Review Film Guru-Guru Gokil (2020): Sekilas Kisah Tentang Guru

Kapan lagi liat Dian Sastrowardoyo jadi guru yang jerawatan?

cover film Guru-Guru Gokil

Film Guru-Guru Gokil melewatkan penayangan di bioskop akibat penutupan bioskop karena pandemik COVID-19. Dengan nama Awesome Teacher, film yang disutradarai oleh Sammaria Simanjuntak ini mulai ditayangkan di Netflix sejak 17 Agustus 2020.

Film ini menceritakan tentang Taat Pribadi (Gading Marten), anak dari seorang guru senior yang menjajal hidup di kota untuk mendapatkan uang. Segala cara dilakukan untuk menjadi kaya. Tak sukses (a.k.a kehabisan uang), dia akhirnya kembali pulang ke kampung halamannya.

Gading Marten, Asri Welas, dan Faradina Mufti
via Netflix

Di kampung, Taat melihat lowongan untuk bekerja di sebuah kapal pesiar. Namun untuk bisa masuk, dia harus membayar puluhan juta. Taat terpaksa harus menjadi guru, profesi yang dibencinya. Takdir membawanya menjadi guru pengganti di sekolah tempat ayahnya mengajar.

Taat menemukan susahnya untuk menjadi seorang guru. Masalah datang ketika gaji guru yang akan dibagikan keesokan harinya, termasuk uang pensiun ayahnya, dicuri oleh sekelompok penjahat di depan mata kepalanya sendiri. Dia dan beberapa guru lain pun berusaha untuk menemukan uang tersebut.

Sekelumit kisah tentang guru

Premis yang ditonjolkan pada trailer adalah kehidupan guru-guru yang berada di sebuah sekolah di pedesaan. Memang tema besar yang diangkat adalah bagaimana karakter utama Taat masuk ke dunia pendidikan dan menjadi seorang guru. Dibuat segar dibandingkan film sekolah yang hanya fokus pada percintaan remaja.

Faradina Mufti di film Guru-Guru Gokil
via Netflix

Tapi di pertengahan cerita, ada banyak subplot yang tersaji. Mulai dari kisah romansa Taat dengan Rahayu yang diperankan oleh Faradina Mufti, serta cerita tentang uang gaji yang dicuri penjahat terasa lebih mendominasi. Bahkan hingga akhir, kehidupan guru sebagai tenaga pengajar tak terlalu banyak diperlihatkan.

Ada banyak karakter menarik yang harusnya mendapatkan lebih banyak cerita, Termasuk Nirmala yang diperankan oleh Dian Sastrowardoyo. Tidak hanya berperan sebagai produser, Dian juga mengambil karakter yang berbeda dengan perawakannya di film-film sebelumnya: seorang guru yang hamil dan jerawatan.

Gading Marten di film Guru-Guru Gokil
via Netflix

Adegan demi adegan berjalan selayaknya kebanyakan film komedi Tanah Air dengan fragmen-fregmen yang diselingi dengan komedi. Masih menyenangkan dengan berbagai celetukan menambahkan kesan ringan di dalam film. Tapi secara keseluruhan, penempatannya terkadang dipaksakan dan kurang mengena.

Ditelan momen

Awalnya Guru-Guru Gokil direncanakan untuk tayang pada bulan puasa, tepatnya April 2020. Namun pandemik COVID-19 membuat rencana itu tak terlaksana. Meski pada akhirnya ditayangkan di Netflix, tapi bisa dibilang momen yang dihadirkan di dalam film kurang terasa. Seperti latar bulan puasa yang ada dalam film.

Gading Martin dan Boris Bokir
via Netflix

Bukan hanya momen di dalam cerita, masih banyak plot yang seharusnya bisa dieksplorasi untuk memberikan cerita yang lebih berwarna. Beberapa karakter sekadar numpang lewat layaknya pemeran pendukung tanpa perkenalan yang lebih dalam, termasuk sosok penjahat dalam film ini.

Plot mengalir cukup dinamis dari awal hingga akhir. Tapi terasa monoton dan kehilangan daya tarik ketika memasuki pertengahan cerita. Premis yang segar kurang bisa dimanfaatkan dengan apik. Terlebih dengan penyelesaian yang kurang mengena. Tak begitu berbekas ketika credit roll sudah bergulir.

pemeran film Guru-Guru Gokil
via Netflix

Namun secara keseluruhan, kehadiran film Guru-Guru Gokil menawarkan cerita baru yang jarang dieksplorasi film Indonesia lainnya. Cerita yang ringan menjadi kekuatan dalam membawa kisah sang guru dengan semua problematikanya. Tapi sayang plot yang tumpang tindih berbalut komedi yang terasa hambar jika tetap ditampilkan sebagai film layar lebar.

Rating: 6/10

Genre: Komedi, Drama

Sutradara: Sammaria Simanjuntak

Penulis: Rahabi MandraTanya Yuson

Pemeran: Gading Marten, Faradina Mufti, Dian Sastrowardoyo

Review Film
  • 6/10
    Film Oke - 6/10
6/10

Summary

Secara keseluruhan, kehadiran film Guru-Guru Gokil menawarkan cerita baru yang jarang dieksplorasi film Indonesia lainnya. Cerita yang ringan menjadi kekuatan dalam membawa kisah sang guru dengan semua problematikanya. Tapi sayang plot yang tumpang tindih berbalut komedi yang terasa hambar jika tetap ditampilkan sebagai film layar lebar.

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.