Film Talk to Me menawarkan rasa ketakutan yang tak hanya bergantung pada jumpscare, tapi juga menyuntikkan perasaan gelisah melalui visual dan suasana tak menyenangkan yang bikin film ini jadi salah satu pilihan terbaik bagi kamu yang pengen menonton film horror yang berkualitas.
Sinopsis film Talk to Me
Mia (Sophie Wilde) adalah seorang remaja yang masih berkabung atas kematian ibunya. Ia lalu diajak oleh Jade (Alexandra Jensen), sahabatnya dan adik Jade, Riley (Joe Bird) untuk menghadiri sebuah pesta.

Di dalam pesta tersebut, Mia memegang sebuah tangan dan mengucapkan “Talk to Me”. Maka mereka akan mengalami kerasukan. Mereka lalu melanjutkan permainan ini ke malam selanjutnya.
Semua berlangsung menyenangkan sampai Riley mencoba hal ini. Ia malah memberontak hingga menyakiti diri sendiri. Jade yang histeris lalu mencoba melepaskan tangan tersebut, hingga akhirnya mereka lupa untuk mematikan lilin yang mengikat roh.
Merinding hingga akhir
Dari awal hingga akhir, film ini menghadirkan rasa terror yang sama dan bertahan lama setelah kredit akhir bergulir. Menghadirkan ketakutan, bukan hanya melalui penampakan tapi juga pengalaman yang membikin resah atau jumpscare yang tak bisa diprediksi, layaknya Hereditary (2018).

Layaknya A Quiet Place (2018), film Talk to Me langsung dibuka dengan menampilkan kebengisan dan kisah horor yang mencekam. Sehingga membuat penonton langsung mengerti bahaya apa yang dibawa oleh ‘permainan’ tersebut.
Talk to Me punya cerita yang solid dan dekat dengan generasi muda saat ini. Anak muda kerap dipenuhi dengan rasa ingin tahu. Karenanya sebuah narasi tentang kisah mistis yang melibatkan anak-anak muda menjadi relatif terlalu mudah untuk dipersiapkan.
Suasana sepanjang film yang meresahkan serta visual yang menawan mampu membuat penonton duduk gelisah sepanjang film. Penggunaan efek serta biusan suasana menyeramkan tidak hanya membuat takut, tapi juga bisa merinding.

Sophie Wilde tampil dengan luar biasa, menggambarkan kerentanan sekaligus kekuatan Mia dalam menghadapi hal-hal yang menimpanya. Kompleks dan punya cerita coming-of-age yang tepat untuk menambah kedalaman film ini.
Ketakutan yang lebih nyata
Film ini disutradarai oleh Danny dan Michael Philippou. Film horor supranatural ini menandai debut luar biasa yang membuatnya mampu bersaing dengan film lain di genre ini dengan opening yang menawan serta mampu memainkan psikologis penonton.

Di satu sisi, film ini punya formula yang sama dengan film horror lainnya; bagaimana tantangan-tantangan konyol yang dilakukan berhubungan dengan makhluk astral dan supranatural dipermainkan hingga menimbulkan masalah yang mengancam nyawa. Ditambah dengan masuk ke ranah digital dan juga menyinggung tentang anxiety serta rasa kehilangan keluarga yang berat bagi seorang remaja.
Film Talk to Me memang punya banyak formula klise. Tapi eksekusi yang menawan serta membuat cerita yang menarik dan relate dengan kehidupan saat ini membuat horror psikologis yang ditawarkan lebih dekat dengan penonton. Tak heran banyak yang menasbihkan film ini merupakan salah satu film horor terbaik tahun ini.
Genre: Horror
Sutradara: Danny Philippou, Michael Philippou
Penulis Naskah: Danny Philippou, Bill Hinzman, Daley Pearson
Cast: Ari McCarthy, Hamish Phillips, Shopie Wilde

