Review Film Hidden Strike (2023): Coba Kembalikan Keseruan Aksi Jackie Chan

Film Hidden Strike menggabungkan slapstick ala Jackie Chan dengan bacotan khas John Cena yang sayangnya baru membuahkan hasil di paruh kedua. Punya potensi besar, tapi akhirnya tertutup oleh plot standar hingga CGI yang kasar. 

Sinopsis film Hidden Strike

Lao Fen (Jackie Chan) merupakan tentara bayaran yang akan mengantarkan sekelompok pengungsi melewati Lembah Kematian di Baghdad ke Green Zone, atau tempat aman. 

Jackie Chan dan John Cena di film Hidden Strike
via XYZ Films

Tapi rombongan mereka dicegat oleh Owen (Pilou Asbæk) yang ingin menangkap seorang profesor pemilik kunci kilang minyak yang ikut serta dalam rombongan tersebut. Mereka ingin mencuri berton-ton minyak dari kilang ke sebuah kapal. 

Chris van Horne (John Cena) yang semula ikut dengan Owen akhirnya membelot setelah tahu bahwa Owen telah membunuh adiknya. Ia bersama Lao bahu membahu untuk mencegah Owen dan kelompoknya melakukan pencurian minyak terbesar sepanjang sejarah. 

Baru menarik di paruh kedua

Lambat panas! Mungkin inilah yang tepat menggambarkan apa yang terjadi di film aksi komedi terbaru Jackie Chan dan John Cena ini. Padahal keduanya punya potensi untuk bikin film ini menyenangkan dengan gaya komedi dan adegan khas Jackie Chan. 

Jackie Chan dan John Cena di film Hidden Strike
via XYZ Films

Jackie harus menggiring penonton ke cerita tentang kesiapan dua tentara untuk menghentikan perampokan minyak terbesar di dunia. Pertengahan awal dibuat serius dengan plot yang tebal untuk memperkenalkan masing-masing kelompok dalam film ini. Terlampau serius dan berat. 

Film ini seakan-akan siap membawa penonton ke ranah genre crime/heist yang kompleks. Apalagi visualnya yang dipenuhi oleh CGI untuk menampilkan area padang pasir yang gersang serta bangkai mobil dan asap yang memenuhi langit. 

via XYZ Films

Barulah ketika karakter Dragon dan Chris bertemu, keseruan pecah. Gelak tawa penonton mulai cair dengan komedi situasi dan interaksi dari dua aktor yang sama-sama dikenal dengan kepiawaian improvisasinya. 

Kombo Chan-Cena mengangkat film yang terasa kurang padat. Dimana cerita dengan plot khas buddy-cop yang mudah tertebak, deretan karakter yang datar dan tak punya daya tarik tambahan, diperparah dengan CGI yang terasa kasar. 

Layaknya film aksi-komedi biasa

Dengan bertambahnya usia, tak ada lagi stunt menantang maut yang menjadi ciri khas Jackie Chan. Mengingat umurnya yang sekarang menginjak 69 tahun. Tapi kakek satu ini masih terlihat fit dan mampu mengimbangi kekuatan dan aura ‘kasar’ namun lovable dari Cena.

John Cena di film Hidden Strike
via XYZ Films

Lupakan ekspektasi film lama Jackie Chan yang meledak-ledak dan penuh stunt asli yang mencengangkan. Sang legenda masih menghibur dengan aksi dan komedi slapstick di berbagai adegan, tapi tak mampu mengangkat keseluruhan film. Lebih mirip dengan film terbarunya, Ride On (2023). 

Film Hidden Strike mungkin hanya bisa memberikan sepertiga dari keseruan karya-karya Jackie Chan di era 80-an sampai 90-an. Belum lagi chemistry dengan Cena masih belum sempat digali, meski memang yang tak bisa disandingkan dengan koplaknya interaksi Jackie dengan Chris Tucker di film Rush Hour (1998).

Chunrui Ma dan Jackie Chan di film Hidden Strike
via XYZ Films

Seperti kebanyakan film di tahun 2020-an, Hidden Strike ditutup dengan potensi adanya sekuel di masa mendatang. Kemungkinan yang bisa saja terjadi menunggu capaian box office film ini.

Film Hidden Strike bergantung banyak dengan CGI serta chemistry dengan Chan dan Cena yang baru bisa ditemukan di paruh kedua film. Berupaya mengembalikan keseruan aksi komedi khas Jackie Chan, tapi bagaikan kehilangan nyawa yang membuat film ini terasa kaku dan artifisial. 

Genre: Komedi Aksi

Sutradara: Scott Waugh

Penulis Naskah: Arash Amel

Pemeran: Jackie Chan, John Cena

Avatar photo
Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Articles: 889

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *