Film Confession adalah interpretasi ketiga dari film thriller misteri asal Spanyol berjudul Contratiempo (2016). Dibawakan dengan gaya khas Korea Selatan yang penuh drama dan sentimental, hadir sebagai film whodunit yang menggiring rasa penasaran dari awal hingga akhir.Â
Sinopsis film Confession
Yoo Min-ho (So Ji Sub), seorang CEO perusahaan software ternama dituduh membunuh Kim Se-hee (Nana). Karena kurangnya bukti pada pembunuhan di ruang tertutup tersebut, polisi akhirnya melepaskan Min-ho.Â
Untuk menghindari tuduhan tersebut, Min-ho lalu menyewa seorang pengacara ternama, Yang Shin-ae (Kim Yun-jin). Shin-ae dikenal sebagai pengacara bertangan dingin yang selalu memenangkan kasus yang ditanganinya.
Mereka lalu bertemu di kediaman Min-ho, pondok kayu di tengah hutan. Di mana Shin-ae memaksa Min-ho untuk menceritakan semua yang diingatnya. Shin-ae menyadari ada hal yang salah dengan pernyataan dan ingatan Min-ho.
Thriller misteri dengan alur maju-mundur
Film Confession merupakan salah satu film thriller misteri dengan genre whodunit, di mana penonton akan sama-sama diajak untuk mengupas misteri pembunuhan yang terjadi selama film berlangsung dari sudut pandang dua karakter utama, Min ho dan Shin ae.Â
Menggunakan alur maju-mundur, penonton akan diajak untuk menelusuri segala kejadian berdasarkan perspektif Min ho. Bagaimana ia menjelaskan apa yang terjadi pada dirinya dan segala tuduhan yang mengarah padanya.
Adegan demi adegan pun memperlihatkan permasalahan yang menimpa Min-ho serta hubungannya dengan Se-hee. Petunjuk pun akan terkuak melalui twist yang datang silih berganti dari awal hingga akhir.
Keseluruhan narasi ditawarkan dengan struktur plot yang terkesan kompleks, tapi masih mudah dimengerti seiring berjalannya cerita. Durasinya terbilang pas, cukup untuk menggambarkan cerita yang padat dan mengalir dengan baik.
Plot dibawa dengan tenang dan menghanyutkan di awal. Kejutan mulai bermunculan dan mengantarkan cerita pada klimaksnya. Tapi sayangnya, arah plot mudah tertebak menjelang akhir cerita. Khususnya bagi penonton yang memperhatikan dengan seksama petunjuk-petunjuk yang diberikan.
Karena mengandalkan pace yang lambat, maka penonton mendapatkan kesempatan untuk menikmati lebih dalam ekspresi dan suasana mencekam yang dihadirkan. Ada banyak close up shot yang menangkap perubahan ekspresi yang menarik untuk diperhatikan.Â
Kualitas akting yang mengagumkan dari keseluruhan bintang di film ini berhasil mengangkat keseluruhan cerita. Baik So Ji Sub, Nana, sampai Kim Yunjin yang tampil memukau menyampaikan karakter dengan penggambaran yang berbeda-beda.
Pasalnya sebagian besar twist dalam film ini ditampilkan dalam skenario adegan yang berbeda-beda. Satu peristiwa bisa direka ulang tergantung perspektif dan motif penceritanya. Penonton akan diajak menebak siapa yang berbohong dan siapa yang mengatakan peristiwa yang sebenarnya.
Kisah whodunit klasik
Film Confession versi Korea merupakan adaptasi dari film Spanyol berjudul Contratiempo, atau The Invisible Guest (2016). Setelah versi Italia dan India, kali ini versi Korea datang dengan ketegangan yang tak kalah mendebarkan dibandingkan sumber aslinya.Â
Bisa dibilang film ini merupakan versi klasik dari genre whodunit. Di mana penonton dari awal tak pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi; ada apa dibalik pembunuhan di ruangan tertutup yang melibatkan Min ho dan Se-hee.
Film thriller ini dibawakan dengan gaya noir, dimana penceritaan menggunakan flashback, plot penuh intrik, serta penggunaan cahaya yang menawan. Dipertajam dengan tema tentang perselingkuhan dan bagaimana kebohongan akan berujung pada kebohongan tanpa henti.
Dengan nuansa khas noir, sinematografi yang apik dibalut dengan suasana hangat namun tak ketinggalan mencekam memberikan pengalaman menonton yang menyenangkan. Termasuk menggali lebih dalam masing-masing karakter dan segala tingkah laku mereka yang mengagumkan untuk dicerna lebih jauh.
Latar pondok yang berada di tengah salju pun menghadirkan nuansa sendu yang pas dengan film ini. Fokus pada kesan mencekam dan misterius tapi menghadirkan kesan hangat layaknya coklat panas di kala hujan.
Film ini memang bukan tontonan yang masih menyenangkan ketika ditonton untuk kedua kalinya. Karena sebagian besar daya tarik film ini terdapat pada ketegangan dan rasa penasaran mengetahui apa yang sebenarnya dilakukan oleh Yoo Min ho.
Film Confession mampu menawarkan sebuah kisah misteri whodunit yang lambat tapi kenyang oleh plot twist hingga akhir cerita. Balutan sinematografi apik didukung karakter dan aktor yang mengagumkan. Menawarkan rasa penasaran saat tontonan pertama, tapi mungkin akan kehilangan daya pikatnya di kali kedua bagi sebagian penonton.
Genre: Thriller
Sutradara: Yoon Dong-seok
Penulis Naskah: Yoon Dong-seok
Pemeran: So Ji-seob, Kim Yunjin, Jin-Ah Im (Nana)