Rekomendasi buku kali ini saya pilihkan untuk kamu yang mau melaksanakan perjalanan mudik lebaran. Lebaran Idulfitri memang tinggal menghitung hari lagi, dan bagi kamu yang merupakan perantau kerja maupun kuliah pasti sedang memikirkan persiapan untuk mudik ke kampung halaman, kan?
Nah, ada banyak kegiatan yang bisa kamu lakukan untuk mengusir rasa bosan selama di perjalanan, salah satunya dengan membaca buku atau majalah. Berikut ini rekomendasi buku bacaan liburan yang bisa kamu baca untuk di sela-sela waktu mudikmu versi Mariviu:
1. Wonder (R.J. Palacio)
Buku ini menceritakan seorang anak bernama August Pullman dengan kelainan craniofacial disease yang menyebabkan wajahnya memiliki bentuk yang agak aneh. Berbeda dengan filmnya, kisah pada novel diceritakan dengan sudut pandang berganti-ganti antara August dan tokoh lainnya membuat kamu mengetahui apa saja yang ada pada pikiran mereka semua perihal August.
Narasi dalam novel ini juga dibuat seperti isi buku diary anak-anak seusia sekolah dasar yang menjadikan buku ini sangat ringan dan juga menghibur. Buku ini juga mengusung tema kekeluargaan dan persahabat yang hangat dan menenangkan. Tentunya cocok untuk meningkatkan rasa kehangatan sebelum bersua dengan keluarga dan sahabat tercinta di kampung halaman.
2. Mama Cake (Moemoe Rizal & Anggy Umbara)
Rekomendasi buku berikutnya ialah buku yang diadaptasi dari skenario film yang berjudul sama, Mama Cake. Novel ini menceritakan kisah Raka dan dua sahabatnya yang melakukan perjalanan dari Jakarta ke Bandung demi memenuhi permintaan nenek Raka yang sedang sakit untuk membeli sekotak kue bolu dari toko kue Mama Cake langsung dari toko pusatnya.
Perjalanan Jakarta-Bandung yang biasanya hanya berkisar 2 sampai 3 jam dibuat menjadi sangat rumit dalam novel ini sehingga menghabiskan waktu dua hari! Hal ini terjadi karena kejadian-kejadian aneh yang terkadang tidak masuk akal terjadi selama perjalanan mereka. Namun, pada akhirnya, perjalanan itulah yang memberi pelajaran hidup pada Raka dan kedua sahabatnya. Kamu yang akan mudik pasti akan terhibur dengan kisah dramatis yang juga konyol dari novel ini. Lagipula, cerita apalagi yang bisa lebih cocok dibaca selama perjalanan kalau bukan cerita tentang sebuah perjalanan?
3. Para Bajingan yang Menyenangkan (Phutut EA)
Bagi kamu yang ingin membaca cerita-cerita lepas dan tidak mementingkan plot yang tersusun, maka buku berikut ini akan cocok buat teman mudikmu. Buku yang judulnya nyeleneh ini merupakan buku dengan isi cerita yang bersifat slice of life, di mana kamu akan disajikan potongan-potongan kisah konyol selama masa muda sang penulis, Puthut EA, bersama sahabat-sahabat kuliahnya.
Kisah konyol Puthut muda dan juga Bagor akan mengocok perutmu selama perjalanan dan akan membuat kamu nyengir-nyengir sendiri selama mudik. Namun, buku ini bukanlah buku humor anak karena beberapa humornya menggunakan kata umpatan khas jawa dan juga beberapa tema humornya yang bersifat dewasa (tapi bukan humor porno). Saya menyarankan buku ini untuk kamu mahasiswa rantau yang akan menuju kampung halamannya, karena humor-humor dalam buku ini sangat dekat dengan kehidupan mahasiswa.
4. Zine – Majalah Independen
Zine mulai masuk ke Indonesia melalui jalur underground karena isinya hampir selalu membahas band-band underground atau isu-isu politik perlawanan. Namun, belakangan ini Zine sudah mulai dijadikan sebagai media penyaluran opini dan ide. Banyak tema yang biasanya diangkat oleh Zine di Indonesia, contohnya Zine pergerakan feminism, pergerakan pemuda Islam, bahasan isu sosial terkini, dan lain-lain.
Bacaan ini memang sedikit serius, namun tebalnya yang biasanya tidak lebih dari 20 halaman per jilid ini menjadikannya bahan bacaan yang bisa mengisi waktu mudikmu dengan cukup berkualitas. Kamu bisa mendapat asupan pikiran namun tidak terlalu berat untuk dibaca dalam perjalanan.
Nah, dari keempat rekomendasi buku bacaan yang saya sarankan, manakah yang kira-kira cocok dan akan kamu bawa saat libur lebaran? Atau kamu akan membawa semua buku tersebut? Buku manapun yang kamu sertakan dalam libur lebaranmu, yang terpenting adalah jangan sampai aktifitas membacamu juga ikutan libur ya, readers!