Kenapa Film Joker Wajib Ditunggu dan Kenapa Tidak

Teaser trailer film Joker langsung menjadi buah bibir karena sangat menjanjikan. Dari cuplikannya, film ini tampaknya akan menampilkan origin story dari sang villain dengan pendekatan yang lebih realistis dan manusiawi jika dibandingkan dengan film-film semesta superhero kebanyakan.

Komentar positif juga ditujukan kepada Joaquin Phoenix hingga banyak yang memprediksi sang aktor akan mendapatkan Oscar lewat film ini hanya dari sebuah video pendek berdurasi dua menit lebih.

Tidak hanya itu, hype para pecinta film juga semakin naik karena Joker memiliki beberapa referensi salah satu film yang paling sering dibahas film buff, yaitu Taxi Driver karya Martin Scorsese.

Namun, apakah benar kalau Joker layak untuk ditunggu-tunggu atau dipuja-puja bahkan sebelum dirilis? Berikut beberapa alasan kenapa Joker sangat layak ditunggu dan juga kenapa tidak.

Joker tanpa Batman

Apa jadinya jika Joker hadir tanpa kehadiran musuh bebuyutannya, Batman? Bagi saya, inilah hal yang paling menarik dari film ini.

Seperti yang disebutkan oleh Joker versi Heath Ledger dalam The Dark Knight, “you complete me.” Atau seperti yang terjadi di masterpiece karya Frank Miller, Batman Returns, di mana Joker kehilangan arah hidup ketika Batman pensiun. Dengan kata lain, Joker dan Batman saling melengkapi. Jadi sangat menarik bagaimana film ini akan menghadirkan The Clown Prince of Crime tanpa The Cape Crusader.

Origin story sang Joker

Joker juga patut ditunggu karena film ini akan menghadirkan origin story dari sang villain. Terlihat di trailernya, sebelum menjadi kriminal, Joker hanyalah seorang manusia yang tidak dianggap dalam masyarakat dan masyarakat juga memperlakukannya dengan tidak baik.

Hanya butuh satu hari yang buruk saja untuk mengubah seseorang Arthur Fleck untuk menjadi psikopat seperti Joker. Pastinya ini akan sangat menarik untuk disaksikan.

Faktor Joaquin Phoenix

Joaquin Phoenix telah dikenal sebagai salah satu aktor terbaik. Sayangnya, walau sudah memerankan berbagai karakter yang mencuri perhatian, ia belum pernah memenangkan piala Oscar. Tidak untuk perannya yang mencengangkan di The Master atau yang menyedihkan di Her.

Namun, hanya lewat sebuah teaser trailer, sudah banyak yang menilai kalau sang aktor sangat layak untuk mendapatkan piala Oscar untuk peran Joker. Tentu akan sangat rugi jika tidak menyaksikan penampilan sang aktor di layar terbesar nantinya.

Disutradarai oleh sutradara Hangover

Walaupun begitu menarik dan menjanjikan, ada satu hal yang membuat saya enggan manaruh harapan tinggi untuk film Joker, yaitu sutradaranya.

Todd Philips yang menjadi sutradara Joker memiliki track record yang biasa-biasa saja. Hangover 1 memang mengejutkan dan sangat asyik, tapi tidak terlalu untuk dua sekuelnya, menurut saya. Begitu pula filmnya yang lain seperti War Dogs.

Jangan salah, siapa yang tidak ingin Joker menjadi film yang sangat bagus. Tapi jelas kalau sutradara sangat menentukan kualitas sebuah film. Sebabnya, akan lebih aman jika tidak berekspektasi terlalu tinggi hanya karena satu teaser trailer saja.

Avatar photo
Haris Syukri

Sedang belajar mengedit tulisan di Mariviu.

Articles: 182

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *