to my friends now because they’ll enjoy watching this, I am sure.

Leave a Reply