Review Film Zack Snyder’s Justice League (2021): Ode bagi Penggemar

Artikel ini berisi spoiler film Zack Snyder's Justice League!

cover Zack Snyder's Justice League

Telah lama ditunggu-tunggu, film Zack Snyder’s Justice League akhirnya dirilis di HBO Go pada 18 Maret lalu. Tak hanya mengembalikan kisah orisinil sang sutradara Zack Snyder, film ini juga menambahkan berbagai adegan dan cerita yang tak ditemukan pada Justice League (2017) dari Joss Whedon.

Tak jauh berbeda dibandingkan film orisinilnya, Zack Snyder’s Justice League menceritakan tentang dunia tanpa Superman (Henry Cavill). Bruce Wayne/Batman (Ben Affleck) dan Diana Prince/Wonder Woman (Gal Gadot) berupaya mengumpulkan pahlawan super untuk menghadapi serangan dari luar Bumi.

Zack Snyder’s Justice League
via HBO

Wayne dan Diana mengunjungi Arthur Curry/Aquaman (Jason Momoa), Victor Stone/Cyborg (Ray Fisher), dan Barry Allen/The Flash (Ezra Miller). Mereka bersatu melawan Steppenwolf yang ingin menggabungkan tiga Mother’s Box. Dan ternyata Steppenwolf hanya bawahan dari sosok kuno berkekuatan besar yang ingin menyerang Bumi.

Kemunculan Darkseid

Dengan tambahan durasi 142 menit, dibandingkan dengan 120 menit durasi orisinilnya, Zack Snyder menghadirkan lebih banyak cerita dan plot yang lebih padat untuk memperjelas keseluruhan cerita. Dan tentu saja, ada banyak perbedaan yang bisa dirasakan dibandingkan versi teater yang dirilis 2017 lalu.

Selain kemunculan Vulko yang diperankan oleh Willem Dafoe, Snyder juga mengungkapkan latar belakang Victor Stone dan Barry Allen. Khusus Barry, ada adegan dimana ia menyelamatkan hidup wanita yang nantinya menjadi kekasihnya, Iris West (Kiersey Clemons). Sedangkan Stone mendapatkan arc yang lebih mengharukan dengan sang ayah.

Darkseid dalam Zack Snyder’s Justice League
via HBO

Tentu saja yang menjadi pembeda antara versi bioskop dengan HBO Go adalah kemunculan Darkseid. Sebelumnya, Steppenwolf menyebutkan bahwa ia bekerja untuk “New Gods” saja. Snyder Cut memperjelas bahwa ia bekerja atas nama Darkseid. Bahkan villain legendaris karya Jack Kirby ini diperlihatkan dalam kilas balik pertempuran di Bumi 2.000 tahun yang lalu.

Plot yang lebih tertata

Cerita yang lebih panjang berdampak pada alur yang semakin jelas. Film ini juga menghilangkan beberapa adegan yang terkesan cringe dan penuh gimmick khas Whedon. Keseluruhan warna film menjadi lebih gelap dengan berbagai pengembangan pada plot yang lebih tertata dibandingkan versi sebelumnya.

Batman dalam Zack Snyder’s Justice League
via HBO

Snyder Cut tak dimaksudkan untuk komedi. Penuh dengan cerita serius dan pendekatan Snyder yang lebih kelam dari kisah superhero DC. Tak ada jokes praktikal atau lelucon bodoh yang tentu saja mengembalikan DC ke akarnya. Masih ingat post credit adu lari The Flash vs Superman?

Sayangnya tak ada penambahan signifikan pada cerita yang ditawarkan. Ada beberapa plot yang bisa dipangkas untuk memperpadat durasi. Sebagian scene yang tak perlu ditambahkan. Apalagi epilogue untuk mengatur sekuel yang kemungkinan besar tak pernah datang.

Ode bagi penggemar

Bukan hanya cerita, tapi nuansa gloomy dan dark khas DC akhirnya kembali. Warna gambar yang lebih gelap serta perubahan teknisi musik menjadi Tom Holkenborg merupakan peralihan yang apik bagi keseluruhan film.

Ray Fisher sebagai Cyborg
via HBO

Tapi Epilogue yang diperlihatkan di akhir film ini terasa sebagai pemanis saja. Termasuk kehadiran dua karakter, Joker dan Martian Manhunter, yang seakan tanpa arti. Lebih sebagai cliffhanger untuk menggaet penonton. Mengingat awalnya Snyder menginginkan Justice League sebagai trilogi.

Tapi secara keseluruhan, film ini tak memiliki arti penting dalam perjalanan DCEU. Terasa layaknya ode bagi penggemar. Sayangnya untuk sebuah film standalone, apalagi dengan durasi yang sangat masif, tak semua karakter superhero mendapatkan arc yang sepadan.

Wonder Woman, Aquaman, dan Cyborg
via HBO

Perjuangan tak kenal lelah membuahkan hasil dari versi awal (atau revisi?) bagi penggemar setia. Zack Snyder’s Justice League membawa plot yang lebih jelas, meski dari segi alur hingga ending masih tetap sama. Film baru dengan lebih banyak durasi, tapi tak membawa perubahan signifikan yang mengesankan.

Rating: 7/10

Genre: Action, Drama

Sutradara: Zack Snyder

Penulis: Chris Terrio), Zack Snyder

Aktor: Henry CavillBen AffleckGal Gadot, Ray Fisher, Jason Momoa, Ezra Miller

Review Film
  • 70%
    Film Oke - 70%
70%

Summary

Perjuangan tak kenal lelah membuahkan hasil dari versi awal (atau revisi?) bagi penggemar setia. Zack Snyder’s Justice League membawa plot yang lebih jelas, meski dari segi alur hingga ending masih tetap sama. Film baru dengan lebih banyak durasi, tapi tak membawa perubahan signifikan yang mengesankan.

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Leave a Reply