Warner Bros. Korea resmi merilis poster dan trailer perdana remake Korea dari The Intern pada 4 Agustus 2026. Film yang sebelumnya dibintangi Robert de Niro dan Anna Hathaway ini diganti oleh aktor senior Choi Min-sik dan bintang muda Han So-hee dengan sentuhan yang lebih kontemporer.
Sinopsis The Intern
Versi Korea menceritakan tentang Hand So-hee sebagai Seon-woo, CEO yang berhasil membesarkan startup fesyennya, Woo22, menjadi “kuda hitam” industri fesyen hanya dalam tiga tahun. Sedangkan Choi Min-sik berperan sebagai Gi-ho, pekerja berpengalaman 37 tahun yang melamar posisi senior intern di perusahaan Seon-woo di usia senjanya.
Dalam wawancara kerja yang ditampilkan di trailer, saat ditanya kelebihan dan kekurangannya, Gi-ho menjawab santai. “Kelebihan saya adalah punya banyak pengalaman. Kekurangan saya adalah saya juga sudah tua,” jelasnya. Jawaban itulah yang mengantarkannya diterima sebagai intern di perusahaan Seon-woo.
Beberapa detail karakter mengalami penyesuaian dari versi aslinya. Ben Whittaker versi De Niro digambarkan sebagai duda pensiunan berusia 70 tahun, sementara Gi-ho versi Choi Min-sik lebih ditekankan sebagai veteran pekerja dengan pengalaman 37 tahun di dunia kerja.
Skala perusahaan yang dipimpin sang CEO juga berbeda. Jule memiliki startup e-commerce fashion tumbuh jadi 220 karyawan dalam 18 bulan. Sedangkan Woo22 milik Seon-woo digambarkan sebagai “kuda hitam” industri fashion dalam rentang tiga tahun.
The Intern Korea disutradarai Kim Do-young yang dikenal lewat film drama sosial Kim Ji-young: Born 1982 (2019) dan Once We Were Us (2025). Penyutradaraannya diperkirakan membawa nuansa yang lebih kontemporer dan reflektif dibanding versi Hollywood yang lebih ringan dan komedik.
Beda The Intern versi Korea dan Hollywood
Sentuhan lokal jadi kekuatan utama film remake ini. Trailer memperlihatkan Gi-ho mengeluarkan berbagai barang jadul dari tasnya di meja kerja, seperti termos, jam meja, sampai tinta. Ia berusaha memahami cara berkomunikasi dengan rekan-rekan kerja muda yang disebut “generasi MZ”, istilah populer di Korea untuk gabungan generasi Milenial dan Gen Z.
Apalagi versi asli The Intern jadi kejutan box office di Korea Selatan, meraup sekitar 24 juta dolar AS dari peredarannya di tahun 2015. Sementara secara global, filmnya meraup lebih dari 194 juta dolar AS dari modal produksi hanya 35 juta dolar AS. Angka-angka ini membuktikan tema hubungan lintas generasi dan komedi dunia kerja dalam film aslinya memang sangat disukai penonton Korea.
Warner Bros. Discovery pun melihat momentum ini sebagai peluang memperluas strategi remake berbahasa lokal demi menggarap pasar Asia. Choi Min-sik dipandang punya “aura setara De Niro” di perfilman Korea, menjadikannya pilihan pas untuk memerankan ulang karakter legendaris tersebut. Terlebih ia baru saja membintangi Notes from the Last Row (2026) yang melejit di Netflix.
Film ini mengkombinasikan nama besar Choi Min-sik dengan popularitas internasional Han So-hee lewat My Name (2021) dan Gyeongseong Creature (2023). Ditambah sentuhan sutradara perempuan yang dikenal peka isu sosial, remake The Intern versi Korea ini digadang-gadang siap jadi salah satu comfort movie paling dinanti musim gugur 2026.
Apalagi film ini dipilih rilis tepat di musim Chuseok, salah satu periode box office terbesar di Korea Selatan. The Intern baru akan diputar di bioskop Korea mulai 16 September 2026. Belum ada informasi mengenai kapan film ini akan dibawa ke Indonesia.