Rekomendasi Game yang Diadaptasi dari Film Resmi

Jika sebagian besar film diadaptasi dari video game, namun tak sedikit studio mengembangkan game yang diadaptasi dari film. Bukan hanya sekadar adaptasi, tapi juga menyalurkan esensi dan atmosfer yang bisa dirasakan ketika menonton versi filmnya. Berikut daftar game adaptasi film terbaik yang dirangkum oleh Mariviu.

1. Indiana Jones and Fate of the Atlantis

Tak ada yang bisa menyanggah kalau Indiana Jones and the Great Circle adalah salah satu game terbaik yang diadaptasi dari video game. Tapi Fate of the Atlantis punya daya tarik dan inovasi yang jauh melampaui zamannya. Menyempurnakan versi PC dari Indiana Jones and the Last Crusade, ini jadi pelopor untuk genre point-and-click di era 2000-an.

Berlayar tahun 1939, ceritanya berpusat pada Indiana yang mengetahui bahwa Nazi sedang mencari kota Atlantis yang hilang. Kombinasi penceritaan yang memikat, teka-teki menarik, dan adegan aksi yang menyenangkan membuatnya jadi salah satu game yang masih diingat bagi penggemarnya hingga saat ini.

2. Aladdin (1993)

Ketika game pada awalnya hanya menjadi ‘side dish’ dari sebuah film, Disney berpikir serius dalam pengembangannya. Termasuk pertama kali berperan aktif mempertimbangkan studio yang akan diajak bekerja sama. Virgin Games terpilih mengadaptasi game yang dikembangkan dari film yang dirilis setahun sebelumnya.

disney Aladdin 1993 game terbaik yang diadaptasi dari film
via Nintendo

Latarnya berwarna-warni, memiliki banyak item dan background yang bisa digunakan, serta mengajak pemain melintasi perkampungan dan gurun di kota Agrabah. Saking suksesnya film ini, banyak perdebatan yang mempertanyakan apakah versi SNES atau Genesis yang terbaik. 

3. GoldenEye 007 (1997)

Ada banyak pencapaian yang dilakukan oleh GoldenEye 007 yang membuatnya bukan hanya menjadi salah satu game terbaik yang diadaptasi dari film. Yang paling penting adalah bagaimana game yang dikembangkan oleh Rare ini mempopulerkan split-screen multiplayer untuk empat pemain.

Game ini juga dikenal menggunakan elemen Stealth dan dual-wielding yang menjadi populer bagi game lain setelahnya. Ceritanya mengambil plot dari film GoldenEye yang rilis tahun 1995, namun disulap sebagai salah satu game yang mempopulerkan First-Person Shooter (FPS) untuk versi konsol.

4. The Lord of the Rings: Return of the King (2003)

Hack and slash game karya EA Redwood Shores awalnya ditujukan untuk PlayStation 2 dan PC. Pemain bisa mengontrol berbagai karakter dari versi filmnya, seperti Gandalf, Aragorn, Legolas, hingga Frodo dan Sam. Punya mode two-player, ada berbagai bonus konten yang ditawarkan.

Selain menghadirkan kualitas sinematik yang menawan, versi game-nya menggunakan soundtrack orisinil serta diisi suara oleh para aktor dari film aslinya, seperti Elijah Wood sampai Ian McKellen. Plot versi film digabungkan dengan gameplay yang menyenangkan, apalagi ditambah dengan gimana cara EA memasukkan sebagian visual dalam cutscene-nya.

5. Spider-Man 2 (2004)

Spider-Man memang punya daftar game yang membangkitkan nostalgia. Tapi ketika sekuel karya Spider-Man karya Sam Raimi dirilis pada 2004, Blizzard mengembangkan versi game action-adventure yang menghadirkan peningkatan signifikan ketimbang game-game berlatarkan manusia laba-laba sebelumnya.

Game ini mampu menghadirkan mekanisme berayun menggunakan jaring yang jadi pondasi game Spider-Man selanjutnya. Mekanisme pergerakan ini memberikan pengalaman berayun melintasi Manhattan yang memuaskan. Menjadikan ini sebagai game yang diadaptasi film terbaik yang pernah ada.

6. The Chronicles of Riddick: Escape from Butcher Bay (2004)

Mengingat prekuel film Pitch Black (2000) yang berjudul The Chronicles of Riddick melempem di box office, tak ada yang menyangka bahwa game ini bakal ‘bagus’. Bahkan bisa dibilang Escape from Butcher Bay satu dari sedikit game yang mampu melampaui versi film aslinya.

The Chronicles of Riddick game yang diadaptasi dari film
via Starbreeze Studios

Menggunakan elemen desain dari game Half-Life, Starbreeze Studios dan Tigon Studios menerjemahkan kemampuan Riddick di film, seperti “eyeshine” yang membuat pemain bisa melihat dalam gelap. Premis game ini berpusat pada bagaimana Riddick menemukan kekuatannya sembari kabur dari penjara yang mengurungnya.

 7. The Warriors (2005)

Ceritanya diadaptasi dari versi film yang dicap sebagai cult classic. Kamu berperan sebagai anggota geng dari Coney Island, meningkatkan reputasi dengan melawan geng lain, menggambar graffiti hingga melarikan diri dari polisi.

Game beat ‘em up ini dikembangkan oleh Rockstar Toronto dan dirilis Rockstar Games 26 tahun setelah filmnya tayang di bioskop. Dikembangkan oleh pabrikan yang sama, maka jangan heran jika kualitas dan konsepnya terasa mirip dengan Grand Theft Auto III yang dirilis empat tahun sebelumnya.

8. Peter Jackson’s King Kong: The Official Game of the Movie (2005)

Untuk sebuah game yang diadaptasi dari film, game besutan Ubisoft ini menghadirkan teknis yang menakjubkan dari konsol Xbox 360 yang terbilang baru kala itu. Dengan format UI minimalis, Ubisoft menciptakan game yang tak kalah dibandingkan versi filmnya berkat ide menarik dan baru yang ditawarkan.

Di game ini, pemain akan mengontrol Jack Driscoll sembari bertahan di Skull Island. Kamu bisa menjelajahi hutan yang luas ketika menjadi King Kong, bertarung, melempar, dan menghancurkan lingkungan di sekitarnya. Atmosfer dan arahan artistiknya sejalan dengan film berkat isian suara dari para pemeran filmnya.

9. Scarface: The World is Yours (2006)

Game ini dibuat layaknya sekuel untuk filmnya tapi punya esensinya sendiri. Mengambil alur yang berbeda dalam versi film, game ini menggunakan premis bagaimana jika Tony Montana selamat dari penyergapan di rumahnya, bebas untuk terus membangun kerajaan perdagangan narkobanya.

Punya gameplay layaknya Vice City, pemain bisa mendapatkan ‘kekuatan’ memperlambat waktu dan memiliki amunisi tak terbatas dan menembak rival gengnya sebanyak mungkin. Mekanisme perdagangan dan sistem pertarungannya mampu menyaingi game lain di genre ini. Menawarkan pengalaman yang lebih imersif dari lanskap open world yang dibangunnya.

10. X-Men Origins: Wolverine (2009)

Ada banyak game berlandaskan X-Men yang dirilis sejak The Uncanny X-Men orisinil untuk Nintendo pada 1989. Tapi kebanyakan diadaptasi dari komik terbitan Marvel. Namun versi Origins: Wolverine merupakan adaptasi dari film yang dibintangi oleh Hugh Jackman pada 2009 lalu dan dirilis untuk PS3, Xbox dan PC.

Dikembangkan oleh Raven Software dan diterbitkan oleh Activision, game bergenre action-adventure ini dikenal punya adegan yang brutal dan pertarungan bertensi tinggi. Versi game menggambarkan Logan sebagai karakter haus darah penyuka kekerasan, seperti memainkan Kratos di game God of War.

11. Alien Isolation (2014)

Film Alien keluaran 1979 mengambil genre survival horor berlatarkan ruang angkasa. Jadi inspirasi alami berbagai game survival bertema sama yang dirilis setelah film ini keluar. Namun versi game yang dirilis Creative Assembly ini menghadirkan suasana menakutkan dan atmosfer unik dari film karya Ridley Scott tersebut.

Mereka menawarkan pengalaman menegangkan dikejar oleh Xenomorph. Semakin mengerikan karena ada system AI dinamis yang memungkinkan Xenomorph belajar dari perilaku pemain dan menyerang dengan mempertimbangkan hal tersebut. Ga salah kalau ini disebut sebagai salah satu video game paling menakutkan yang pernah dibuat.

12. Mad Max: Eye of the Storm (2015)

Gameplay-nya menonjolkan bagaimana pemain mengembangkan kendaraan Magnus Opus, berhadapan dengan mobil lainnya di tengah pertarungan dan kejar-kejaran berkecepatan tinggi. Tak heran kalau game yang dikembangkan Avalanche Studios ini mampu menghadirkan pengalaman filmnya dengan maksimal.

Game ini semakin menarik berkat hand-to-hand combat yang sering dibandingkan dengan seri game Batman: Arkham. Adegan sinematiknya mampu menangkap estetika paska-apokalips, termasuk lanskap gurun, bangkai kapal, reruntuhan bawah tanah dengan maksimal, bahkan tetap menyenangkan bertahun-tahun sejak dirilis tahun 2015 silam. 

Avatar photo
Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Articles: 889

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *