Dari trailer pertamanya saja, film terbaru dari Todd Phillips ini tidak terlihat seperti film Batman lainnya. Banyak alasan mengapa prediksi Oscar Joker berdengung bahkan sebelum film ini mendapatkan pemutaran perdananya. Joker disebut inovatif, memberikan tampilan orisinal dari Clown Prince of Crime yang berbeda dari film maupun buku komik pada umumnya.
Bukannya diperkenalkan pada konvensi buku komik (semisal Comic Con) seperti film superhero biasanya, Joker malah mendapatkan pemutaran perdana di festival film prestisius, seperti Venice Film Festival dan Toronto International Film Festival. Mari kita lihat beberapa alasan di balik prediksi Joker untuk Oscar tahun depan semakin kencang.
1. Nama besar di belakang layar
Selain pemutaran perdana di festival film besar, kru serta pemain yang berada di belakang layar memberikan keseriusan yang berbeda dari adaptasi buku komik lainnya. Film ini terlihat seperti drama kriminal jalanan introspektif, yang dipengaruhi oleh karya-karya Martin Scorsese seperti Taxi Driver (1976), Raging Bull (1980) dan The King of Comedy (1983).
Sedangkan sang bintang, Joaquin Phoenix terkenal dalam film drama seperti Walk the Line (2005), Her (2013) dan The Master (2015). Dia pun mendapatkan tiga kali nominasi Academy Awards. Digabungkan dengan sutradara Todd Phillips yang dikenal dengan komedi rusuh seperti The Hangover 1-3, gabungan keduanya diprediksi mampu menyajikan nuansa baru dalam film adaptasi superhero.
2. So Serious!
Sementara sebagian besar film superhero lainnya menggunakan banyak efek khusus dalam pengambilan gambarnya, Joker dipastikan akan mengambil pendekatan berbeda dalam setiap adegannya. Selain melihat kelahiran Joker, melihat Gotham melalui lensa sosial politik yang lebih berat dibandingkan film-film Batman lainnya membuat film ini semakin serius.
Berbeda dengan nada komedi dari film di semesta Marvel yang biasanya ringan, Joker akan menyelami psikologi tokoh utamanya. Dan tentu saja, tema yang suram dan lebih gelap dipastikan sesuai dengan nada DC sendiri. Bisa saja, Joker-nya Joaquin Phoenix adalah adaptasi yang dinanti-nantikan oleh penggemar DC saat ini.
3. Warisan Heath Ledger
Patut dicatat, Joker adalah satu-satunya karakter adaptasi buku komik superhero yang mendapatkan penghargaan Oscar. Penampilan Heath Ledger dalam The Dark Knight membuatnya mendapatkan penghargaan sebagai Aktor Pendukung Terbaik anumerta. Kesamaan keduanya cukup jelas: menampilkan karakter Joker yang gelap dan psikologikal. Dan bukan tidak mungkin, Oscar Joker kedua bisa diraih oleh Joaquin Phoenix.
Saat ini, keberhasilan film adaptasi komik memenangkan Oscar semakin terbuka lebar. Mengingat Suicide Squad (2016) Black Panther (2018) hingga Spider-Man: Into the Spider-Verse (2018) telah lebih dulu merayakannya. Sekarang, kita hanya bisa berharap kualitas film sesuai dengan publikasi serta perasaan merinding yang ditampilkan Phoenix pada trailernya.Â