Sebagai perusahaan yang 100℅ berfokus pada Java, per tanggal 11 Oktober 2023, Azul mulai beroperasi di Indonesia melalui Java Virtual Machine (JVM) yang tercatat sebagai yang tercepat dan efisien sekaligus menawarkan optimasi biaya untuk pemanfaatan Cloud.
Optimasi Biaya Pemanfaatan Cloud
Azul mengumumkan kehadirannya dalam industri Cloud di Tanah Air dengan menyasar pelaku bisnis di Indonesia yang disebut memiliki sektor ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Melalui Azul Platform Prime, pelaku bisnis dapat memperluas penggunaan cloud tanpa adanya potensi kerugian seperti biaya yang berlebih maupun kinerja yang buruk.

Azul Platform Prime merupakan Java Runtime yang bekerja secara global. Azul mendukung kinerja Java yang lebih cepat dalam bertransaksi dengan lebih banyak perangkat keras yang sama, serta waktu respons yang konsisten dan mengurangi latensi. Azul sendiri telah menjalin kerja sama dengan sejumlah brand global lintas bisnis, seperti Netflix, Starbucks, hingga H&M.
Dengan platform yang lebih cepat, pengguna bisa meningkatkan pemanfaatan cloud sekaligus mengurangi jumlah instans dalam komputasi cloud. Efisiensi ini sekaligus menawarkan penghematan biaya hingga 50% dibandingkan penyedia layanan Cloud lainnya.
Keunggulan Azul Platform Prime
Sebagai perusaahan yang telah berpengalaman selama 2 dekade, Azul menyediakan infrastruktur dan dukungan Java kepada pelanggan yang meliputi:
1. Dukungan Java untuk sektor Komersil: Menawarkan penghematan sebesar 70 persen serta pembaharuan khusus keamanan per tiga bulan dan keahlian Java.
2. Tingkat Keamanan Java: Meningkatnya resiko serangan terhadap rantai pasikan perangkat lunak di perusahaan yang juga diperparah dengan kerentanan Java seperti Log4j, Azul Vunerability dikembangkan untuk mengatasi kerentanan tersebut tanpa dikenakan pinalti.
3. Pemeliharaan Kode Java: Baru diluncurkan minggu lalu, Code Azul Inventory menyediakan katalog bagi pengembang dan tim DevOps yang digunakan dalam sistem produksi oleh aplikasi Java. Meningkatkan produktivitas serta menghemat biaya pengembang melalui sistem yang mudah dan akurat dalam mengidentifikasi kode yang mati.
“Azul adalah peluang besar di pasar DevSecOps untuk layanan unggulan NEXTGEN, tenaga profesional yang didedikasikan, dan kemampuan dalam meningkatkan semakin banyak mitra untuk memanfaatkan peluang dengan cepat,” terang Wendy O’Keeffe, Wakil Presiden Eksekutif dan Direktur Pelaksana NEXTGEN, Asia.

