Game Retrograde, Game Nirlaba untuk Menghormati Korban Virus Corona

Banyak industri yang terkena dampak virus Corona di seluruh dunia.

cover game Retrograde

Pengembang game asal China, ACE Game Studio mengembangkan game Retrograde, atau dikenal dengan nama Nixingzhe dalam bahasa China. Game ini merupakan sebuah game nirlaba yang dikembangkan untuk menghormati dokter serta korban yang berjatuhan karena wabah virus Corona di seluruh dunia.

Game Retrograde bertujuan untuk memberi kredit kepada mereka yang mempertaruhkan nyawanya melawan wabah mematikan tersebut. Selain merusak industri China dan seluruh dunia, Coronavirus atau yang sekarang dikenal dengan nama Covid-19 telah membunuh lebih dari 2.000 korban.

tampilan game Retrograde
via Tap

Laporan terbaru dari China menunjukan lebih dari 1.7 ribu petugas kesehatan didiagnosis terinfeksi virus melalui interaksi dengan pasien. Enam orang telah kehilangan nyawa, termasuk salah satu dokter pertama yang mengungkapkan virus Corona sebagai penyakit berbahaya kepada dunia serta seorang direktur rumah sakit di Wuhan.

Dalam keterangan di laman Tap, ACE Game Studio menjelaskan tentang game. “Kami hanya sekelompok pemain yang ingin melakukan apa yang mereka bisa. Ini adalah permainan tanpa konten berbayar (tanpa iklan). Saya mengumpulkan banyak teman dari seluruh dunia. Kami mungkin jauh lebih buruk daripada para dokter dan tentara. Tapi ini adalah salah satu hal kecil yang bisa kita lakukan sebagai gamer.”

Game Retrograde sendiri merupakan sebuah permainan interaktif dengan narasi multi-perspektif. Game ini menggambarkan cobaan dan keadaan mereka yang terkena dampak dari pandemi ini. Pemain memiliki kesempatan untuk mengikuti permainan dari berbagai perspektif. Ada tiga karakter yang dapat dimainkan sepanjang permainan; seorang pasien, ayah, dan putrinya.

gambar game Retrograde
via Tap

Dilansir dari Screen Rant, permainan akan dimulai di sebuah dunia seorang gadis muda dimana kedua orang tuanya adalah tenaga medis professional. Ayahnya adalah seorang dokter yang bekerja untuk mendiagnosis penyakitnya. Ketika cerita berlanjut, ada poin-poin baru yang menjelaskan tentang kondisi kedua karakter, penyakit yang diderita oleh sang pasien yang bertujuan untuk memperdalam narasi game ini.

Game berukuran 200 MB yang bisa dimainkan bagi pengguna Android dan Apple sudah menggunakan versi 2.0 yang di-update pada tanggal 19 Februari lalu. Sayangnya, game yang bisa diunduh melalui laman resmi game di situs Tap ini masih menggunakan bahasa China.

Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.