Sebagai penghasil uang, deretan film horor Indonesia bukan hanya menghiasi bioskop. Paska tayang, berbagai layanan streaming berlomba-lomba memasukkan entri ini ke dalam jajaran andalannya, termasuk Netflix. Berikut 10 film horor Indonesia dengan total jam tayang tertinggi di platform streaming Netflix.
10. Waktu Maghrib (2023)
Sutradara: Sidharta Tata
Pemeran: Ali Fikry, Bima Sena, Nafiza Fatia Rani
Durasi: 104 menit
Adi dan Saman, dua bocah dari Desa Jatijajar, Jawa Tengah, sering telat masuk dan berkali-kali dihukum oleh Bu Woro. Ketika kekesalannya memuncak, mereka menyumpahi Bu Woro supaya mati. Sumpah yang terucap tepat ketika azan Maghrib berkumandang. Teror demi teror mulai menghantui desa mereka. Sekuelnya sendiri, Waktu Maghrib 2 (2025) mengambil latar 20 tahun kemudian.
Film ini mengangkat mitos lama soal betapa sakralnya waktu menjelang Maghrib dalam kepercayaan masyarakat Jawa. Ceritanya ditulis trio Agasyah Karim, Khalid Khasogi, dan Bayu Kurnia, kombinasi penulis yang juga meracik Sewu Dino (2023). Tak heran kalau ada benang merah gaya penceritaan horor pedesaan Jawa di antara keduanya.
9. Panggonan Wingit (2023)
Sutradara: Guntur Soeharjanto
Pemeran: Luna Maya, Christian Sugiono, Bianca Hello
Durasi: 110 menit
Di tahun yang sama dengan Suzzanna: Malam Jumat Kliwon (2023), Luna Maya berperan sebagai Raina yang diwarisi hotel oleh ayah mereka. Ketika mendengar suara tangis dari lantai 3, ia menemukan sosok gaib berambut dan berkulit putih. Ia menerima kutukan setelah mendengar ucapan “telung dino, tengah wengi,” sebuah ancaman kematian tiga hari kemudian.
Ceritanya diambil dari legenda urban hotel angker berinisial “S” di Semarang. Ini jadi kolaborasi kedua Luna dengan sutradara Guntur Soeharjanto yang juga menggarap Malam Jumat Kliwon. Kesuksesannya melahirkan sekuel Panggonan Wingit 2: Miss K di tahun 2024 yang dibintangi oleh Cinta Laura.
8. Sewu Dino (2023)
Sutradara: Kimo Stamboel
Pemeran: Mikha Tambayong, Gisellma Firmansyah, Rio Dewanto, Marthino Lio
Durasi: 121 menit
Di tengah kesulitan ekonomi, Sri (Mikha Tambayong) menerima tawaran kerja dari keluarga Atmojo dengan bayaran tinggi. Syaratnya, ia harus lahir pada hari Jumat Kliwon. Bersama dua rekannya yang juga lahir pada Jumat Kliwon, ia ditugaskan melakukan ritual pembersihan untuk Della, cucu keluarga Atmojo yang terkena kutukan santet seribu hari.
Ceritanya diadaptasi dari sebuah utas viral Twitter/X karya SimpleMan, penulis yang sama di balik KKN di Desa Penari (2022). Sempat jadi film terlaris tahun 2023 dengan 4,3 juta penonton, film ini digarap oleh Kimo Stamboel. Tak heran jika film ini menampilkan gaya gore yang penuh darah, termasuk menghadirkan rasa takut dari situasi horor yang membakar perlahan.
7. Suzzanna: Malam Jumat Kliwon (2023)
Sutradara: Guntur Soeharjanto
Pemeran: Luna Maya, Achmad Megantara, Tio Pakusadewo
Durasi: 132 menit
Suzzanna (Luna Maya) dan Surya (Achmad Megantara), sepasang kekasih dipaksa berpisah karena utang orang tua Suzzanna kepada Raden Aryo, orang terkaya di desa. Suzzanna akhirnya setuju dinikahi Raden Aryo sebagai istri kedua demi melunasi utang itu. Kecemburuan Minati, istri pertama Raden Aryo yang mandul, membuatnya disantet hingga tewas tepat pada malam Jumat Kliwon. Ia kembali dalam wujud Sundel Bolong untuk membalas dendam.
Sebagai adaptasi bebas dari film klasik Malam Jum’at Kliwon (1986), film ini jadi bagian kedua dari semesta Suzzanna Reborn setelah Suzzanna: Bernapas dalam Kubur, dengan Luna Maya kembali menghidupkan sosok ikonik ratu horor Indonesia itu. Filmnya sukses meraih lebih dari 2,1 juta penonton dalam sebulan lebih masa tayang bioskop. Sempat jadi film Indonesia terlaris sepanjang masa pada momentum peluncurannya, sebelum resmi tayang di Netflix pada 7 Desember 2023.
6. Perempuan Tanah Jahanam (2019)
Sutradara: Joko Anwar
Pemeran: Tara Basro, Marissa Anita, Christine Hakim, Ario Bayu
Durasi: 107 menit
Hampir satu dekade sejak pertama kali diumumkan, Joko Anwar akhirnya merilis Perempuan Tanah Jahanam. Menggandeng Tara Basro dan Marissa Anita sebagai Maya dan Dini, dua penjaga gerbang tol yang memutuskan pergi ke desa terpencil setelah mendapat kabar adanya warisan keluarga. Tapi yang mereka temukan adalah kutukan turun-temurun yang mengikat desa itu, dan Maya adalah kunci untuk membukanya.
Film ini merupakan proyek kolaborasi lintas negara: Indonesia, Korea Selatan, dan Amerika. Selain kesuksesan di box office, ini jadi wakil resmi Indonesia untuk Academy Awards ke-93 kategori Film Internasional Terbaik meski tak lolos nominasi. Jokan bahwa membawa film ini tayang secara internasional di Festival Film Sundance 2020, sebuah pencapaian yang jarang diraih film horor Indonesia lainnya di daftar ini.
5. Pengabdi Setan (2017)
Sutradara: Joko Anwar
Pemeran: Tara Basro, Bront Palarae, Ayu Laksmi, Endy Arfian
Durasi: 107 menit
Pengabdi Setan jadi salah satu film horor Indonesia yang paling banyak ditonton di Netfix. Reboot dari film horor klasik berjudul sama tahun 1980, film ini bahkan membangkitkan adaptasi dan reboot lainnya dari film klasik Tanah Air bahkan hingga saat ini. Kritikus memujinya, termasuk dengan kemenangan tujuh dari 13 nominasi di Festival Film Indonesia 2017, termasuk Film Terbaik dan Sutradara Terbaik.
Ceritanya tak jauh berubah dibanding versi aslinya. Mengisahkan keluarga Suwono yang mengalami teror ketika sang ibu meninggal dunia. Rini (Tara Basro), anak sulung yang selama ini merawat ibunya, harus menghadapi kenyataan bahwa sang ibu ternyata dulu bergabung dengan sekte penyembah setan demi mendapatkan keturunan. Dan sekarang giliran adik bungsunya yang jadi incaran.
4. Pengabdi Setan 2: Communion (2022)
Sutradara: Joko Anwar
Pemeran: Tara Basro, Endy Arfian, Bront Palarae, Ayu Laksmi
Durasi: 119 menit
Beberapa tahun setelah kejadian mengerikan yang merenggut ibu dan adik bungsu mereka, Rini dan keluarganya kini tinggal di sebuah rumah susun. Mereka percaya bahwa hidup dikelilingi banyak orang akan membuat mereka lebih aman. Tapi ternyata, tinggal berdekatan dengan orang-orang yang tak benar-benar mereka kenal bisa jadi jauh lebih berbahaya. Dan pada satu malam penuh teror, keluarga ini harus kembali berjuang menyelamatkan diri.
Berselang lima tahun, sekuel ini menjadi film Asia Tenggara pertama yang tayang dalam format IMAX. Kesuksesannya pun menjadi-jadi, merain lebih dari 6,3 juta penonton di bioskop. Menjadikannya film Indonesia terlaris keenam sepanjang masa pada masanya sekaligus film terlaris yang pernah disutradarai Joko Anwar.
3. Sebelum Iblis Menjemput (2018)
Sutradara: Timo Tjahjanto
Pemeran: Chelsea Islan, Pevita Pearce, Ray Sahetapy
Durasi: 110 menit
Ini jadinya jika sutradara aksi The Night Comes for Us (2018) mengerjakan sebuah proyek horor. Timo Tjahjanto menggeser kebrutalannya ke ranah supranatural dengan elemen visual yang unik dan tentunya jumpscare penuh kejutan. Dirilis sebagai film orisinal Netflix, ini menjadi debut horor pertama bagi Pevita Pearce dan Chelsea Islan dan menggaet lebih dari 1,1 juta penonton di bioskop.
Filmnya mengisahkan tentang Alfie (Chelsea Islan), yang harus kembali ke rumah keluarganya setelah ayahnya (Ray Sahetapy) koma akibat kutukan. Bersama saudara tirinya, Alfie perlahan mengungkap kebenaran gelap tentang perjanjian terlarang yang mengikat seluruh keluarganya. Dan ternyata konsekuensinya jauh lebih mengerikan dari yang mereka bayangkan.
2. Siksa Kubur (2024)
Sutradara: Joko Anwar
Pemeran: Faradina Mufti, Reza Rahadian, Widuri Puteri
Durasi: 117 menit
Joko Anwar memang jadi master untuk kisah horor yang disukai banyak orang. Karya ke-23 Jokan ini bahkan meraih 17 nominasi di Festival Film Indonesia 2024. Film ini sukses meraup sekitar Rp160 miliar di bioskop sekaligus memicu perdebatan penggunaan isu agama dengan balutan horor yang jadi ciri khas karya Joko Anwar.
Ceritanya berputar dari Sita (Faradina Mufti) yang tak lagi percaya agama setelah kedua orang tuanya melakukan bom bunuh diri. Tujuan hidupnya cuma satu: mencari orang paling berdosa yang bisa ia temukan, lalu masuk ke liang kuburnya ketika orang tersebut meninggal untuk membuktikan bahwa siksa kubur tidak nyata. Dan akhirnya ia menemukan bahwa ternyata ada hal-hal yang tak bisa dijelaskan secara logika.
1. Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018)
Sutradara: Rocky Soraya, Anggy Umbara
Pemeran: Luna Maya, Herjunot Ali, Teuku Rifnu Wikana
Durasi: 125 menit
Anggy Umbara menghidupkan kembali sosok legendaris ratu horor Indonesia di bioskop sekaligus menjadi film horor Indonesia yang paling sering diputar di Netflix. Luna Maya bahkan menonton ulang tiga film klasik Suzzanna sebelum membintangi film ini. Dengan gestur yang mirip dan penata rias prostetik asal Rusia, film ini memecahkan rekor sebagai film horor dengan penonton hari pertama terbanyak.
Luna memerankan Suzzanna bersama Herjunot Ali sebagai Satria, suaminya. Ceritanya tentang pasangan yang telah menikah selama tujuh tahun tanpa momongan. Ketika kehamilan yang dinanti-nanti datang, Suzzanna terbunuh oleh perampokan dari empat karyawan yang menyimpan dendam kepada Satria. Rasa penasaran membuat Suzzanna berubah menjadi Sundel Bolong yang haus balas dendam.