Review Film Mummies (2023): Film Khusus Anak-Anak(!)

Film Mummies memberikan pilihan bagi keluarga yang ingin membawa anak-anak berusia 5-10 tahun untuk menonton film animasi di bioskop. Film dengan cerita yang ringan bagi anak-anak tapi terlalu ringan bagi orang dewasa dengan visual yang kurang memikat jika dibandingkan dari film-film bergenre serupa.

Sinopsis Film Mummies

Thut (Joe Thomas) merupakan seorang pengendara kereta kuda Mesir yang terkenal sebagai seorang mumi yang tinggal di dunia bawah. Ia bertemu dengan Putri Nefer (Eleanor Tomlinson) yang diminta untuk segera menikah, sehingga ia harus mengubur mimpinya untuk menjadi penyanyi.

review film mummies
Via Warner Bros.

Sang ayah, Firaun (Sean Bean) lalu mengutus burung phoenix untuk menemukan suami bagi Nefer. Tapi ketika burung tersebut tak sengaja jatuh ke rumah Thut, sehingga ia disuruh menikahi Nefer. Sang raja menugaskan Thut menjaga cincin pernikahannya.

Tapi seorang arkeologis yang mengetahui tentang keberadaan dunia bawah mencuri cincin itu. Thut bersama adiknya, Nefer, serta peliharaan buaya kemudian bertualang mencari kembali cincin tersebut. 

Khusus (!) anak-anak

Film Mummies merupakan seri animasi Warner Bros. Pictures yang menceritakan tentang beberapa mumi yang masuk ke dunia manusia dengan berbagai kelucuan-kelucuan serta dibarengi genre musikal mengalir di sepanjang film

Plot dan keseluruhan cerita sayangnya masih jauh tertinggal dibandingkan film animasi WB lainnya, semisal DC League of Super-Pets (2022). Dengan dinamika penceritaan yang terkadang tak beraturan, membuat film ini terasa bagaikan rangkaian video YouTube khusus anak-anak.

Mummies memang cocok diperuntukkan sebagai film keluarga. Meski sebagian besar target market-nya adalah anak-anak berusia 5 sampai 12 tahun. Pasalnya film ini mengandalkan cerita yang sangat ringan, dengan premis yang jauh lebih mudah dicerna: mumi yang berasal dari dunia bawah a.k.a alam baka dan menyadari hal-hal yang membuatnya bahagia ketika berada di dunia manusia.

Premis yang begitu simpel dan cerita yang menenangkan pas untuk anak-anak. Meski penonton dewasa menemukan film ini terasa membosankan, dan harus menahan rasa kantuk yang cukup kuat mulai ketika Mummies memasuki pertengahan cerita.

review film mummies
Via Warner Bros.

Lebih banyak pilihan lain

Film ini awalnya merupakan animasi asal Spanyol yang digarap oleh Juan Jesús García Galocha sebagai film pertamanya menjadi sutradara. Namun sayangnya, pesona filmnya tak begitu bersinar (atau bahkan tak ada?).

Yang membedakannya dengan animasi musikal lainnya, seperti Frozen (2013) maupun Sing (2016) yang bahkan bisa dinikmati oleh penonton dewasa adalah kompleksitas plot serta pesan yang disampaikan. Atau setidaknya deretan lagu yang catchy yang menemani.

Sayangnya Mummies masih jauh tertinggal di tengah deretan film animasi dan film keluarga yang muncul saat ini, seperti Puss in Boots (2022) maupun Lyle Lyle Crocodile (2022). Kedua film tersebut memiliki plot yang padu dan menarik untuk dinikmati.

review film mummies
Via Warner Bros.

Kekurangan paling signifikan dari Mummies terdapat pada visual animasi yang hampir seperti serial TV anak-anak di sore hari. Belum lagi deretan lagu dan cerita yang tak saling mendukung satu sama lainnya.

Komedi situasi dan slaptik yang ditawarkan mampu memberikan warna bagi film ini. Tapi ada banyak stereotip (dan jokes tarian Mesir yang kuno) bisa ditemukan sepanjang film, membuatnya terasa overused dan berlebihan.

Bagi keluarga dengan anak-anak yang masih kecil dan ingin menonton bersama di bioskop, film Mummies bisa jadi pilihan. Walaupun perlu dibarengi dengan kerelaan hati sang ayah dan bunda yang harus rela membuang waktu satu setengah jam untuk ikut menonton film ini.

Genre: Animasi Musikal

Sutradara:  Juan Jesus Garcia Galocha

Penulis Naskah: Javier Lopez Barriera, Jordi Gasull

Pengisi Suara: Joe Thomas, Eleanor Tomlison, Sean Bean

Avatar photo
Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Articles: 928

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *