Review Film Mindcage (2022): Thriller Misteri Low-Budget

Film Mindcage membawa kembali Martin Lawrence ke peran polisi pemarah, sama seperti perannya sebagai Marcus di film Bad Boys. Bukannya aksi, kini ia bersama rekannya harus mencari pembunuh berantai dengan bantuan pembunuh berantai lainnya dalam seri film misteri thriller bergaya gothic.

Sinopsis film Mindcage

Mary (Melissa Roxburgh) merupakan detektif baru di bawah veteran Jake Doyle (Martin Lawrence) Mereka mendapatkan kasus pembunuhan berantai dimana sang korban diawetkan dan dijadikan sebagai sebuah karya seni.

the artist mindcage film
Film Mindcage

Kejadian ini sama persis dengan pembunuh berantai yang pernah berkeliaran di kota tersebut, ‘The Artist” (John Malkovich) yang telah dipenjara dan menunggu hukuman mati. Untuk menemukan pelaku pembunuhan tersebut, Mary dan Jake akhirnya mendatangi The Artist untuk meminta pertolongan.

Ia akhirnya mau membantu mereka dengan imbalan hukuman matinya diganti dengan hukuman penjara seumur hidup. Dengan pembunuhan yang semakin sering, mereka harus berpacu dengan waktu untuk menghentikan si peniru “The Artist”.

Thriller misteri 90-an

Film Mindcage menghadirkan nuansa genre thriller misteri di tahun 90-an dengan gaya penceritaan yang misterius. Menggiring penonton untuk mencari tahu siapa sebenarnya sang peniru dan apa hubungannya dengan The Artist dengan pembunuhan yang sama persis.

review film mindcage
The Artist Mindcage

Kesan thriller dan palet warna temaram langsung terasa ketika penonton diperlihatkan pada pembunuhan pertama. Setelah itu, Mauro Borrelli selaku sutradara menghadirkan kesan mencekam dari pembunuhan demi pembunuhan serta mengupas masa lalu The Artist.

Secara visual, film ini membawa estetika bergaya gothic yang menawan. Tapi eksekusi yang kurang total menjadi penghalangnya; mobil yang terlalu bersih, ruangan kamar masih terasa rapi, serta pengambilan gambar dan lokasi yang membuatnya tak mampu melepaskan kesan film low budget.

Dibanding desain produksi yang sangat tak sesuai dengan cerita, korban yang dibuat menjadi karya seni berupa patung memadukan unsur keagamaan dan karya Renaissance terlihat menawan. Meski sayang hanya menjadi pemanis saja dalam keberlangsungan narasi.

Dialog menjadi pertimbangan lainnya yang membuat film ini terjun bebas tak terselamatkan. Ada banyak dialog antar karakter yang terkesan cheesy dan merusak intensitas cerita. Bermaksud melucu, tapi garing.

Kekurangan pada cerita dan plot pula yang mengekang keseluruhan karakter. Mungkin hanya John Malkovich yang mampu mengumpulkan sedikit energi untuk memberi warna pada film ini. Meski sekali lagi, dibatasi oleh naskah yang membuatnya tak mampu memberikan performa terbaiknya.

Plot twist yang ‘mindblowing’

review film mindcage
Film Mindcage

Ide cerita dan keseluruhan film sebenarnya tak terlalu jelek. Tapi dengan banyaknya film serupa dan plot twist di bagian akhir yang terkesan seperti ‘jalur mudah’ bagi penulis mengembangkan cerita, dan hasilnya film ini terasa membosankan.

Khusus untuk plot twist, kamu akan mendapatkan bagian akhir yang menjelaskan inti cerita dan hubungannya dengan judul film. Terungkap selama 20 menit di akhir film, semua kisah condong mengarah ke cerita supranatural, bukannya permainan plot atau twist yang mengesankan.

Kisah supranatural memang menjadi pondasi dari film ini. Borrelli membawakan isu agama melawan pemikiran atheis penuh logika. Tiga karakter utama memiliki latar belakangnya tersendiri. Hanya saja kurang mendapatkan perhatian lebih dan hanya bertindak sebagai jembatan untuk keseluruhan cerita.

Film Mindcage mungkin memiliki ide dan kesan mencekam yang menarik. Tapi untuk sebuah film layar lebar, keseluruhan cerita dan eksekusi yang terkesan malas memberikan kesan low budget yang paripurna. Bahkan ada banyak film low budget lainnya yang mampu memberikan performa dan tontonan yang lebih menawan dibandingkan film ini.

Genre: Mystery

Sutradara: Mauro Borelli

Penulis Naskah: Reggie Keyohara III

Pemeran: Martin Lawrence, Melissa Roxburgh, John Malkovich

Avatar photo
Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Articles: 853

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *