Review Film Agak Laen (2024): Balutan Solid Horor+Komedi

Film Agak Laen jadi andalan terbaru Imajinari, studio di belakang Jatuh Cinta Seperti di Film-Film (2023). Film komedi yang menceritakan kisah persahabatan kuartet Batak, Oki, Jegel, Boris, dan Bene mengelola rumah hantu. Hasilnya, film ini bikin ngakak dengan balutan horor kesukaan penonton Indonesia.

Sinopsis film Agak Laen

Oki (Oki Rengga) adalah seorang mantan narapidana yang sedang ingin mencari uang untuk menebus obat ibunya yang sedang sakit. Ia lalu mengunjungi ketiga temannya, Bene (Bene Dion), Jegel (Indra Jegel), dan Boris (Boris Bokir) yang bekerja di rumah hantu di sebuah pasar malam.

Karakter film Agak Laen
via Imajinari

Oki lalu menggadaikan sertifikat rumahnya untuk merenovasi rumah hantu tersebut. Di hari pertama setelah renovasi, seorang anggota dewan, Basuki (Arief Didu) meninggal akibat terkejut ketika masuk ke dalamnya. Mereka lalu menguburkan mayatnya di dalam rumah hantu tersebut.

Rumah hantu mereka menjadi lebih seram dari sebelumnya dikarenakan arwah Basuki yang gentayangan. Video seseorang yang ketakutan di dalamnya menjadi viral, dan rumah hantu mereka mulai ramai dikunjungi oleh pengunjung.

Receh tapi menyenangkan

Film Agak Laen jadi karya ketiga dari Muhadkly Acho sebagai sutradara. Turut berperan sebagai penulis naskah, ia juga bagian dari komunitas Stand Up Komedi Indonesia, tempat keempat aktor utama yang juga komika (stand-up comedian) di film ini bernaung.

Empat sekawan ini memang sudah lebih dulu terkenal berkat kanal YouTube dengan nama yang sama. Jadi tak susah untuk membangun chemistry. Toh, tokoh yang diperankan di dalam film juga memiliki kesamaan karakter dengan keseharian mereka.

Arief Didu sebagai Basuki
via Imajinari

Naskah film keempat yang ditulis oleh Acho terlihat lebih solid dibandingkan film-film sebelumnya. Komedinya renyah dan segar, walau terkadang miss. Namun penonton Tanah Air pasti suka dengan komedi situasi yang receh, apalagi disandingkan dengan nuansa mistis.

Plot dipecah menjadi berbagai adegan pendukung dengan selipan komedi. Meski tak selalu dipenuhi dengan komedi yang bikin ngakak, tapi keseluruhan film berlalu dengan menyenangkan. Termasuk di dalamnya drama yang mengharu biru turut menghiasi film berdurasi dua jam ini.

Tak bisa dihitung lagi banyaknya cameo dari sesama komika yang muncul di dalam film ini, entah untuk adegan yang tak penting atau sekadar lewat. Setidaknya bisa menambah senyum simpul bagi penonton yang mengikuti dunia stand-up comedy Indonesia.

Arie Keriting dan Praz Teguh
via Imajinari

Keempat aktor utama penuh daya tarik. Walaupun secara keseluruhan, kapasitas akting bukanlah hal penting yang menjadi sorotan utama di film ini. Tetapi kudos untuk Oki yang bisa menyampaikan adegan dramatis dengan baik, mengungguli ketiga temannya yang sebenarnya lebih berpengalaman di ranah film.

Di sisi lain, iklan (yang tak lagi terselubung) yang terlalu hard selling mengurangi pengalaman menonton film ini. Begitu pula lack of detail yang cukup sering terpantau kamera patut diperhatikan lebih dalam jika Imajinari akan membuat sekuel film ini.

Pengganti Warkop DKI?

Tak ada grup lawak Indonesia yang bisa mengalahkan Dono, Kasino, dan Indro dalam popularitas di bioskop. Dan kelompok Agak Laen sendiri bersiap, atau setidaknya mencoba, untuk menjadi suksesor dari kelompok legendaris tersebut.

via Imajinari

Mulai dari cerita yang dibuat lekat dengan kehidupan sehari-hari, dialog yang mudah dimengerti, sampai menyelipkan sarkas dan sindiran sosial dan politik. Bahkan kelompok ini berencana untuk membuat film selanjutnya menggunakan karakter dengan nama yang sama.

Tapi ada satu hambatan pasti yang menghadang, yaitu bagaimana Warkop DKI tampil sebagai aktor yang produktif. Dalam rentang waktu 15 tahun, trio lawak ini mampu membukukan 34 film layar lebar, atau lebih dari dua film rata-rata dalam setahun.

Namun untuk awal, Acho dan Ernest sebagai produser mampu memperkenalkan platform baru bagi Jegel dkk di ranah perfilman Indonesia. Bisa dilihat bagaimana konsistensi Imajinari untuk mengembangkan film yang cukup mendapatkan sambutan yang positif ini.

Indra Jegel, Oki Rengga, Boris Bokir, dan Bene Dion
via Imajinari

Secara keseluruhan, film Agak Laen dibuka dengan solid. Menggabungkan komedi dengan unsur horor yang menyenangkan tentang persahabatan keempat tokoh utamanya. Punya potensi untuk jadi waralaba komedi baru di Indonesia yang menjanjikan.

Genre: Komedi

Sutradara: Muhadkly Acho

Penulis Naskah: Muhadkly Acho

Pemain: Bene Dion Rajagukguk, Boris Bokir, Indra Jegel, Oki Rengga

Avatar photo
Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Articles: 911

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *