Review Anime Tower of God: Angin Segar Adaptasi Manhwa

Perkembangan Manhwa (manga korea) belakangan ini makin menunjukan trend positif. Menggunakan media online yang lebih modern dan mudah diakses ketimbang manga jepang, Manhwa makin menjamur dan belasan judul baru tayang di berbagai channel penerbitan tiap bulannya. Dari banyaknya judul manhwa yang sudah terbit beberapa berhasil menjadi judul besar dan meraih banyak pembaca dengan review-review positif. Dari beberapa judul besar itu adalah Tower Of God, manhwa karangan SIU yang sudah terbit sejak 2010 dan masih ongoing hingga saat ini.

Meski sudah sangat berkembang, belum banyak adaptasi animasi dari Manhwa. Adaptasi manhwa besar terakhir yang menarik perhatian barulah Noblesse. Industri animasi yang belum “mumpuni” di korea jadi salah satu penyebabnya. Kurangnya minat Produser dan studio-studio animasi jepang juga yang akhirnya membuat adaptasi anime dari manhwa sangatlah jarang.

Di 2020 ini, Crunchyroll membawa trobosan dengan proyek anime originalnya yang mengadaptasi beberapa judul manhwa. Salah satu judul manhwa tersebut adalah Tower of God.

Cerita Tower Of God berpusat pada Bam atau Yoru dalam versi Jepangnya. Ia adalah anak laki-laki yang mengejar seorang gadis bernama Rachel, temannya sejak kecil yang pergi memasuki “Tower of God”.

Baam Tower of God Minecraft Skin
25th Bam

“Tower” sendiri adalah bangunan menara misterius dimana di dalamnya seperti memiliki dunia tersendiri yang berbeda di setiap lantainya. Menara ini sendiri dihuni oleh makhluk dari berbagai macam ras berakal yang disebut “Regular.” Lantai menara yang lebih tinggi dihuni oleh orang-orang dengan strata sosial yang lebih tinggi. Karena untuk mencapai lantai yang lebih tinggi harus melalui ujian-ujian yang mengetes kekuatan, kecerdasan, dan ketangkasan.

Ukuran dari bagian dalam menara ini sendiri di setiap lantainya sangatlah luas. sehingga di setiap lantai terdapat lingkungan dengan ekosistem, budaya, bahasa, dan sistem pemerintahannya sendiri.

Untuk memasuki Tower bukanlah hal yang mudah. Seseorang harus diundang petugas Tower untuk bisa masuk ke dalamnya. Tapi ada juga orang-orang dengan kemampuan luar biasa yang bisa membuka sendiri pintu Tower. Orang-orang luar biasa ini dijuluki “irregular” dan Bam adalah salah satunya.

Berbeda dengan Bam yang datang ke “The Tower” hanya untuk mencari Rachel. Rachel sendiri memiliki ambisi yang sangat besar untuk mencapai puncak menara dan mewujudkan “keinginannya”. pada akhirnya Bam pun ikut dalam berbagai ujian untuk terus bisa memanjat lantai menara yang lebih tinggi dan mengejar Rachel.

Untuk berhasil lolos dalam ujian tidak jarang para peserta harus membentuk tim dan saling bekerja sama untuk lolos. Namun di dalam menara teman hari ini bisa jadi musuh di esok hari. Drama pengkhianatan dan saling tusuk dari belakang terjadi di sepanjang series.

Karakter Bam sendiri seperti karakter protagonis pada umumnya, optimistis dan sedikit naif. Pada perjalanannya Bam bertemu dengan berbagai orang yang membantunya melalui ujian. Di antaranya yang paling menarik perhatian penonton adalah Khun Aguero Agnis atau yang biasa dipanggil Khun, seorang regular yang menaiki menara untuk meraih kembali gelar kebangsawanannya. Khun adalah karakter yang cerdik dan pintar.

Keseruan ceritanya sendiri ada pada dinamika tiap-tiap peserta ujian untuk berhasil lolos dan terus memanjat lantai menara. Ujian-ujian yang dihadirkan pun benar-benar menguras energi dan pikiran dan membawa pengembangan pada karakter Bam dan tokoh-tokoh lain yang berjuang lolos ujian.

Komedi-komedi ringan juga mengisi cerita. Dengan penceritaan yang cepat tiap episodenya akan terasa padat tanpa cerita yang bertele-tele namun tetap memberi cukup informasi untuk pengembangan dunia dalam ceritanya sendiri.

Aksi yang ditampilkan pun menarik dengan adu taktik, kekuatan, senjata dan beladiri tanpa memberi kesan terlalu “halu”.

Animasinya pun cukup unik dimana gambar dibuat layaknya sketsa goresan tangan namun tetap memberi detail gerakan yang luwes dan halus. Rasanya sangat berbeda dari anime pada umumnya.

Tower of god akhirnya memberi angin segar pada adaptasi anime untuk manhwa. Dengan cerita yang kuat dan animasi yang khas. Anime ini tentu memberi kepuasan bagi pembaca manhwa-nya dan tetap menarik bagi yang tidak mengikuti serialisasi manhwa-nya.

Hingga akhir Tower of god adalah Entry yang tidak bisa diremehkan di season spring 2020.