Categories
Film Review

Review Film Red Notice (2021): National Treasure x Indiana Jones

Netflix kembali mengeluarkan film aksi blockbuster terbarunya. Film Red Notice yang dibintangi oleh trio aksi Hollywood; Dwayne Johnson, Ryan Reynolds, dan Gal Gadot membawa tontonan aksi ber-budget besar mengunjungi belahan dunia dengan premis yang mungkin sudah familiar, dan ya, sekelas film Netflix.

Film ini menceritakan tentang agen FBI John Hartley (Dwayne Johnson) yang mengejar pencuri karya seni Nolan Booth (Ryan Reynolds). Mereka berada di Roma, dimana Booth sedang mengincar satu dari tiga telur emas yang sebelumnya dimiliki oleh Cleopatra.

Dwayne Johnson, Gal Gadot, dan Ryan Reynolds
via Netflix

Sayangnya hanya ada dua telur yang pernah ditemukan, di mana seorang pembeli dari Mesir akan membayar $ 1 miliar untuk ketiga telur yang lengkap. Dan ternyata hanya Booth yang mengetahui di mana letak telur ketiga disembunyikan.

Pencuri seni paling dicari di dunia, Bishop (Gal Gadot) turut serta dalam pencarian telur emas tersebut. Bishop menjebak Hartley dan Booth sehingga mereka dikurung dalam sebuah penjara terpencil di Rusia. Hartley akhirnya bekerja sama dengan Booth untuk mengalahkan Bishop demi membersihkan namanya.

Plot yang berantakan

Netflix menggandeng sutradara Rawson Marshall Thurber dalam film aksi berskala global dengan didukung oleh tiga bintang Hollywood yang mentereng saat ini. Tapi eksekusi yang lemah dan membingungkan masih menjadi penghalang bagi sekelas film-film Netflix, tak terkecuali film ini.

Nolan Booth dan John Hartley dalam film Red Notice
via Netflix

Sejak awal, premis yang ditawarkan tak cukup kuat untuk membuat film ini maju dari adegan ke adegan selanjutnya. Third act bahkan memiliki nuansa sangat berbeda dari keseluruhan film. Bagaikan akhir yang jomplang milik Once Upon a Time in Hollywood (2019), tapi tanpa keseruan yang sama.

Keseruan mungkin bisa didapatkan dari aksi kejar-kejaran atau baku hantam yang lumrah untuk sekelas film heist. Tapi tidak ada ketegangan yang memikat ketika karakter utama mendapatkan petunjuk atau memecahkan misteri. Terlihat datar, sama seperti posternya di mana tiga karakter utama di depan latar merah yang terkesan membosankan.

BACA JUGA  10 Momen Penting dalam Trailer Tenet, Film Epik Baru Christopher Nolan

Kombinasi Johnson dan Reynolds di atas kertas seharusnya bisa lebih banyak menghibur. Apalagi celetukan Reynolds yang khas seperti karakternya di Deadpool (2016) atau Free Guy (2021). Sayang cerita yang sudah usang diperparah plot yang sering terlihat miss membuat keduanya tak bisa bersinar.

Ryan Reynolds sebagai Nolan Booth
via Netflix

Film ini dimaksudkan untuk memberikan latar bagi film kedua atau ketiga. Tapi ringkasan panjang lebar dari kehidupan mereka terasa dangkal dan muncul tanpa keterikatan emosional hingga akhir cerita. Bahkan chemistry antara Dwayne Johnson dan Gal Gadot terkesan awkward dan datang tiba-tiba.

Gabungan berbagai film?

Meskipun disebut sebagai film orisinil, namun penggemar film aksi tentunya tak bisa lepas dari referensi yang bisa ditemukan pada film ini. Thurber seperti memasukkan bagian-bagian dari Gladiator (2000), Raiders of the Lost Ark (1981) hingga National Treasure.

Ryan Reynolds dan Dwayne Johnson
via Netflix

Selain plot yang usang, ambience yang ditawarkan oleh film ini terasa berantakan. Menggabungkan nuansa heist seperti Ocean Eleven, musik khas petualangan gaya Indiana Jones, serta skala besar karya-karya Michael Bay, semuanya ditabrakkan dengan budget besar khas Netflix.

Proses syuting dilakukan di berbagai negara di lima benua. Ada Roma, Rusia, Argentina, hingga Bali, meski hanya digambarkan dalam satu pulau tak berpenghuni. Tapi setidaknya ada logo Brimob yang menandakan bahwa latar kali ini berada di Indonesia.

Red Notice di Bali
via Netflix

Sebagian besar biaya pembuatan sepertinya digunakan untuk budget CGI yang masih terasa fake. Beberapa adegan memang menggunakan latar asli, tapi sebagian yang lain terlihat layaknya latar digital yang dibuat lebih terang. Lalu buat apa syuting di berbagai negara?

‘Film khas Netflix’

Tak sedikit yang membandingkan film Red Notice dengan film aksi petualangan maupun thriller keluaran tahun 80-an atau 90-an; penuh baku tembak dan mengandalkan kekuatan para pemeran utama untuk menggaet penonton.

BACA JUGA  Review Vinland Saga Episode 1-3: Anime Viking yang Epik
Nolan Booth, John Hartley, dan Bishop
via Netflix

Tapi untuk urusan film aksi yang berkualitas bukan hanya bintang film kenamaan dan rangkaian aksi dari awal hingga akhir. Kekuatan narasi, penceritaan gaya baru, karakter yang relatable, dan ditambah dengan formula adegan yang menegangkan bisa membuat film menjadi lebih melekat di ingatan.

Netflix memang telah menghabiskan banyak uang untuk film-film aksi yang dipercaya bisa menghibur, seperti Bright (2017) dan 6 Underground (2019). Bahkan film Red Notice membuat Dwayne Johnson dan Ryan Reynolds menjadi aktor dengan pendapatan terbesar 2020 lalu.

Untuk urusan menghibur tak perlu diragukan lagi. Hanya saja cerita yang terlampau ringan masih menjadi celah untuk diperdebatkan. Netflix menghadirkan film yang bisa ditonton di rumah tanpa harus memikirkan banyak plot yang membingungkan. Dan waktu pun berlalu.

Gal Gadot dalam film Red Notice
via Netflix

Film Red Notice bisa menjadi tontonan bagi kamu yang menginginkan film aksi kejar-kejaran, petualangan yang tak butuh banyak latar belakang, dan Gal Gadot. Tapi sebagian lainnya mungkin menganggap film ini membosankan dan dengan mudah terlupakan.

Genre: Aksi, Thriller

Sutradara: Rawson Marshall Thurber

Penulis: Rawson Marshall Thurber

Pemeran: Dwayne Johnson, Ryan Reynolds, Gal Gadot

Rekomendasi Film
6/10

Summary

Film Red Notice bisa menjadi tontonan bagi kamu yang menginginkan film aksi kejar-kejaran, petualangan yang tak butuh banyak latar belakang, dan Gal Gadot. Tapi sebagian lainnya mungkin menganggap film ini membosankan dan dengan mudah terlupakan.

By Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Leave a Reply