The Odyssey merupakan film kolosal teranyar yang mendapatkan rangkaian pujian dari penonton hingga kritikus film. Tapi siapa sangka ada beberapa review negatif The Odyssey mulai bermunculan, salah satunya dari penerjemah yang menerjemahkan salah satu karya aslinya tahun 2017.
Kritik Tajam dari Sang Penerjemah
Emily Wilson merupakan salah satu penerjemah The Odyssey milik Homer yang telah dialihbahasa ke dalam puluhan bahasa. Christopher Nolan sempat memuji habis-habisan karya Wilson sebagai salah satu inspirasi utama dalam menggarap adaptasi filmnya.
Kalimat pembuka dari terjemahan Wilson, “Tell me about a complicated man”, bahkan disebut Nolan sebagai panduan dalam membentuk karakter Odysseus yang diperankan oleh Matt Damon.
Sayangnya, pujian itu rupanya tidak berbalas. Review negatif justru datang dari sosok yang sama yang selama ini dipuji Nolan di sepanjang tur promosinya. Ia menulis ulasan untuk London Review of Books yang menurut Variety begitu pedas hingga membuat traffic website publikasi tersebut sempat down akibat viral.
Dalam tulisannya, Wilson menyebut naskah film ini “abysmal” (tidak menyenangkan) dan menyatakan, “Saya akan sangat malu jika saya menulis bagian mana pun dari naskah (The Odyssey) ini. “
Ia menilai adaptasi Nolan kehilangan kedalaman psikologis, emosional, politik, sekaligus etis dari teks aslinya. Lebih menusuk lagi, ia bahkan menyimpulkan filmnya “tidak punya sesuatu yang meyakinkan untuk disampaikan.”
Kekecewaan dari penerjemah lainnya
Menariknya, kekecewaan ini tidak berhenti di Wilson. Menurut laporan ABC News, penerjemah lain bernama Daniel Mendelsohn, yang juga merilis versi terjemahannya di tahun 2025 turut menyuarakan keberatan serupa lewat esai panjang di The New York Review of Books.
Meski Mendelsohn mengakui visual panache dan kepiawaian struktur naratif Nolan, ia menilai karakter Odysseus versi film kehilangan kecerdikan, humor, dan pesona cerdik yang jadi ciri khas pahlawan tersebut di teks asli Homer.
Mendelsohn bahkan menyamakan Odysseus-nya Matt Damon dengan protagonis film Nolan lainnya yang sama-sama dihantui masa lalu, mulai dari Leonard Shelby yang amnesia di Memento, Bruce Wayne-nya Christian Bale di Batman, sampai J. Robert Oppenheimer.
Menurutnya, Nolan “hanya membentuk ulang pahlawan Homer menurut citranya sendiri,” alih-alih benar-benar setia pada nilai-nilai yang diusung teks aslinya.
Baik Wilson maupun Mendelsohn sebenarnya tidak menampik nilai adaptasi ini secara keseluruhan. Wilson sendiri mengakui bahwa penjualan berbagai versi terjemahan The Odyssey, termasuk miliknya, ikut melonjak berkat euforia film ini.
Ia berharap momentum ini bisa menyelamatkan sejumlah jurusan sastra dan bahasa klasik dari pemangkasan anggaran kampus. Kehadiran film ini “tetap layak dirayakan” karena berhasil membawa penonton kembali ke bioskop sekaligus mendorong minat baca terhadap karya klasik.
Review negatif The Odyssey mencuat di tengah pencapaian box office yang justru sangat impresif. ABC News melaporkan film ini berhasil meraup lebih dari $260 juta hanya di opening weekend-nya. Kritikus memuji lanskap dan gambar yang megah serta chemistry sekaligus akting menawan dari para pemeran utamanya.