Review Detective Conan the Movie: The Scarlet Bullet

Detective Conan the Movie: The Scarlet Bullet tayang 21 April 2021

Detective Conan the Movie: The Scarlet Bullet akhirnya naik tayang di bioskop setelah menunggu sekitar satu tahun akibat pandemi Covid-19. Sebelumnya, diketahui bahwa The Scarlet Bullet akan tayang pada bulan Maret tahun 2020 lalu. Namun karena adanya kesepakatan yang berlaku merata di seluruh dunia untuk menutup bioskop selama awal-awal masa pandemi, maka The Scarlet Bullet termasuk dalam daftar film yang sempat ditunda penayangannya.

Dalam movie kali ini, Conan Edogawa beraksi dalam sebuah kasus besar yang melibatkan berbagai pihak internasional. Kala itu, Tokyo terpilih sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional bergengsi World Sports Games (WSG). Bersamaan pada hari upacara pembukaan WSG, Tokyo juga memperkenalkan layanan kereta super cepat bernama Hyperline yang mampu melaju dalam kecepatan 1000 km/jam.

Namun, menjelang peluncuran kereta super cepat tersebut, berbagai kejadian janggal terjadi, dimulai dari penculikan petinggi-petinggi perusahaan sponsor WSG hingga sabotase Rumah Sakit. Semua kejadian itu terkait satu sama lain, bersama dengan kejadian yang terjadi 15 tahun lalu. Demi menyelesaikan kasus rumit ini, Conan bekerjasama dengan berbagai pihak seperti FBI dan keluarga Akai yang misterius.

Kolaborasi dalam penyelesaian kasus

Conan Edogawa berkolaborasi dengan FBI dan keluarga Akai untuk menyelesaikan masalah ini. Yang tidak ditampilkan dalam cerita adalah bagaimana Conan, yang berperan sebagai mastermind dalam penyelesaian masalah kali ini, menyusun kerjasama dengan FBI dan juga masing-masing keluarga Akai sehingga dapat terbentuk kerjasama tim yang begitu mulus dan seratus persen akurat.

Suichi Akai yang sedang beraksi dalam film Detective Conan the Movie: The Scarlet Bullet

Saya rasa bagian inilah yang menjadi plot hole dalam cerita Detective Conan the Movie: The Scarlet Bullet. Namun, jika hal itu pun harus diceritakan di layar, maka durasi film ini tentu akan menjadi semakin panjang. Tanpa hal tersebut saja, durasi film ini nyaris 2 jam, tepatnya 110 menit.

Oh iya, jangan lupa duduk tenang setelah layar credit karena akan ada dua adegan after credit. Jadi, pastikan kamu benar-benar menonton sampai habis, sampai judul film ini muncul di layar sebagai tampilan penutup.

Keluarga Akai yang misterius

Keluarga Akai terdiri dari empat orang misterius yang juga berkaitan dengan kelompok Organisasi Hitam yang bertanggungjawab atas penyusutan tubuh Sinichi Kudo. pada film Detective Conan the Movie: The Scarlet Bullet ini, peran masing-masing anggota keluarga Akai sangat menonjol dalam membantu menyelesaikan masalah.

Namun, bagi penonton yang tidak begitu setia mengikuti setiap chapter manga atau setiap movie Detective Conan ini, sangat wajar jika tidak memahami siapa keluarga Akai dan apa hubungan mereka dengan jagoan kita Detective Conan.

Potret Keluarga Akai via Suara.com

Untungnya, hal itu dapat diantisipasi dengan adanya film yang berjudul Detective Conan the Movie: The Scarlet Alibi yang merupakan sebuah film kompilasi adegan-adegan dalam anime dan movie yang berkaitan dengan keluarga Akai. The Scarlet Alibi yang tayang pada awal bulan April ini sangat berguna dalam memperkenalkan keluarga Akai pada penonton, sehingga menjadi jembatan menuju film The Scarlet Bullet.

Sajian CGI dan sound effect yang memuaskan

Movie adaptasi dari manga ciptaan Aoyama Gosho ini begitu memanjakan mata penonton dengan sajian CGI yang sesuai porsinya. Penyertaan animasi CGI yang tidak berlebihan dalam film ini begitu menyatu dengan animasinya dan justru semakin memberi efek dramatis. Tidak hanya dari segi visual, penonton juga akan dimanjakan dan dipuaskan dengan efek suara yang tidak kalah apik.

Aksi Conan dengan Turbo Engine Skateboard via Oneangrygamer.net

Pada adegan-adegan aksi yang dramatis, efek suara yang diberikan tidak tanggung-tanggung menggelegarnya, sampai-sampai saya sempat merasa tidak enak dengan studio sebelah dan ingin rasanya mengecilkan volumenya sedikit. Hehe.

Terkait efek suara, saya hanya kurang menikmati pada satu scene dua mobil yang sedang berkejaran kemudian berbenturan dan bergesekan satu sama lain. Efek suara yang diberikan tidak terdengar realistis karena suara yang saya dengar lebih mirip seperti suara mesin gerinda alih-alih suara dua mobil yang bergesekan. Selain daripada itu, saya cukup puas dengan efek suara yang diberikan.


Secara keseluruhan, film ini sangat layak ditonton bagi kamu yang memang pecinta Detective Conan atau anime-anime detektif pada umumnya. Detective Conan the Movie: The Scarlet Bullet yang menyuguhkan kejadian besar ini tentu saja melibatkan banyak tokoh dan konflik yang cukup rumit, maka saya sarankan jangan lengah saat menontonnya, karena kamu bisa saja terlewat beberapa kejadian atau info penting dalam film ini.

Detective Conan the Movie: The Scarlet Bullet mulai tayang di Indonesia pata tanggal 21 April 2021. Kamu bisa mulai mengagendakan nonton film ini bareng doi atau teman-temanmu sembari menunggu waktu berbuka puasa bagi yang sedang berpuasa.

  • 75%
    Film bagus - 75%
75%

Summary

Film dengan aksi yang menegangkan dan kasus yang besar sehingga melibatkan banyak tokoh. Sayang sekali ada beberapa hal yang tidak dijelaskan sehingga menjadi plot hole.

User Rating: 0 ( 0 Votes )

Mahasiswa pascasarjana Kajian Wilayah Amerika di salah satu universitas di Indonesia. Mulai menyelami buku-buku sejak SMP diawali dari novel Lupus dan kemudian kuliah S1 di jurusan Sastra. Aktif meresensi buku melalui Instagram dan Youtube.

Leave a Reply