Review Film Cek Toko Sebelah 2 (2022): Lebih Leluasa Membahas Keluarga dan Pernikahan

Selang enam tahun, film Cek Toko Sebelah 2 berhasil mengulang kembali kesuksesan yang membawa Ernest Prakasa yang membuat film-filmnya cukup ditunggu di Tanah Air. Film ini menghadirkan drama keluarga yang dikemas lebih mendalam, tetap disajikan dengan komedi yang renyah dan menghibur.

Sinopsis film Cek Toko Sebelah 2

Pertemuan antara Natalie (Laura Basuki) dengan Erwin (Ernest Prakasa) terjadi secara tidak sengaja ketika mereka sedang berada di Bali. Kedekatan mereka berlanjut hingga akhirnya mereka berpacaran selama dua tahun.

Erwin membuktikan keseriusannya dengan berbicara kepada Agnes, ibu Natalie (Maya Hasan). Agnes menyetujui pernikahan mereka, tapi dengan syarat Erwin mengurungkan niatnya untuk pergi ke Singapura. Padahal Erwin telah menolak melanjutkan usaha sang ayah, Koh Afuk (Chew Kin Wah) demi pergi ke Singapura.

film cek toko sebelah 2 review
Ayu dan Yohan

Sementara itu, Koh Afuk mendesak Yohan (Dion Wiyoko) dan Ayu (Adinia Wirasti) untuk segera memiliki anak. Dengan Ayu yang masih enggan untuk memiliki anak, Koh Afuk lalu meminta mereka untuk mengasuh anak dari sahabatnya, Amanda (Widuri Putri). 

Padukan drama dan komedi

Cek Toko Sebelah (2016) menjadi film pertama yang mengangkat nama Ernest sebagai salah satu sutradara dan penulis naskah kenamaan Tanah Air. Dengan film pertama yang membantunya menyabet gelar Penulis Skenario Asli Terbaik di Festival Film Indonesia, tentu saja ekspektasi untuk film kedua lebih tinggi. Dan hasilnya memuaskan. 

Ernest bersama sang istri, Meira Anastasia, yang sama-sama kembali menggarap naskah film ini berhasil menghadirkan kisah keluarga Koh Afuk yang familiar. Mengingat cerita Koh Afuk pun pernah diangkat dalam serial dua musim dari rentang 2018-2020.

review film cek toko sebelah 2
Ayu dan Erwin

Setelah menuntaskan permasalahan toko keluarga, kisah Erwin lalu dialihkan ke permasalahannya dengan calon ibu mertua. Dengan perbedan status keluarga, rencana pernikahan Erwin dan Natalie menghadapi tantangan besar.

Sementara karakter Koh Afuk yang cukup berbeda dari film pertama memberikan dinamika yang cukup menarik. Belum lagi permasalah antara pernikahan Yohan dan Ayu yang mendapatkan arc tersendiri, dibuat menawan dengan mengangkat berbagai isu sensitif, misalnya kekerasan dalam rumah tangga.

Dalam film ini, ada banyak pengambilan gambar secara close up. Membawa penonton lebih dekat dengan karakter, menegaskan bagaimana Ernest menangkap hubungan yang lebih intim dan personal bagi setiap karakter.

Karakter asli masih tetap memesona dengan segala kelebihan dan keunikannya tersendiri. Tapi Maya Hasan mampu tampil menonjol dengan memerankan ibu Agnes yang angkuh dan over-protective, tapi di satu sisi merupakan ibu yang akan melakukan apa saja untuk buah hatinya.

Yang ditunggu-tunggu tentu saja kehadiran para komika sebagai pemberi nyawa komedi. Meski porsinya terasa berkurang, tapi sepanjang film penonton akan disajikan suguhan lelucon dan komedi situasi yang terkadang garing, tapi sebagian besar mengena dan pecah.

komika cek toko sebelah
Film Cek Toko Sebelah 2

Cerita yang ringan, tapi padat berisi

Mungkin penggunaan judul Cek Toko Sebelah tak lagi relevan. Karena film kedua ini memang sudah tak menceritakan tentang toko Koh Afuk. Bahkan Koh Afuk dan Yohan mendapatkan porsi yang bisa dibilang tak lebih besar dibandingkan film pertama.

Tapi hal tersebut tak membuat film ini kehilangan daya tariknya. Dengan penonton yang sudah dibuat kenal dengan Erwin dan Koh Afuk, serta pasangan Yohan dan Ayu, Ernest jadi lebih leluasa untuk mengembangkan cerita latar belakang karakter-karakter yang ada di dalam film.

Memang kekuatan terbesar dari film ini selain komedi yang menyatu apik dengan cerita, yaitu naskah yang tersusun rapi dipenuhi dialog yang menawan. Kudos bagi Ernest dan Meira menampilkan cerita yang menyentuh sekaligus hangat, tapi tetap menyenangkan dan ringan untuk dinikmati.

film cek toko sebelah review indonesia
Film Cek Toko Sebelah 2

Setiap karakter mendapatkan narasi dan permasalahan masing-masing. Di mana durasi hampir dua jam dibuat berimbang untuk menggali karakter lama, seperti Ayu, serta Natalie dan sang ibu. Memberikan arc yang dinamis untuk mendukung keseluruhan cerita menjadi lebih padat dan berisi.

Bahkan dengan porsi karakter pendukung (a.k.a para komika) yang seakan cukup terpinggirkan, Ernest dan Meira menempatkan kehadiran mereka untuk mengakomodasi kelucuan sebagai penenang dari rumitnya kisah pernikahan Erwin serta keluarga Yohan dan Ayu.

Film Cek Toko Sebelah 2 dengan apik menggabungkan komedi dengan drama menjadi tontonan yang mengundang gelak tawa tapi tetap bermakna. Mengulang kembali kesuksesan film pertama, kali ini dengan suasana hangat penuh pesan mendalam mengenai rumitnya pernikahan serta hubungan keluarga yang menenangkan.

Avatar photo
Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Articles: 923

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *