Film Indonesia Terbaik di Netflix

Di era digital ini penayangan film tidak hanya bisa dilakukan di bioskop dan televisi saja. Sebuah platform digital seperti Netflix juga bisa jadi alternatif. Banyak film atau serial drama kelas dunia yang ditayangkan di platform digital ini. Film Indonesia pun juga mendapatkan tempat dan respon yang baik dari penonton di Netflix. Berikut Film Indonesia Terbaik di Netflix versi Mariviu.

1. Pintu Terlarang (2009)

Sutradara : Joko Anwar
Pemeran : Fachri Albar, Marsha Timothy, Ario Bayu
Durasi : 115 Menit

Film ini menceritakan tentang Gambir (Fachry Albar), seorang seniman patung yang memiliki kehidupan sempurna. Ia sukses, memiliki seorang istri yang cantik dan banyak teman. Patung buatan Gambir membuat kagum banyak orang berkat camput tangan Talyda (Marsha Timothy), istri Gambir.

via Lifelike Pictures

Pada patung wanita hamil buatannya, berisi janin yang dimasukkan ke dalam masing-masing perut patung. Ini semua berawal ketika Talyda melakukan aborsi karena hamil di luar nikah bersama Gambir. Dan suatu hari, ia menemukan sebuah pintu tersembunyi di dalam rumahnya. Namun sang istri melarangnya masuk ke dalam pintu tersebut. Sampai suatu hari ia menemukan pesan permintaan tolong  yang membuat dirinya semakin ingin tahu dengan rahasia di balik pintu tersebut.

2. Modus Anomali (2011)

Sutradara : Joko Anwar
Pemeran : Rio Dewanto, Hannah Al Rasyid, Izzati Amara
Durasi : 87 Menit

Seorang laki-laki yang sedang berlibur dengan istri dan kedua anak mereka di sebuah kabin di hutan dikejutkan dengan kedatangan seorang tamu tak diundang. Sebelum dia menyadari apa yang terjadi, laki-laki itu mendapati dirinya terpisah dari keluarganya.

via Lifelike Pictures

Ketika dia mulai menemukan beberapa jam alarm yang tersebar di hutan itu, dia tiba-tiba harus berpacu dengan waktu jika ingin bertemu dengan keluarganya kembali. Sementara itu, di hutan juga sedang berlibur satu keluarga lain, yang mungkin berkaitan dengan keanehan yang sedang ia alami.

3. Sang Penari (2011)

Sutradara : Ifa Isfansyah
Pemeran : Prisia Nasution, Dewi Irawan, Oka Antara
Durasi : 111 Menit

Film ini menceritakan kisah cinta tragis seorang pemuda desa dengan seorang penari ronggeng baru di desa kecilnya yang dirundung kemiskinan, kelaparan, dan kebodohan di Indonesia tahun 1960-an yang penuh gejolak politik. Film ini merupakan film adaptasi kedua dari novel tersebut setelah film Darah dan Mahkota Ronggeng (1983).

via Salto Films

Sang Penari membutuhkan dua tahun penelitian untuk menyajikan konteks sejarah dengan lebih baik, termasuk Gerakan 30 September dan peristiwa pembantaian anti-komunis yang mengikutinya.

4. 5 cm (2011)

Sutradara : Rizal Mantovani
Pemeran : Herjunot Ali, Raline Shah, Fedi Nuril, Pevita Pearce, Denny Sumargo, Saykoji
Durasi : 125 Menit

Genta, Arial, Zafran, Riani, dan Ian sepakat untuk berpisah sementara dan tidak berkomunikasi selama 3 bulan. Itu bukanlah hal yang mudah, mengingat mereka selalu bersama.

via Soraya Intercine Films

Merayakan pertemuan mereka setelah 3 bulan berpisah, kelima sahabat ini merencanakan sebuah perjalanan yang penuh dengan impian dan tantangan.

5. Cahaya dari Timur: Beta Maluku (2014)

Sutradara : Angga Dwimas Sasongko
Pemeran : Chicco Jerikho, Shafira Umm, Abdurrahman Arif
Durasi : 150 Menit

Film Cahaya Dari Timur: Beta Maluku sejak awal mengambil pilihan untuk menghadirkan gambaran kondisi yang sebenarnya berdasarkan cerita. Pendekatan sosial budaya dan akurasi fakta menjadi elemen penting dalam pengerjaan film ini. Sani Tawainella (Chicco Jericho) ingin menyelamatkan anak-anak di kampungnya dari konflik agama yang terjadi di Ambon melalui sepak bola.

via Visinema Pictures

Di tengah kesulitan hidup serta pilihan antara keluarga atau tim sepak bolanya, Sani ditugaskan membawa timnya mewakili Maluku di kejuaraan nasional. Namun keputusannya membaurkan anak-anak yang berbeda agama dalam satu tim justru menyebabkan perpecahan.

6. Tabula Rasa (2014)

Sutradara : Adriyanto Dewo
Pemeran : Jimmy Kobogau, Yayu Unru, Ozzol Ramdan
Durasi : 107 Menit

Hans adalah seorang pemuda dari Serui, Papua, yang mempunyai mimpi menjadi pemain bola profesional. Namun nasib berkata lain, dan ketika Hans hampir kehilangan harapannya untuk hidup, ia bertemu dengan Mak, pemilik rumah makan Padang (lapau). Di tengah perbedaan Hans dan Mak, mereka menemukan persamaan.

via Lifelike Pictures

Makanan merupakan iktikad baik untuk bertemu. Lewat makanan dan masakan, Hans kembali menemukan mimpi dan semangat hidup.

7. Athirah (Emma!) (2016)

Sutradara : Riri Riza
Pemeran : Cut Mini Theo, Christoffer Nelwan, Tika Bravani
Durasi : 77 Menit

Kehidupan Athirah goyah ketika suaminya mengawini perempuan lain. Dalam lingkup budaya yang memungkinkan ini terjadi dan tanpa ruang bagi perempuan untuk bisa menolak, Athirah bergulat melawan perasaannya demi mempertahankan keutuhan keluarganya.

via Miles Films

Sementara itu, anak laki laki tertuanya, Ucu (Jusuf Kalla), tidak tahu pada siapa ia harus berpihak. Ibunya adalah orang yang dicintainya, penuh kesabaran dan kebaikan hati, sementara Bapaknya tetap menjadi sosok yang ia kagumi.

8. Cek Toko Sebelah (2017)

Sutradara : Ernest Prakasa
Pemeran : Ernest Prakasa, Dion Wiyoko, Chew Kinwah
Durasi : 98 Menit

Ide cerita film ini dibuat berdasarkan pada realita etnis Tionghoa. Saat anak beranjak dewasa, kuliah yang tinggi, mirisnya ujung-ujungnya bekerja di toko orang tuanya sendiri. Permasalahan dimulai ketika orang tua mereka jatuh sakit dan si adik diminta untuk mewarisi usaha keluarga tersebut.

via Kharisma Starvision Plus

Si adik yang memiliki pekerjaan yang mapan enggan untuk mewarisinya sementara si kakak yang hanya bekerja sebagai fotographer serabutan merasa tidak dipercaya untuk mewarisi usaha keluarga tersebut karena masa kelam setelah ibu mereka meninggal.

9. Pengabdi Setan (2017)

Sutradara : Joko Anwar
Pemeran : Tara Basro, Dimas Aditya, Bront Palarae
Durasi : 107 Menit

Dibuka dengan masalah finansial keluarga ketika Mawarni (sang ibu) jatuh sakit dan tidak bisa bangkit dari tempat tidur hingga akhirnya meninggal. Teror dimulai ketika sosok mirip ibu mulai menghantui keluarga tersebut.

via Rapi Films

Suara lonceng dan lagu “Malam Kelam” yang ia nyanyikan menjadi penanda kehadiran tokoh ibu dalam film Pengabdi Setan.

10. Posesif (2017)

Sutradara : Edwin
Pemeran : Putri Marino, Adipati Dolken, Yayu Unru
Durasi : 102 Menit

Hidup Lala jungkir balik. Bukan karena loncatan indahnya dari menara sepuluh meter, bukan pula karena ayahnya yang melatihnya dengan keras, tapi karena cinta pertamanya. Yudhis, murid baru di sekolahnya, berhasil menjebak hati Lala hanya untuknya. Di tahun terakhir SMA-nya, Lala ditarik keluar dari rutinitas lamanya. Hidupnya tak lagi melulu melihat birunya air kolam renang atau kusamnya dinding sekolah.

via Palari Films

Lala percaya cinta telah membebaskannya, sebab Yudhis selalu sigap menghadirkan pelangi asal Lala berjanji selamanya bersama. Namun perlahan Lala dan Yudhis harus menghadapi bahwa kasih mereka bisa hadirkan kegelapan. Cinta Yudhis yang awalnya tampak sederhana dan melindungi ternyata rumit dan berbahaya. Janji mereka untuk setia selamanya malah jadi jebakan. Lala kini mengambang dalam pertanyaan: apa artinya cinta? Apakah seperti loncat indah, yang bila gagal, harus ia terus coba lagi atas nama kesetiaan? Ataukah ia hanya sedang tenggelam dalam kesia-siaan?

11. Bumi Manusia (2019)

Sutradara : Hanung Bramantyo
Pemeran : Iqbaal Ramadhan, Mawar Eva de Jongh, Sha Ine Febriyanti
Durasi : 181 Menit

Ini adalah kisah dua anak manusia yang meramu cinta di atas pentas pergelutan tanah kolonial awal abad 20. Inilah kisah Minke dan Annelies. Cinta yang hadir di hati Minke untuk Annelies, membuatnya mengalami pergulatan batin tak berkesudahan. Dia, pemuda pribumi, Jawa totok. Sementara Annelies, gadis Indo Belanda anak seorang Nyai.

via Falcon Pictures

Bapak Minke yang baru saja diangkat jadi Bupati, tak pernah setuju Minke dekat dengankeluarga Nyai, sebab posisi Nyai di masa itu dianggap sama rendah dengan binatang peliharaan.

12. Sang Pemimpi (2009)

Sutradara : Riri Riza
Pemeran : Vikri Septiawan, Ahmad Syaifullah, Azwir Fitrianto
Durasi : 120 Menit

Sang Pemimpi merupakan kelanjutan dari Laskar Pelangi. Film ini menceritakan Ikal dan saudara sepupunya, Arai, serta sahabatnya, Jimbron, pada usia remaja, dan mengisahkan mengenai anak remaja yang mencari identitas dan cinta pada usia 17 tahun. Ikal masih merindukan cinta pertamanya yang telah pergi dari Belitung, menyisakan hanya kenangan dan sebuah kotak kaleng yang bergambarkan menara Eiffel.

via Miles Film

Arai, seorang playboy bergaya Melayu, jatuh cinta kepada teman sekelasnya Zakiah Nurmala yang tampaknya bertepuk sebelah tangan. Sementar itu, Jimbron berangan-angan untuk menyelamatkan Laksmi, seorang gadis muda yang bekerja di sebuah pabrik cincau. Bersama-sama, ketiganya berusaha untuk mengatasi masalah-masalah yang mereka hadapi.

13. 3 Srikandi (2016)

Sutradara : Iman Brotoseno
Pemeran : Reza Rahadian, Bunga Citra Lestari, Chelsea Islan, Tara Basro
Durasi : 122 Menit

Film ini mengisahkan tentang tim nasional panahan wanita yang berada pada titik kritis sewaktu pesiapan untuk turun serta di Olimpiade Musim Panas 1988 di Seoul. Satu-satunya pelatih yang bisa diandalkan adalah Donald Pandiangan (Robin Hood Indonesia) yang telah lama menghilang karena sakit hati gagal diberangkatkan pada Olimpiade Musim Panas 1980 di Moskwa karena alasan politis. Setelah dapat dibujuk oleh pengurus persatuan panahan, Donald Pandiangan bersedia menjadi pelatih.

via Multivision Plus

Pribadi Donald yang keras, militan dan amat disiplin, mesti mampu membentuk Yana, Lilies, dan Suma mencapai puncak prestasi mereka. Masa latihan menjadi saat memacu diri bagi mereka semua. Pergesekan dan perseteruan satu sama lain, kerasnya medan berlatih dan waktu yang makin menipis, menempa mereka. Siang malam memeras fisik, emosi dan mental, tim panahan putri bersiap menuju Seoul. Dengan meneguhkan semangat, mereka pun bertempur di lapangan.

14. Gie (2006)

Sutradara : Riri Riza
Pemeran : Nicholas Saputra, Wulan Guritno, Indra Birowo
Durasi : 147 Menit

Film Gie bergenre drama politik yang mengisahkan seorang pemuda bernama Soe Hok Gie, aktivis Indonesia yang mengalami kebangkitan politik selama rezim Soeharto dan Soekarno yang penuh gonjang-ganjing. Terinspirasi kisah nyata, kisah dalam film Gie diangkat dari kisah hidup Soe Hok Gie yang tertuang dalam buku catatan hariannya berjudul “Catatan Seorang Demonstran.”

via Sinemart Pictures

Tidak jauh berbeda dengan bukunya, film ini mengisahkan seorang tokoh bernama Soe Hok Gie, mahasiswa Universitas Indonesia yang lebih dikenal sebagai demonstran dan pecinta alam.

15. Soekarno (2013)

Sutradara : Hanung Bramantyo
Pemeran : Ario Bayu, Maudy Koesnaedi, Ratu Tika Bravani
Durasi : 137 Menit

Lahir dengan nama Kusno, dan karena sering sakit diganti oleh ayahnya dengan nama Soekarno. Besar harapan anak kurus itu menjelma menjadi kesatria dalam pewayangan layaknya tokoh Adipati Karno. Harapan bapaknya terpenuhi, umur 24 tahun Sukarno berhasil mengguncang podium, berteriak: “Kita Harus Merdeka Sekarang!!!”

via MVP Pictures

Akibatnya, dia harus dipenjara; dituduh menghasut dan memberontak. Tapi keberanian Sukarno tidak pernah padam. Pledoinya yang sangat terkenal, Indonesia Menggugat, mengantarkannya ke pembuangan di Ende, lalu ke Bengkulu. Melalui film ini, kamu bakal mengikuti kisah hidup Soekarno sejak beliau kecil hingga Indonesia berhasil merdeka.

Demikian film terbaik indonesia di netflix versi Mariviu. Dari beberapa list di atas manakah yang akan menjadi film indonesia favorit kalian di Netflix ?

Penikmat Kopi dan Pecandu Mie Ayam