Alasan Stephen King Membenci The Shining Karya Stanley Kubrick

Kadang benci adalah sebagian dari cinta

Jack Nicholson

Sebagai novelis, adaptasi karya menjadi film tentu saja membahagiakan. Tapi tidak bagi Stephen King. Novelis yang sudah menelurkan lebih dari 60 novel ini dikenal membenci film The Shining yang disutradarai oleh Stanley Kubrick. Sayangnya, kebenciannya tak sejalan dengan penggemar yang masih menganggap versi film itu sebagai salah satu film horor terbaik sepanjang masa.

Pertama kali terbit pada tahun 1977, The Shining adalah novel panjang pertama King dengan novel kedua berjudul Doctor Sleep. Seperti karya Stephen King lainnya, novel ini tak butuh waktu lama untuk menjadi film. Carrie diadaptasi untuk layar lebar oleh sutradara Brian De Palma dua tahun setelah diterbitkan tahun 1974. Tak begitu berbeda dengan The Shining.

kenapa Stephen King membenci The Shining
via DeadCentral

Kala itu, Kubrick mengadaptasi novel ini. Pada saat rilis The Shining tak mendapatkan box office yang memuaskan dan kena kritik keras dari banyak kritikus. Tapi saat ini, banyak kritikus telah ‘merevisi’ kritikan pedas terhadap film The Shining dan menobatkannya sebagai salah satu film horor terbesar dan berpengaruh di budaya populer saat ini.

Kenapa Stephen King benci film The Shinning?

Meskipun saat ini dianggap sebagai mahakarya film horor sepanjang masa, Stephen King tak menyukai edisi filmnya. Novelis yang telah menjual lebih dari 350 juta kopi ini menunjukkan ketidaksenangannya pada berbagai kesempatan. Alasannya adalah King merasa versi film Kubrick tak menangkap esensi ceritanya. Beberapa alasannya adalah sebagai berikut,

1. Casting Jack Nicholson

Kritik King yang paling sering dikutip adalah casting Jack Nicholson. Nicholson adalah aktor legendaris dan penampilannya sebagai Jack Torrance merupakan aspek paling terkenal dari film ini. Namun King menyatakan bahwa karakteristik Nicholson tak sesuai dengan ceritanya.

Jack Nicholson dalam film The Shining
via Warner Bros.

2. Karakteristik Jack Torrance

Dalam versi novelnya, Jack adalah seorang ayah yang penuh kasih. Meskipun memiliki beberapa kelemahan, dan perlahan-lahan berubah menjadi gila oleh hantu-hantu di Hotel Overlook, King merasa Jack yang diperankan Nicholson telah mengalami masalah mental sejak awal kemunculannya; bukannya menjadi tidak waras, versi Kubrick mengubah Jack menjadi pembunuh.

3. Kurangnya emosi keluarga Torrance

Ketika pertama kali ditulis, King menetapkan Jack, Wendy, dan Danny sebagai sebuah keluarga yang peduli satu sama lain. Dia berpendapat bahwa keluarga Torrance versi Kubrick terlalu dingin dan tidak memberikan alasan bagi penonton untuk bersimpati pada keluarga ini.

4. Tidak suka dengan karakteristik Wendy

King benar-benar tidak menyukai karakterisasi Wendy yang diperankan oleh Shelley Duval sebagai korban yang lemah dan cepat histeris ketika Jack menghadapinya dengan pemukul baseball. Di dalam buku, Wendy digambarkan sebagai seorang wanita yang banyak akal dan mandiri.

Wendy dan Danny
via Warner Bros.

Karena membenci The Shining Kubrick, King akhirnya menulis dan memproduksi sebuah adaptasi miniseri TV yang dibintangi Steven Weber sebagai Jack Torrance dan Rebecca DeMornay sebagai Wendy pada 1997. Versi ini lebih mirip novelnya, walaupun menambahkan beberapa bagian yang penting. Kehadiran Weber pun tak menyampaikan ancaman dan horor sebagus Jack Nicholson. 

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.