Setelah mendatangi Jakarta pada bulan Maret lalu, Wolfie – sebutan untuk tim Big Bad Wolf Indonesia – kali ini menjadikan Surabaya sebagai basecamp mereka untuk menjual 3 juta buku dengan harga miring. Event yang masih berlangsung hingga tanggal 8 Oktober 2018 ini bertempat di JX International Convention Exhibition, Surabaya.

Tim Mariviu sempat mengunjungi event ini pada tanggal 29 September lalu, tentunya selain untuk mendapat bahan untuk artikel juga sekalian untuk berburu buku incaran pribadi, hehe~. Hari itu, tim Mariviu menjejakkan kaki di tanah Surabaya kota pahlawan ini pada jam 1.30 dini hari setelah melakukan lebih dari 12 jam perjalanan dari Jakarta menggunakan kereta antar kota. Hal menarik dari Big Bad Wolf adalah kamu bisa datang jam berapapun kamu mau karena event ini dibuka 24 jam non-stop.
Berdasarkan hal itu, dan juga setelah mendapatkan saran dari kerabat yang sudah pernah datang beberapa kali ke Big Bad Wolf sebelumnya, maka kami memutuskan untuk langsung cuss berangkat ke lokasi saat itu juga alih-alih ke tempat menginap terlebih dulu. Benar saja, setiba di JX International Convention Exhibition 10 menit kemudian, kami hanya melihat beberapa pengunjung saja yang juga datang ke lokasi pada waktu dini hari.
Kami cukup terkejut melihat sekitar 2/3 buku yang tersedia merupakan buku anak-anak dengan berbagai jenis, seperti pop-up books, board books, children reference, picture books, dan lain-lain. Setelah bertanya-tanya dengan kerabat yang sudah pernah beberapa kali ke event BBW sebelumnya, ternyata porsi bukunya selalu seperti itu, sehingga pengunjung yang tidak mencari buku anak hanya dapat menikmati kurang lebih 1/3 area tersebut.
Untuk buku fiksi impor kategori non-children, variasinya hanya dibagi menjadi 3, yaitu: Young Adult, Romance, dan Literature (classic). Sementara untuk buku non-fiksi impor terdapat pembagian kategori yang lebih variatif, seperti: arsitektur, fotografi, sejarah, kesehatan, musik, dan lain-lain. Big Bad Wolf Surabaya 2018 juga menyediakan space untuk penerbit lokal, dan untuk BBW di Surabaya kali ini, Mizan Group ikut serta mengisi space tersebut, namun pembagiannya hanya dibagi menjadi 3 bagian: agama, fiksi, dan non-fiksi; di mana buku-buku fiksi ditumpuk menjadi satu dengan tidak memisahkan berdasarkan genre-nya.
Namun, dengan pilihan yang relatif sedikit tersebut, kami masih bisa menemukan beberapa buku yang menarik dan tentunya dengan harga yang menarik juga. Berikut ini beberapa buku menarik yang kami sorot dari tumpukan buku-buku di Big Bad Wolf Surabaya 2018: “Sleeping Beauties” karya Stephen King bersama anaknya, Owen King; “Sherlock Holmes: The Complete Works”, “The Life of P.T. Barnum” yang ditulis oleh P.T.Barnum sendiri, “Sophie’s World” edisi 20th Anniversary karya Jostein Gaarder, dan banyak karya sastra klasik Inggris dan Amerika yang dibandrol dengan harga mulai dari Rp. 30.000 hingga Rp. 70.000.

Setelah berkeliling area event hingga pukul 6 pagi, untungnya kami berhasil selesai membayar belanjaan pas di saat para pemburu buku baru mulai ramai berdatangan, sehingga kami tidak perlu mengantri untuk membayar ke kasir. Hal ini tidak mungkin bisa kami dapatkan jika kami datang pada siang hari di mana antrian kasir bisa sangat mengular karena saking ramainya.
Ngomong-ngomong antusiasime dan melihat keberlangsungan acara ini yang selalu dinanti-nanti, nampaknya hal ini cukup membantah pernyataan bahwa minat baca masayarakat Indonesia sangat rendah. Belum lagi banyaknya permintaan warga daerah lain untuk dikunjungi para tim Wolfie ini, dan kami juga mendapat bocoran bahwa kabarnya Medan akan mejadi destinasi berikutnya untuk diadakan Big Bad Wolf, namun informasi tersebut masih sangat mentah dan belum menyertakan detail lokasi dan tanggal. Sementara itu, mari kita dengan sabar menunggu berita berikutnya dari tim Big Bad Wolf Indonesia.
Terakhir, jika kamu berkeinginan datang ke Big Bad Wolf Surabaya 2018 di hari-hari yang masih tersisa ini, tim Mariviu mengucapkan selamat berburu dan selamat ber-kalap ria, wolfies!

