Review Film A Minecraft Movie (2025): Susah Ngerti Kalau Bukan Fans

Film A Minecraft Movie jadi film teranyar Warner Bros yang diadaptasi dari game. Sempat digadang-gadang bakal flop, tapi sepertinya film ini masih cukup menghibur untuk sekelas tontonan semua umur.

Sinopsis film A Minecraft Movie

Steve (Jack Black) ingin memenuhi impian masa kecilnya dengan masuk ke dalam tambang. Ia menemukan Orb of Dominance dan Earth Crystal yang menciptakan portal ke Overworld. Di sana dia menemukan dunia berbentuk kotak dan bisa menciptakan semua yang dia impian.

Emma Myers, Danielle Brooks, Sebastian Hensen, dan Jason Momoa
via Warner Bros.

Ia lalu tersandung portal ke dunia neraka bernama Nether. Malghosa yang membenci kreativitas pun memenjarakannya. Ia menyuruh anjingnya, Dennis, membawa orb dan kristal ke dunia nyata, tepat di kamarnya.

Orb dan kristal itu ditemukan oleh Garret (Jason Momoa), mantan pemenang game era 80-an. Dia bersama dengan dua saudara kandung, Henry (Sebastian Hansen) dan Natalie (Emma Myers) serta agen properti Dawn (Danielle Brooks) pun masuk ke dunia Overworld.

Adaptasi berwarna warni

Setelah melalui jalan yang berliku sejak pengumuman filmnya pada tahun 2014, Warner Bros akhirnya menggandeng sutradara Jared Hess untuk mengepalai film ini. Jadi jangan heran kalau film ini tak sesolid karya Hess lainnya, semisal Napoleon Bonaparte (2004).

Tapi, masih tampak gaya cerita Hess yang nyentrik, nyeleneh, dan ‘bersenang-senang’ dengan plot dan komedinya. Film ini sedikit mengingatkan pada Nacho Libre (2006) yang disutradarai Hess dan juga dibintangi oleh Jack Black.

dunia Overworld di film A Minecraft Movie
via Warner Bros.

Sayangnya sekelas film dengan basis penggemar yang melimpah ruah, film A Minecraft Movie terasa ‘terlalu ringan’ dan ‘hanya untuk anak-anak’. Tak heran jika banyak yang skeptis lebih dulu ketika trailer film ini pertama kali dirilis September tahun lalu.

Bahkan untuk sebuah adaptasi game yang dipenuhi kreativitas, film ini terasa stagnan dan terlalu receh. Mungkin karena pembandingnya, The Super Mario Bros. Movie (2023), yang sama-sama diadaptasi dari game legendaris mampu menghadirkan kisah yang bisa dinikmati segala umur.

Atau mungkin ini memang cara Hess menampilkan kisah tentang anak-anak yang menemukan dunia baru; riang, warna-warni, dipenuhi lelucon, dan mudah dicerna. Terlebih, film ini sepertinya memang diperuntukkan bagi orang-orang yang sudah terbiasa dengan dunia Minecraft. Agak tersegmentasi memang.

Hanya untuk fans (?)

Berbeda dengan Mario yang basis penggemarnya dari semua kalangan, Minecraft jauh mengejar ceruk yang lebih kecil. Jadi buat penonton yang belum terbiasa dengan dunia Overworld dan karakter-karakter di dalamnya bisa cari info terlebih dahulu sebelum menonton film ini. 

karakter film A Minecraft Movie
via Warner Bros.

Tak cukup durasi 101 menit dalam world building hingga menyampaikan semua istilah dalam game yang pertama kali dirilis pada November 2011 ini. Namun bagi kamu yang memang familiar dengan dunia dan karakternya, cukup menyenangkan untuk melihat semua yang pernah dimainkan muncul di layar lebar.

Bagi penonton biasa, film ini lebih cocok untuk anak-anak hingga remaja. Mengingat ceritanya yang ringan, komedi, dan petualangan di dunia yang baru dengan warna-warni yang menyala. Didukung plot standar tentang orang-orang buangan yang menemukan tempat baru dimana mereka bisa menjadi diri mereka sendiri.

Jack Black terlihat menyatu dengan dunia remeh temeh yang dibuat oleh Hess. Senada dengan kompleksitas tingkat rendah yang ditanamkan dari awal sampai akhir film, cocok untuk menggaet penonton muda yang pengen hiburan ala slapstik.

Sebastian Hansen sebagai Henry
via Warner Bros.

Sayangnya pemeran lainnya praktis kurang dimaksimalkan. Mungkin karena karakternya yang saling tabrakan dalam hal cerita, tanpa titik fokus di sebagian besar cerita. Lihat saja karakter Henry yang kehadirannya baru terasa menjelang akhir cerita.

A Minecraft Movie seharusnya menjanjikan dengan keluwesan cerita dan kreativitas yang seharusnya bisa dimanfaatkan. Tapi itu pula yang membuatnya susah dipadukan dalam satu film panjang tersendiri. Dunianya terlalu ringan, tapi setidaknya menghibur melalui komedi sekaligus petualangannya. Setidaknya bagi fans atau penggemar setianya.

Genre: Petualangan

Sutradara: Jared Hess

Penulis Naskah: Chris Bowman, Hubbel Palmer, Neil Widener, Gavin James, Chris Galletta

Pemeran: Jack Black, Jason Momoa, Emma Myers

Avatar photo
Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Articles: 889

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *