Review Film Susah Sinyal – Mengharukan Namun Juga Penuh Tawa

Setelah sukses dengan Ngenest dan Cek Toko Sebelah, pada tahun ini Ernest Prakasa kembali menelurkan sebuah film drama komedi yang berjudul Susah Sinyal. Dengan tokoh utama Adinia Wirasti (Ellen) dan Aurora Ribero (Kiara), Susah Sinyal berhasil memberikan cerita keluarga yang mengharukan namun penuh tawa.

Susah Sinyal berpusat pada hubungan antara Ibu dan anak perempuannya yang sedang mengalami “susah sinyal”. Ellen (Adinia Wirasti) adalah seorang single parent yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya sebagai pengacara sehingga ia kurang memperhatikan hubungannya dengan anak semata wayangnya, Kiara (Aurora Ribero). Sedangkan Kiara adalah anak SMA yang lebih banyak menghabiskan waktu bersama neneknya serta mencoba hidup mandiri dengan menjadi artis sosial media.

Walaupun terasa klise seperti film keluarga kebanyakan, akting para tokoh utama yang sangat bagus, alur cerita yang menarik serta bumbu komedi yang jenaka membuat film ini menarik untuk disimak dari awal sampai akhir. Akting Adinia Wirasti dan Aurora Ribero membuat penonton dapat merasakan bagimana susahnya Ellen dalam membesarkan anaknya dengan segala kesibukannya dan begitu pula sebaliknya bagaimana Kiara menjalani masa remajanya tanpa perhatian sang ibu. Akting cemerlang Adinia berhasil menyampaikan rasa penyesalan dan gelisah dalam memerankan seorang ibu yang akhirnya menyadari kalau anak perempuannya lebih dekat dengan nenek dan pembantunya daripada dengannya.

Ellen berusaha mengeratkan kembali hubungannya dengan Kiara dengan mengajak anak semata wayangnya itu berlibur ke Sumba. Berlibur di daerah yang memiliki sinyal terbatas, Ibu dan anak ini berusaha memperbaiki hubungan mereka yang sedang mengalami “susah sinyal”. Susahnya sinyal internet di Sumba membuat Ellen tidak bisa terlarut lagi dalam pekerjaanya dan begitu pula dengan Kiara yang tidak bisa larut dengan aktifitasnya di dunia maya. Ya kamu pasti bisa menebak kemana arah cerita nantinya.

Review Film Susah Sinyal
Asri Welas, Adinia Wirasti dan Aurora Ribero di film Susah Sinyal Via Bioskoptoday.com

Selama berusaha memperbaiki hubungannya, Ellen bertemu berbagai macam orang dan salah satunya adalah Ari Welas sebagai tante Maya, seorang pemilik hotel tempat mreka menginap. Walaupun kadang terasa terlalu “menceramahi” Ellen dan penonton dalam hal bagaimana cara memperbaiki hubungan ibu dan anak, Asri berhasil memerankan seorang tante-tante yang bijak namun lucu dengan gerakan capoeira-nya.

Seperti sebuah tren di film Indonesia, khususnya dalam film bergenre komedi, kamu akan menemukan banyak komika yang menjadi pemain dalam film ini. Lalu, apa yang kamu harapkan? Dengan gaya khas para komika Indonesia dalam film-film komedi, banyak lelucon random yang akan kamu temukan. Lelucon-lelucon tersebut kadang terasa garing dan terlalu memaksa untuk menjadi lucu, namun tentu saja banyak juga yang sangat lucu dan berhasil memberikan momen yang sangat menyenangkan.

Sayangnya film yang kerap menampilkan iklan sponsor di sela-sela adegan ini kadang memiliki adegan-adegan yang terasa tidak konsisten. Ada adegan yang memang terasa seperti film komedi, namun ada juga yang terasa seperti acara sketsa lucu di televisi. Tapi ya bagaimana lagi, namanya juga film komedi. Walaupun begitu, di sini lah terlihat bagaimana matangnya akting seorang Adinia Wirasti yang tetap tampil anggun sebagai aktris film walaupun kadang terjebak dalam adegan yang mirip acara sketsa lucu televisi.

Secara keseluruhan Susah Sinyal adalah film keluarga Indonesia yang bagus dan mudah untuk dinikmati. Ernest Prakasa sekali lagi terbukti berhasil menjadi seorang penulis sekaligus sutradara film drama komedi Indonesia yang diperhitungkan. Dengan cerita menarik yang relatable dengan keseharian dan dibumbui dengan lelucon yang menghibur, film ini cocok untuk ditonton bersama orang-orang yang kamu sayangi.


Sutradara: Ernest Prakasa

Genre: Drama, Komedi

Top Cast: Adinia WIrasti, Aurora Ribero, Niniek L. Karim, Ernest Prakasa, Asri Welas, Refal Hady, Arie Kriting, Dodit Mulyanto, Aci Resti

Durasi: 110 menit

Avatar photo
Haris Syukri

Sedang belajar mengedit tulisan di Mariviu.

Articles: 182

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *