Review Film Madame Web (2024): Tanjakan Terjal Kontinuitas Sony

Film Madame Web merupakan entry terbaru bagi Sony yang ingin mengembangkan semesta karakter Spider-Man setelah Venom dan Morbius (2021). Tapi ceritanya yang tak terlalu solid dan editing yang buruk bikin upaya Sony menemui tanjakan terjal.

Sinopsis film Madame Web

Cassandra “Cassie” Webb adalah seorang paramedis yatim piatu, dimana ibunya meninggal saat melahirkannya ketika sedang menyelidiki tentang racun laba-laba di tengah hutan Amazon, Peru. Terjatuh ke sungai dan ditolong oleh temannya, Ben Parker (Adam Scott), ia mendapat penglihatan aneh.

Dakota Johnson sebagai Cassandra Webb
via Sony

Setelah itu, ia mulai menyadari déjà vu yang dilihatnya menjadi kenyataan. Ia lalu bertemu dengan tiga remaja, Julia Cornwall (Sydney Sweeney), Mattie Franklin (Celeste O’Connor), dan Anya Corazon (Isabela Merced) yang di dalam penglihatannya akan dibunuh oleh seseorang.

Mereka diburu oleh Ezekiel Sims (Tahar Rahim) yang mengetahui bahwa ketiga remaja tersebut bakal menjadi superhero yang akan membunuhnya. Cassie lalu membawa ketiganya melarikan diri dari Ezekiel.

Prekuel Spider-Man

Film Madame Web merupakan kelanjutan dari semesta Spider-Man atau Sony’s Spider-Man Universe (SSU) yang sebelumnya telah merilis dua iterasi Venom serta Morbius (2021). Cerita dan hasil di film ini bukan kontinuitas yang diinginkan oleh Sony setelah Morbius yang flop di pasaran.

Film ini memperkenalkan Dakota Johnson sebagai Cassandra Webb sebagai karakter dari semesta Spider-Man yang bisa melihat masa depan. Tentu saja dengan latar waktu tahun 2000-an, kemungkinan besar untuk mengiringi kisah Peter Parker (Tom Holland) dan Eddie Brock (Tom Hardy) nantinya.

Dakota Johnson di film Madame Web
via Sony

Dengan latar waktu yang jauh dari hingar bingar si Manusia Laba-Laba, ceritanya masih belum solid dari ekspektasi sebuah tontonan superhero. Aksi dan kualitas CGI-nya juga patut dipertanyakan. Begitu pula dengan editing dan camerawork yang memusingkan di beberapa adegan.

Plotnya memang tak begitu susah dimengerti, namun progres plot yang tiba-tiba dan kurang smooth bikin film ga terlalu solid dari segi cerita. Apa karena ada empat penulis yang mengembangkan film ini? Yah, susah untuk membandingkan mana yang lebih buruk antara film ini atau Morbius.

Yang lebih mengecewakan yaitu tone dan editing di film ini jauh dari kata menawan. Bahkan tak ubahnya seperti drama thriller dengan budget b-movie yang dirilis akhir 90-an dan awal 2000-an. Atau sebenarnya Sony memang ingin membawa nuansa tersebut dalam film ini?

Dakota Johnson sebagai Cassandra Webb dan Sydney Sweeney sebagai Julia
via Sony

Chemistry antara tokoh Webb dan ketiga karakter lainnya; Julia, Mattie, dan Anya, terasa cukup solid di tengah kekurangan dari sisi plot dan editing. S.J. Clarkson sebagai sutradara tetap memberikan beban cerita kepada Webb, di mana ketiga wanita lainnya di film ini masih belum mendapatkan kekuatannya.

Easter eggs Peter Parker

Menggunakan latar jauh sebelum kemunculan Spider-Man, ada banyak cerita yang bisa digali lebih dalam. Termasuk bagaimana Cassie menjadi Madame Webb dan hubungannya dengan ketiga karakter wanita di semesta Spider-Man tersebut.

Julia yang diperankan oleh Sydney Sweeney nantinya akan menjadi Spider-Woman sekaligus Madame Web kedua. Sementara Mattie (Celeste O’Connor) yang merupakan keponakan J. Jonah Jameson ini adalah Spider-Woman ketiga. Sedangkan Anya nantinya akan menjadi Spider-Girl.

Namun film ini fokus membahas bagaimana Cassie mengetahui kekuatannya memprediksi masa depan dan berada di tempat berbeda dalam satu waktu. Sedangkan Julia, Mattie, dan Anya masih dalam masa remaja dan jauh dari kekuatan mereka.

Isabel Merced, Dakota Johnson, Syndey Sweeney, dan Celeste O'Connor di film Madame Web
via Sony

Dibandingkan Morbius, film ini menyematkan lebih banyak easter egg bagi penggemar garis keras Spider-Man. Selain tiga karakter utama, ada banyak karakter lain yang berhubungan dengan Peter Parker, lengkap dengan referensi “with great power comes great responsibility” yang disadur khusus untuk film ini.

Film Madame Web dirilis tanpa adegan post credit yang menjadi ciri khas sebuah film superhero saat ini. Namun menarik untuk dinanti apakah keempat karakter utama di film ini akan melanjutkan peran mereka di film Spider-Man milik Sony selanjutnya.

Bagi penonton khusus yang ingin melihat cerita prekuel dari semesta Spider-Man, film ini punya daya tarik tersendiri. Namun jangan biarkan ekspektasi sebuah film superhero sekelas Venom atau entitas Marvel lainnya menjadi patokan ketika menonton film ini.

Genre: Aksi

Sutradara: S. J. Clarkson

Penulis Naskah: S. J. Clarkson, Matt Sazama, Burk Sharpless, Claire Parker, 

Pemain: Dakota Johnson, Sydney Sweeney, Isabela Merced

Avatar photo
Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Articles: 889

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *