fbpx

Review Film Glass (2019) – Pertemuan 3 “Superhero” Yang Siap Memecahkan Misteri

ulasan bahasa indonesia film glass

Menonton film bergenre psikologi thriller selalu menawarkan sensasi yang berbeda dari film-film lainnya. Jenis film ini selalu menitikberatkan pada tekanan psikologis yang dihadapi oleh masing-masing karakter, maka bagi penikmat film yang suka dengan alur film yang penuh dengan teka-teki dan menegangkan wajib menonton akhir dari trilogi film “superhero”-nya M. Night Syamalan, yaitu film Glass.

Berangkat dari sosok Elijah Price alias Mr.Glass yang diperankan oleh Samuel L. Jackson yang berteori bahwa ada manusia super yang hidup diantara manusia lainnya. Di balik lemahnya tubuhnya karena memiliki penyakit Osteogensis Imperfecta dia memiliki kejeniusan hingga mampu membuat bencana dengan sengaja yang mempertemukannya dengan David Dunn (Bruce Willis) alias The Overseer yang diyakini Mr. Glass adalah seorang superhero.

samuel l jackson, james mcavoy dan bruce willis
Via IMDB

Di sisi lain, sosok seorang psikopat yang memiliki 24 kepribadian yaitu Kevin Wendell Crumb alias The Beast yang diperankan oleh James McAvoy diyakini pula oleh Elijah Price sebagai sosok manusia super yang berhak mendapatkan kebebasan menjadi diri sendiri.

Ketiga manusia super yang telah diperkenalkan dalam film Unbreakable dan Split ini dipertemukan dan dihadapkan dengan Dr. Ellie Staple (Sarah Paulson) yang mencoba menjelaskan mengenai apa yang membentuk karakter masing-masing mereka secara logis. Ini sangat menarik karena membuat kita mempertanyakan apakah benar mereka adalah manusia super atau hanya manusia dengan gangguan kepribadian.

ulasan bahasa indonesia film glass
Sarah Pulson dalam Glass, Via IMDB

Jika kamu sudah menyaksikan dua film sebelumnya yaitu Unbreakable dan Split, kamu tidak perlu memiliki ekspetasi yang tinggi akan film Glass. Jalan cerita film ini hanya akan membongkar rahasia dan menutup kisah ini. Jika yang pertama fokus pada The Overseer dan yang kedua pada The Horde, Glass menitikberatkan cerita pada sosok Elijah Price yang ingin mengakhiri komiknya melalui cara yang mengejutkan dengan twist khas seorang M. Night Syamalan.

Seperti dua pendahulunya, film Glass sangat menarik karena sudut pandang tentang “superhero” yang ditawarkan oleh sutradara M. Night Shyamalan. Jika kita biasa membayangkan superhero memiliki senjata, kostum dan berperang dengan kerennya melawan kejahatan, dalam film ini kita tidak akan menemukan itu.

review film glass

Tidak ada adegan aksi pertarungan dengan koreografi canggih ala film superhero mainstream. Glass seperti film drama psikologi thriller dengan sedikit rasa film superhero dan lebih banyak berkutat pada permainan dari pemikiran gila sang mastermind yaitu Mr. Glass.

Glass tidak akan sukses tanpa akting cemerlang dari masing – masing pemain, terutama pada karakter The Beast. James McAvoy sanggup menampilkan akting berbeda untuk setiap kepribadian Kevin Wendell Crumb. Sedangkan untuk Samuel L. Jackson dan Bruce WIllis sebagai Elijah Price dan David Dunn, akting dua aktor senior ini masih seperti yang sering kita temukan dalam film-film mereka.

Sekedar informasi bagi kamu yang ingin menonton film ini, kamu sebaiknya menonton prekuelnya yaitu Unbreakable dan Split untuk pengalaman menonton yang maksimal.

Karena film ini berisi beberapa adegan kekerasan dan berdarah, baiknya kamu perhatikan yaa kamu nonton dengan siapa. Selamat Menonton.

Film Glass sedang tayang di bioskop di seluruh Indonesia.

Rating: 4/5


Sutradara: M. Night Shyamalan

Penulis: M. Night Shyamalan

Bintang: James McAvoyBruce WillisSamuel L. Jackson

Review Overview
  • Rating Film
4

Kesimpulan

Konsep superhero yang ditawarkan oleh M. Night Syamalan dalam film Glass sangat menarik karena jauh berbeda dari film superhero mainstream yang membuat kita mempertanyakan kebenaran dari kekuatan super masing-masing karakter. 

Sending
User Review
4.75 (8 votes)