Bahas One Piece Chapter 972: Alasan Kenapa Harus 20 Tahun

pembahasan one piece 965

One Piece chapter 972 tampaknya menjadi akhir dari flashback Oden sekaligus mengakhiri legenda seorang Kozuki Oden. Seperti biasa, Oda sensei memang bisa membuat kematian seorang karakter dengan sangat mengharukan sekaligus spektakuler.

Pembahasan One Piece chapter 972

Chapter ini tidak hanya mengharukan, tapi juga menjawab beberapa pertanyaan, seperti bagaimana Oden mati dan apa alasan Toki mengirim Momo 20 tahun ke masa depan. Langsung saja, berikut pembahasan One Piece chapter 972.

Akhirnya warga ibu kota Wano sadar

Setelah Shinobu membuka rahasia Orochi dan Oden di chapter sebelumnya, satu per satu warga ibu kota Bunga pun mulai sadar akan tipu daya Orochi. Tapi Fukurokuju langsung bergerak cepat mengamankan Shinobu.

Fukurokuju yang merupakan ketua Oniwabanshu bisa kita bilang bergerak dibalik layar untuk menjaga citra pemerintahan Orochi.

Jadi, ketika Shinobu mengungkap kebenaran yang bisa merusak citra Shogun, mereka akan bertindak cepat untuk menutupinya.

Tapi Fukurokuju sudah telat. Penduduk ibu kota sudah tahu kebenarannya. Mereka pun memohon agar Orochi mengampuni Oden.

Dan seperti diktator, Orochi meredam unjuk rasa dengan senjata. Penduduk yang sudah kembali mendukung Oden ditembaki anak panah. Mereka juga dikepung oleh pasukan Orochi dan Kaido.

Penduduk ibu kota sudah sadar walau terlambat. Selama lima tahun ini mereka menertawakan orang yang jadi pelindung sekaligus harapan Wano dan malah mendukung seorang pemimpin gila.

Tapi ada juga yang tetap berusaha meneruskan kebenaran ini ke penjuru Wano. Uniknya, di sini kita lihat mereka menggunakan panah sebagai alat komunikasi. Kenapa mereka tidak memakai den den mushi yang kecil itu?

Setelah semua penduduk ibu kota yang menonton eksekusi Oden tahu kebenaran, mereka mulai menyemangati Oden berharap sang Daimyo bisa bertahan di rebus selama 1 jam.

Lucunya, ketika sembilan samurainya marah kepada warga ibu kota yang telat sadar, Oden tidak marah sedikit pun dan malah berterima kasih telah disemangati dengan wajah sumringah walau ia sedang direbus hidup-hidup.

Oiya, di pembahasan chapter sebelumnya, saya menyebut kalau isi periuk itu adalah air mendidih. Ternyata isinya adalah minyak panas. Tapi pertanyaannya, kalau masuk minyak panas itu namanya digoreng, bukan direbus.

Pesan terakhir Oden

Oden tetap berusaha bertahan agar tidak mati digoreng, eh direbus. Di menit-menit akhirnya, ia pun menyampaikan pesan terakhirnya kepada Kinemon dan teman-teman.

Ternyata yang membuat Wano menjadi negara tertutup adalah leluhur klan Kozuki. Tujuannya untuk mencegah kekuatan luar masuk.

Mungkin isolasi negara ini bertujuan untuk mencegah “kekuatan luar” itu menduduki atau mempengaruhi Wano sehingga ketika Joyboy sampai di Wano, para samurai Wano akan menyambut dan mau membantu Joyboy dalam perang besar yang akan terjadi.

Atau bisa juga ada sebuah benda berharga atau petunjuk berkaitan dengan Void Century atau Laugh Tale yang tersimpan di Wano.

Semoga cerita yang menjelaskan hubungan Wano dan Void Century dapat kita saksikan di arc Wano ini nantinya.

Pesan Oden lalu ditutup dengan permintaannya kepada sembilan samurainya. Oden ingin mereka menggantikan dirinya untuk membuka Wano di masa depan nanti.

Lewat pesan ini, bisa kita simpulkan kalau Oden sendiri sudah tahu bahwa tubuhnya tidak bisa dipakai lagi karena sudah direbus selama satu jam.

Perpisahan yang mengharukan

Oden pun mampu menahan panasnya minyak panas selama satu jam. Semua penduduk ibu kota bersuka cita. Oden membuktikan kalau Orochi dan Kaido telah gagal merebut hati penduduk Wano.

Nekomamushi yang sangat senang lalu mengejek Kaido, ini membuat Inuarashi marah. Sepertinya ini adalah cikal bakal perseteruan dua penguasa Zou itu.

Seperti yang kita ketahui, Inu dan Neko yang dulunya adalah sahabat selalu bertengkar setelah kembali dari petualangan mereka di Wano.

Tapi Orochi tidak senang dengan ini. Ia pun mengubah eksekusi Oden sesuka hati, namanya juga pemimpin lalim.

Tahu kalau nyawa sembilan samurainya terancam, Oden pun melempar mereka sambil meninggalkan pesan terakhirnya, yaitu membuka perbatasan Wano.

Kinemon memerintahkan semua teman-temannya untuk lari sekuat tenaga ke Kuri tanpa melihat ke belakang.

Sangat sedih melihat Kinemon dan teman-teman harus meninggalkan tuan yang telah menyelamatkan hidup mereka. Perpisahan mereka diiringi cuplikan kenangan manis dan lucu yang telah mereka lalui bersama Oden.

Tidak sabar untuk melihat bagaimana One Piece chapter 972 ini diadaptasi ke anime.

Pengakuan lawan dan kematian yang spektakuler

Oden tidak bisa bergerak dari periuk berisi minyak panas itu. Seperti yang Kaido katakan, tubuh Oden telah “mati.”

Di sini kita melihat Kaido seperti mengakui Oden sebagai seorang lawan yang sangat tangguh. Tidak hanya karena mampu melukainya, tapi juga karena mampu bertahan hidup melalui hukuman mati yang kejam itu.

Kaido pun meminta maaf karena telah membunuh istri Hyougoro dan berjanji akan membunuh Oden untuk meringankan kematiannya.

Sebelum mati, Oden berpose layaknya penampil Kabuki dan mengucapkan kalimat yang disambung oleh semua pendukungnya, “Namaku Oden dan aku lahir untuk direbus,” literally.

Seperti Roger, ketika nyawanya dicabut, ia tetap mati dengan senyuman sembari meninggalkan warisan berupa sebuah tujuan hidup kepada pengikutnya.

Kisah Oden memanglah sebuah legenda. Semua orang yang menyaksikannya akan selalu mengenangnya dalam cerita. Termasuk Kaido yang menjadi lawannya, yang akan menceritakan kisah Oden ketika ia minum-minum bersama teman-temannya.

Kenapa harus 20 tahun?

Berita kematian Oden sampai ke Toki di istana Oden. Toki pun membaca surat yang Oden tinggalkan untuknya. Menjelaskan tentang kehadiran sosok yang akan berperan penting dalam perang besar 20 tahun kemudian. Perang yang akan menentukan arah dunia.

Seperti yang kita tahu, sosok ini adalah sosok yang diramalkan oleh Sharley dan juga sosok yang disebut oleh para Sea Kings.

Oden sangat yakin kalau sosok yang disebut Joyboy ini akan mampu mengalahkan Kaido dan menyelamatkan Wano. Dan tentu saja bisa kita simpulkan kalau sosok itu adalah Luffy.

Dalam surat itu Oden meminta Toki untuk menggunakan kekuatannya jika Oden mati.

Selain untuk mengirim Momo beserta Kinemon ke masa depan untuk membantu Joyboy untuk menyelamatkan Wano, mungkin Oden juga ingin Toki menyelamatkan dirinya.

Tapi kita tahu kalau Toki memilih untuk tetap tinggal di Wano masa lalu sebelum mengirim Momo ke masa depan. Oden adalah akhir dari perjalanannya.

Dan One Piece chapter 972 ini juga menjawab pertanyaan kenapa Toki tetap tenang walau tahu Oden akan dihukum mati.

Toki tidak ingin orang lain dan Oden melihatnya menangis karena ia bukanlah kelemahan Oden.

Panel terakhir chapter 972 ini pun menyebutkan kalau cerita akan kembali ke masa sekarang.

Tidak sabar untuk melihat bagaimana Luffytaro dan aliansi mematahkan tipu muslihat Orochi dan tentu saja mendapatkan jawaban siapa pengkhianat di dalam aliansi.

Itulah pembahasan One Piece chapter 972. Bagaimana menurutmu?

Your average anime guy.