Categories
Film Review

Review Deadpool 2: Pembunuh Bayaran yang Hadir lebih Menyenangkan dan Menyentuh

Singkat, padat dan Deadpool. Inilah yang tergambar dalam Deadpool 2 yang kembali dimainkan oleh Ryan Reynolds sebagai Merc with a Mouth dan juga bertindak sebagai penulis naskah. Tidak adanya cameo Stan Lee pada film ini tidak serta merta menandakan bahwa Deadpool 2 bukanlah film Marvel. Cerita dan akting Ryan Reynolds sebagai Wade Wilson membuat film ini kaya dengan ciri khas Marvel: penuh aksi, menyentuh, dan menghibur.

Dalam beberapa kesempatan wawancara, entah Ryan Reynolds yang memang tidak bisa lepas dari karakter Deadpool atau Wade Wilson yang dibuat sedemikian mirip dengan Reynolds, film kedua ini kembali menegaskan kenapa Reynolds pantas memerankan anti-hero Marvel ini.

Ryan Reynolds sebagai Deadpool pada review Deadpool 2
via Marvel

Deadpool 1 memang menjelaskan tentang asal muasal Deadpool dan keikutsertaannya dalam kancah dunia pembunuh bayaran. Untuk Deadpool 2, penonton akan dibuat kenal lebih dekat dan mengarungi pemikiran sosok pahlawan bermulut besar Marvel dengan semua lelucon khasnya.

Avengers dan Marvel menjadi salah satu pondasi besar lelucon yang dilontarkan. Hingga akhirnya kembali lagi ke X-Men, aktor dan aktris Hollywood sampai Ryan Reynolds sendiri tak luput dari lelucon film kedua ini. Satu momen akan membuat penonton terkejut berkaitan tentang kemampuan Fox untuk menyewa lebih banyak siswa School for Gifted Youngsters yang sering dibicarakan Deadpool pada film pertama.

Tentunya, dalam sebuah sekuel, cerita di film pertama menjadi landasan besar untuk membangun plot cerita film kedua ini. Meskipun tidak begitu berpengaruh, tapi beberapa lelucon dan cerita dalam film ini berkaitan dengan film pertama. Beberapa karakter lama seperti Colossus, Negasonic Teenage Warhead dan pengemudi taksi andalan Deadpool, Dopinder, kembali hadir menyatu dengan Zazie Beetz yang memerankan Domino dan Josh Brolin yang istirahat setelah mengumpulkan Infinity Gauntlet sebagai Cable.

BACA JUGA  Siapa Itu Illyana Rasputin, Karakter Magik dalam New Mutants
Negasonic Teenager Warhead bersama Deadpool
via Marvel

Wade Wilson akan kembali hadir dengan tugasnya menjadi pembunuh bayaran. Dan dalam perkembangan ceritanya, film ini mengungkit satu hal yang mungkin tidak terpikirkan oleh anti-hero yang hanya bertarung dan membuat lelucon seperti Deadpool, yaitu bagaimana memiliki sebuah keluarga.

Yap, film ini memang film tentang keluarga. Meskipun memiliki rating R untuk Dewasa dan dihiasi dengan adegan gore (pastikan Anda bersiap ketika ingin makan saat menonton film ini), Deadpool 2 memiliki tema tentang keluarga. Inilah yang menjadikan Deadpool 2 seperti lebih Marvel dibandingkan film pertamanya.

Ryan Reynolds akan membawakan Wade Wilson yang hanya sedikit lebih serius dibandingkan film pertamanya. Merc with a Mouth pada film kedua ini akan mengeksplorasi bagaimana karakteristik dan alur cerita Deadpool, bertumpu pada karakter komiknya. Bahkan, orientasi seksual Deadpool yang disebut sebagai Panseksual dihadirkan dalam film penuh aksi kocak dan romansa ini.

Deadpool dan Collos pada Deadpool 2
via Marvel

Adegan aksi penuh darah dan pertarungan CGI juga kembali ditampilkan untuk mempertegas rating R film ini. Tapi jangan salah, film ini tidak hanya mengisahkan bagaimana Deadpool membunuh lawan-lawannya dengan bantuan mulut besarnya, adegan penuh pesan moral dan slow motion menjadi salah satu cara Deadpool 2 untuk membuat penonton duduk tenang di kursinya.

Deadpool 2 memang tidak begitu memiliki perubahan pada plot atau cerita dengan twist yang penuh kejutan. Untuk film superhero dengan rating R, Deadpool 2 dibuat seringan mungkin, lebih mementingkan ide ‘menghibur’ dan ‘menyenangkan’ dibandingkan menghadirkan plot kompleks dan cerita yang rumit. Penonton akan disuguhkan dengan cerita pahlawan super layaknya film superhero lainnya.

Meskipun memiliki plot cerita dengan alur yang lebih pasti, Deadpool 2 masih menggunakan formula pahlawan yang sudah sering dibuat: perkenalan tokoh dan alur cerita, keterpurukan tokoh utama, sampai akhirnya datangnya bantuan untuk mengalahkan musuh masih menjadi bagian naskah film ini. Memang, untuk film yang ditujukan sebagai hiburan, formula ini menjadi salah satu alur pasti yang mesti digunakan.

BACA JUGA  Film-Film Disney yang akan Tayang 2018 Mendatang
Deadpool dengan pose X-Force
via Marvel

Salah satu pembeda yang membuat penonton teringat dengan Deadpool 2 adalah bagaimana Ryan Reynolds dan penulis film ini menghadirkan post-credit yang benar-benar segar dan lain dari biasanya. Bahkan, bisa dibilang post-credit Deadpool 2 memiliki daya tarik tersendiri yang mampu membuat penonton terhibur sampai akhir film.

Untuk keseluruhan, penggemar komik Deadpool sepertinya dibuat tidak terlalu kecewa dengan hadirnya Deadpool 2. Film yang dibuat lebih segar dengan cameo yang berlimpah ini memberikan 116 menit yang menyenangkan dan menjawab ekspektasi yang diberikan oleh gencarnya promo film ini di media sosial.

Rating
  • Rating Film
3.8

Kesimpulan

Penggemar komik Deadpool sepertinya dibuat tidak akan kecewa dengan Deadpool 2. Film ini lebih segar dengan cameo yang berlimpah dan memberikan 116 menit yang menyenangkan serta menjawab ekspektasi yang tinggi setelah gencarnya promo film ini di media sosial.

Sending
User Review
4 (1 vote)

By Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Leave a Reply