Skenario Film Joker Bocor, Prediksikan Film yang lebih Kelam dan Kontroversial

Joaquin Phoenix sebagai Joker

Hati-hati, tulisan ini berisi bocoran draf skenario film Joker yang penuh dengan spoiler!

Draf skenario film Joker yang dikembangkan oleh sutradara Todd Phillips dan penulis Scott Silver telah bocor. Bocoran tersebut pun tersebar di dunia maya. Berdasarkan naskah yang tersiar, patut diperhitungkan bagaimana Joker bisa menjadi salah satu film paling kontroversial tahun ini.

Dari draft tertanggal 13 April 2018 tersebut, sulit menilai kualitas film yang akan ditayangkan nantinya. Pasalnya, gaya penyutradaraan Phillips sangat bergantung pada improvisasi. Dan bagian-bagian naskah dilaporkan ditulis ulang setiap ia membuat film. Selain itu, aktor sekaliber Joaquin Phoenix dengan studi mendalam dipastikan akan membuat karakter yang lebih ‘menarik’.

Penjahat yang kompleks

Joker bukanlah karakter yang dianggap sebagai penjahat yang mudah dimengerti. Bahkan dalam The Killing Joke, Alan Moore dan Brian Bolland menceritakan bagaimana The Clown Prince of Crime mengisahkan ‘satu hari yang buruk’ membuatnya menjadi penjahat. Meskipun sebagian alasan kejahatannya seringkali tidak ada, banyak penggemar yang mendukung Joker atas kejahatan yang dilakukannya.

Joaquin Phoenix sebagai Joker
via DC Films

Sedangkan di film Joker terbaru, Todd Phillips menggambarkan Arthur Fleck sebagai korban. Masuknya ia ke dunia kriminal disebabkan oleh berbagai penyakit dan trauma yang mendorong kegilaan hebat. Dalam melakukan aksi jahatnya, Joker bisa saja disebut sebagai anti-hero. Tapi seiring film ini berjalan, pandangan penonton akan beragam.

Skenario Joker yang bocor tersebut menggambarkan bagaimana Arthur Fleck menguntit kekasihnya Sophie (diperankan oleh Zazie Beetz), membobol apartemennya dan mengetahui bahwa dia punya kekasih lain. Karena karisma karakter Joker, film ini bisa saja membuat penonton membenarkan perilaku jahat, seperti menguntit, membobol rumah, maupun kejahatan lainnya dengan alasan yang beragam.

BACA JUGA  Lokasi Menemukan Rift dalam Fortnite: Battle Royale Season X

Badut mengambil alih Wall Street

Sebelumnya, ada pergerakan untuk menduduki Wall Street pada The Dark Knight Rises yang penuh dengan kekacauan. Tapi dengan film terbaru ini, setelah membunuh tiga pekerja di Wall Street, Joker secara tidak sengaja menjadi maskot untuk Gerakan protes massa yang kesal dengan orang kaya di Kota Gotham.

skenario Joker di Wall Streer
via DC Films

Baik The Dark Knight Rises maupun Joker melihat kejahatan antara elit kaya dan para pemberontak. Bedanya, Christopher Nolan membuat pergerakan tersebut jelas dengan menggunakan teori politik Centrist Dickensian.

Sedangkan Joker membingkai dirinya sebagai seorang nihilis yang tidak percaya pada politik. Dia percaya bahwa semua orang dari semua latar balakang adalah jahat. Selain itu, ada beberapa dialog dalam bocoran naskah itu yang dianggap kasar. Mari kita lihat apakah naskah tersebut masuk ke bagian final film atau diubah oleh Phillips di tengah jalan.

Lebih dalam dan bersifat psikologis

Satu spoiler yang diberikan oleh CBR adalah Arthur Fleck diperkosa oleh pacar ibunya saat dia masih kecil. Spoiler satu ini menunjukan betapa gelapnya film yang diberi rating Dewasa ini. Film ini juga menggambarkan betapa kontroversialnya film ini bahkan sebelum dirilis.

Bruce Banner dalam skenario Joker
via DC Films

Dalam naskah yang menggunakan tumpukan tragedi yang membuat Fleck menjadi super villain, menambahkan pelecehan di masa kecil membuat film ini bisa saja bersifat eksploitatif atau menyinggung. Dengan diputar di Venice Film Festival dan rilis secara umum pada Oktober nanti, film ini dipastikan akan dibanjiri dengan komentar panas, entah positif maupun negatif.

Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.