Review Film Medieval (2022): Film Perang yang Terlalu Kompleks

Film Medieval mengangkat karakter Jan Zizka, panglima perang yang tak pernah kalah di abad ke-15. Mengandalkan pertarungan yang berdarah-darah dan visual apik, film ini terlalu kompleks dan membingungkan dalam menceritakan tema perlawanan melawan penguasa dan punya paruh pertama yang membosankan.  

Sinopsis film Medieval

Jan Zizka (Ben Foster) adalah seorang pemimpin militer yang awalnya dipekerjakan sebagai tentara bayaran. Ia memimpin pasukan yang ditugaskan untuk menyelamatkan negosiator bernama Lord Boresh (Michael Caine) dari pembunuhan.

Ben Foster dan Michael Cain
via Stanislav Honzik

Boresh mencoba membendung kekacauan yang melanda Eropa pasca kematian Kaisar Romawi Charles IV. Pemimpin pengganti, Raja Bohemia Wenceslaus IV (Karel Roden), menghadapi pasukan sekutu Raja Sigismund dari Hongaria (Matthew Goode) dan bangsawan licik Henry dari Rosenberg (Til Schweiger).

Zizka lalu ditugaskan oleh Lord Boresh untuk menculik tunangan Rosenberg yang bernama Katherine (Sophie Lowe). Boresh menculik Katherine agar Rosenberg menepati janjinya dan membantu Wenceslaus IV dinobatkan sebagai pemimpin Kekaisaran Romawi.

Film perang yang mentah dan berdarah-darah

Menghadirkan sebuah film petualangan dan perang pada abad pertengahan yang penuh kekerasan, Medieval menawarkan dialog yang serius dan kompleks namun diselingi aksi yang terasa memikat.

Cukup pelan dan berat di pertengahan awal film ini. Apalagi ditambah dengan intrik perebutan kekuasaan dan pengkhianatan yang cukup membingungkan, film ini bukanlah tontonan yang pas bagi penonton yang menginginkan cerita yang mudah dicerna.

film Medieval
via Stanislav Honzik

Vulgar, film Medieval merupakan salah satu film yang diperuntukkan bagi penonton berusia 17 tahun ke atas. Ada adegan telanjang, gore, dan pertarungan berdarah-darah mengerikan yang pastinya tak cocok untuk penonton di bawah umur.

Visualnya terbilang mengagumkan. Memperlihatkan area hutan dan pegunungan Eropa yang menawan, menampilkan lanskap lebar dan luas serta sesekali menggunakan drone untuk mendapatkan bidikan mata elang dari atas.

Namun daya tarik terbesar pada film ini adalah pertarungan dan adegan kekerasan yang membabi-buta. Berbagai senjata dengan berbagai efek mematikan digunakan. Beberapa adegan perkelahian dibuat beralih dengan cepat guna menghadirkan kesan berantakan, tapi malah membuat bingung dengan koreografi yang tak jelas. Sayang sekali.

pertarungan di film Medieval
via Stanislav Honzik

Bisa dibilang film ini menghadirkan kesan gore yang cukup kental. Pertarungan demi pertarungan yang ada di dalam film ini memperlihatkan adegan yang mungkin terkesan menjijikkan bagi sebagian penonton.

Lemah di penceritaan

Film Medieval dibuat berdasarkan kisah nyata Jan Zizka, seorang panglima perang Bohemia (atau saat ini Ceko) yang terkenal tak pernah dikalahkan. Ia membela Praha dari 10.000 tentara perang salib hanya dengan 80 tentara di atas Bukit Vitkov selama Perang Hussite (1419 – 1434).

Kudos perlu disematkan bagi Petr Jakl. Mengingat Medieval merupakan film ketiganya selama menjadi sutradara. Sebelumnya ia banyak berperan sebagai aktor film aksi, semisal XXX (2002) atau Alien vs. Predator (2004).

film Medieval 2022
via Stanislav Honzik

Jakl tak main-main menampilkan kekerasan dan kekuatan Zizka dalam gaya gore di dalam film ini. Tulang yang patah, anggota badan yang terputus, dan panah yang menancap ke kepala memperlihatkan pertarungan brutal pada masa pertengahan.

Di era film aksi yang dipenuhi CGI, film ini terasa mentah dengan adegan pertempuran menggunakan puluhan bahkan ratusan figuran. Memperlihatkan aksi akrobatik dengan penggunaan efek dan koreografi menawan. Meski beberapa adegan malah terhalangi editan yang tadi saya bilang membingungkan.

Hanya saja Medieval bukanlah Game of Thrones. Meski sama-sama penuh kekerasan dan darah bertebaran, film ini kurang dari cara penceritaan tentang intrik pemerintahan dan peperangan yang terlalu kompleks serta pace yang berubah-ubah.

film Medieval
via Stanislav Honzik

Mungkin formula tentang perang antara kekuasaan dan perintah Tuhan yang digaungkan dalam film ini tak jelas terasa. Apalagi romansa antara Zizka dan Katherine terpendam oleh sisi maskulinitas pertarungan yang meledak-ledak.

Film Medieval bukanlah untuk penonton berhati lemah dan menginginkan tontonan yang ringan. Benderang dalam pertarungan dan visual menawan, tapi film ini masih jauh tertinggal dari segi penceritaan serta penyampaian kisah bertema pertarungan kelompok tertindas melawan tirani kerajaan.

Genre: Drama Aksi

Sutradara: Petr Jakl

Penulis Naskah: Petr Jakl

Pemeran: Ben Foster, Sophie Lowe, Michael Caine

https://www.youtube.com/watch?v=AmQILSvYajI
Avatar photo
Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Articles: 916

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *