poster Moon Knight
Review, Serial TV

Review Serial Moon Knight (2022): Kompleks dan Emosional, tapi Memuaskan

Serial Moon Knight mengungkapkan episode terakhir dengan berbagai kejutan yang tentunya sudah ditunggu-tunggu. Meski memang tak sekuat episode sebelumnya, kompleksitas episode finale melengkapi segala kekuatan dari perkenalan karakter baru dalam semesta Marvel ini.

Sinopsis Serial Moon Knight episode 6

Meski berhasil berada di Padang Alang-Alang, atau Aaru yang merupakan tempat jiwa memasuki alam baka, Marc (Oscar Isaac) akhirnya kembali untuk menyelamatkan Steven. Di sisi lain, Layla (May Calamawy) mengikuti Harrow (Ethan Hawke) yang berhasil mendapatkan ushabti milik Dewi Ammit.

karakter Moon Knight di Marvel
via Disney+

Marc dan Steven akhirnya berhasil kembali ke dunia nyata. Keberadaan mereka pun diketahui oleh Khonshu. Merasa terdesak dan hampir dikalahkan oleh Ammit, Khonshu mundur dan bergegas ke tempat Marc. Marc dan Steven kembali sebagai avatar Khonshu, tapi kali ini mereka dijanjikan akan dibebaskan setelah mengalahkan Ammit.

Mereka bergegas ke Kairo untuk menghentikan Harrow dan Ammit mengambil jiwa manusia. Di tengah pertarungan tersebut, Layla turut menjalin kesepakatan sebagai avatar Taweret untuk sementara demi mengalahkan Ammit.

Masalah mental dan trauma

Tak bisa dipungkiri bagaimana MCU Phase 4 fokus lebih dalam menggali beragam trauma dan kesedihan yang dimiliki oleh karakternya. Layaknya Loki yang merasakan kehilangan sang ibu, Wanda yang terpukul atas kematian Vision, hingga kematian Bibi May dalam Spider-Man: No Way Home (2022).

Yang membuat serial Moon Knight menarik adalah bagaimana Mohamed Diab sebagai sutradara mencari cara baru untuk memperkenalkan karakter anyar Marvel. Menggali lebih dalam mengenai trauma dan kehilangan bukan hanya berhasil memberikan rasa baru bagi MCU, tapi juga sebagai pengingat bahwa masalah mental tak bisa dianggap sepele.

Oscar Isaac dan Ethan Hawke
via Disney+

Khususnya pada episode kelima dimana Marc dan Steven harus berdamai dengan segala masalah dan trauma yang mereka alami. Episode ini muncul sebagai satu diantara sedikit episode paling emosional yang ada dalam sejarah adaptasi buku komik.

Diab dengan lugas menggambarkan apa yang sebenarnya terjadi pada Marc dan bagaimana Steven bisa tercipta. Episode ini merupakan contoh bagaimana trauma masa kecil bisa saja berubah menjadi masalah baru yang membentuk karakteristik seseorang di masa depan.

Kekuatan Oscar Isaac dan May Calamawy

Oscar Isaac memang bukan nama baru di sejarah Marvel. Sebelumnya ia memerankan Apocalypse dalam X-Men: Apocalypse (2016). Tapi di film ini, Isaac menghadirkan daya tarik karakter yang menawan ketika memerankan Marc Spector sekaligus Steven Grant.

Bisa dibilang sebagian besar kekuatan Moon Knight terletak pada transformasi Isaac yang dengan mulus mampu menghadirkan arogansi dan amarah dari Marc, sekaligus kepolosan dan rapuhnya Steven. Bahkan semuanya terjadi dalam satu frame.

May Calamawy sebagai Layla
via Disney+

Tapi tanpa mengurangi rasa hormat dengan kepiawaian Ethan Hawke dalam membawa karakter Harrow, tapi May Calamawy mendapatkan karakter yang menarik dan mungkin salah satu karakter wanita terbaik dalam semesta Marvel.

Pemeran pendukung, terlebih wanita, jarang mendapatkan arc yang padat dan signifikan. Serial ini bukan hanya tentang Marc, tapi juga tentang bagaimana Layla berdamai dengan kehilangan yang dialaminya. Termasuk ketegasannya dalam berhadapan dengan Tawaret dan Khonshu yang memoles episode terakhir jadi lebih mengesankan.

Marvel rasa Mesir

Moon Knight yang identik dengan budaya Mesir kuno adalah hal lain yang tak bisa dilepaskan dari serial ini. Bukan hanya menjadi latar sejarah dan budaya, tapi juga Diab menggambarkan Mesir dengan cara yang jauh lebih realistis dibandingkan sebagian besar film Hollywood lainnya.

Penggambaran Mesir yang antik dan eksotik dengan padang pasir dan piramida kuno disandingkan dengan kota modern yang jarang terlihat dari karya Barat. Sebuah representasi yang menyenangkan untuk dilihat dari sebuah proyek sebesar Marvel.

Dewi Tawaret dalam serial Moon Knight episode 6
via Disney+

Penonton diajak mengenal beragam dewa Mesir yang bisa ditemui dalam MCU. Mulai dari Khonshu, Ammit, sampai dengan Osiris. Begitu juga dengan Padang Alang-Alang atau Aaru sebagai tempat jiwa seseorang berlabuh setelah perjalanan dari Sungai Nil dalam mitologi Mesir.

Marvel pun memiliki banyak cara menghubungkan kebudayaan dengan karakternya, seperti Thor dengan mitologi Nordik. Lalu, bagaimana hubungan antara dewa tersebut dengan makhluk MCU lainnya, semisal Celestial atau Eternals? Semoga Marvel punya teori tersendiri mengenai hal ini.

Khonshu dalam serial Moon Knight
via Disney+

Dan tentu saja kehadiran superhero asal Mesir (secara tak sengaja) pertama di MCU, ketika Layla berubah dengan kostum khusus ketika ia menjadi avatar Taweret. Ia akhirnya menjadi superhero bernama Scarlet Scarab, versi perempuan dari superhero dengan nama sama yang ada dalam komik Marvel.

Meet Jake Lockley

Dan sebagai penutup dari serial yang membingungkan sekaligus menakjubkan ini adalah bagaimana Marvel memberikan semua yang diinginkan oleh penggemar Moon Knight: memperkenalkan identitas ketiga dari Marc dan Steven, yaitu Jack Lockley.

Beberapa episode sebelumnya, penonton sudah digoda dengan kemunculan Jake, walaupun pada akhirnya Diab dan Marvel masih malu-malu. Dan akhirnya kehadiran si ‘sopir taksi’ ini diperlihatkan pada post credit Moon Knight episode 6.

Oscar Isaac sebagai Jake Lockley
via Disney+

Sama seperti versi komiknya, Jake merupakan seorang sopir taksi. Di edisi MCU, Jake mengendarai sebuah limosin lengkap dengan topi baret dan jaket kulit yang menjadi ciri khasnya. Jika Steven berbahasa Inggris, maka Jake digambarkan sebagai orang Spanyol.

Jake hadir sebagai versi yang lebih bengis dibandingkan Marc. Terlihat pada episode kedua dimana Marc memburu orang suruhan Harrow, serta di episode terakhir dimana ia hampir dikalahkan oleh Harrow. Baru pada post credit Marvel menunjukkan wajah Jake yang diselimuti tatapan tajam.

Hadirnya Jake sekali lagi membuktikan bahwa Khonshu sudah lebih dulu tahu betapa rumit dan kompleks kepribadian dari Marc. Dimana ia mengungkapkan bahwa ia sebenarnya sudah mempersiapkan Jake untuk segala hal yang tak bisa dilakukan oleh Marc.

Oscar Isaac sebagai Moon Knight
via Disney+

Kehadiran Jake membuka dimensi dan layer baru yang semakin kompleks dalam kisah Marc dan Steven. Dengan rumor mengenai Moon Knight season 2 sudah mulai bertebaran, tentunya akan sangat disayangkan jika Marvel membawa karakter ini hanya dalam satu serial saja.

Kekuatan narasi dan emosional sekaligus visual apik merupakan daya tarik utama yang ditawarkan oleh serial Moon Knight. Menjadikannya salah satu kisah awal superhero yang dibuat dengan padu dan bukan hanya sekadar pelepas dahaga menceritakan sejarah karakter Moon Knight dalam semesta Marvel yang semakin masif.

Genre: Aksi

Sutradara: Mohamed Diab

Penulis: Jeremy Slater, Danielle Iman

Pemeran: Oscar Isaac, Ethan Hawke, May Calamawy

Rekomendasi Serial TV
9/10

Summary

Kekuatan narasi dan emosional sekaligus visual apik merupakan daya tarik utama yang ditawarkan oleh serial Moon Knight. Menjadikannya salah satu kisah awal superhero yang dibuat dengan padu dan bukan hanya sekadar pelepas dahaga menceritakan sejarah karakter Moon Knight dalam semesta Marvel yang semakin masif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *