Bahas Samurai 8 Chapter 3: Rahasia Jati Diri Hachimaru

Samurai 8 chapter 3 membawa kita menyelam lebih dalam ke dunia samurai karangan Masashi Kishimoto ini. Chapter ini juga memperkenalkan kita lebih jauh pada protagonis dan antagonis yang muncul di chapter sebelumnya. Mereka adalah Nanashi dan trio yang menggunakan tank untuk memburu dojo.

Bahas Samurai 8 chapter 3

Teknologi canggih Katana

Di chapter 1 kita melihat samurai bisa menggunakan dua jenis katana, yaitu katana yang tercipta dari jiwa samurai dan katana biasa. Pastinya katana dari jiwa samurai lebih istimewa dari katana biasa.

Nah, di Samurai 8 chapter 3 kita melihat kalau katana biasa tidak kalah menarik karena dilengkapi teknologi canggih.

samurai 8 chapter 1 teknologi samurai

Katana itu hanya bisa digunakan oleh pemiliknya karena di ganggangnya ada alat identifikasi bilogis. Kecanggihan katana ini tidak mengherankan karena kita bicara tentang kisah samurai di galaksi.

Menariknya, adegan ini menjadi semacam foreshadow untuk adegan di tengah chapter ketika Hachimaru kesulitan mencabut pedang karena teknologi identifikasi bilogis katana.

Key Samurai muda

Selain kecanggihan teknologi kanata, Samurai 8 chapter 3 juga menjelaskan kalau samurai yang memiliki tubuh mekanis disebut dengan Key Samurai. Lalu, Key Samurai yang masih muda seperti Hachimaru adalah hal yang langka.

Hayatarou yang sebelumnya hanya kita kenal dengan Holder di sini disebut dengan Keyholder. Mungkin ini karena ia adalah Holder dari seorang Key Samurai.

Melihat kepopuleran Hachimaru membuat Nanashi merasa kecewa. Ia berpikir kalau Hachimaru sama sepertinya: orang yang tidak dianggap. Tapi ternyata mereka berdua sangat berbeda. Hachimaru populer sedangkan ia tidak dan Nanashi merasa telah kehilangan teman barunya.

Di sini kita kembali melihat bagaimana Kishimoto bermain dengan tema “kesepian.” Kesepian bisa membuat seseorang berubah, seperti yang pernah kita lihat dalam cerita Naruto.

Dan tentunya tokoh utama kita, Hachimaru, tahu akan hal ini dan segera mencari Nanashi untuk membuatnya sadar kalau ia tidak sendirian.

Di chapter ini, Hachimaru memberi teman barunya nama “Nanashi” yang berarti “tanpa nama” karena Nanashi sebelumnya mengaku belum bisa memutuskan namanya sendiri.

Armor Keyholder

Tiba-tiba Hachimaru diserang tiga orang bertopeng babi di dalam tank yang kita lihat di chapter 2. Tujuan mereka adalah menghancurkan dojo dan mencuri jiwa samurai yang ada di dalamnya.

Di sini kita melihat Hachimaru mengalami masalah yang sama dengan samurai di awal chapter. Ia tidak bisa mencabut pedang karena pedang itu adalah milik Nanashi. Padahal di depan matanya ada tank yang siap menembak.

Untungnya Hayataro mampu melindungi Hachimaru dan anak-anak lainnya dari tembakan tank dengan armornya.

Setiap Keyholder memiliki armor yang bisa dimodifikasi menjadi alat pertahanan. Armor ini juga bisa digunakan untuk menciptakan armor tambahan untuk Key Samurai seperti yang kita lihat di chapter 1.

Sayangnya, di chapter 3 ini kita belum bisa melihat tampilan Hachimaru menggunakan armor dari Hayataro.

Armor dari keyholder ini mungkin terinspirasi dari dua pertahanan terkuat di manga Naruto yaitu pasir Gaara dan Susanoo milik klan Uchiha.

Tapi sepertinya armor Keyholder memiliki batas. Pertahanan Hayataro langsung hancur ketika ditembak dengan serangan terkuat sebuah tank.

Ini juga mengingatkan kita pada armor musuh di chapter 1 yang berhasil dihancurkan Daruma dengan sekali tembakan.

Hachimaru-Nanashi vs Tank

Sempat ragu untuk menolong, Nanashi teringat petuah Hachimaru: “seorang samurai yang tidak pernah menggunakan pedangnya tidak akan tahu rasanya memotong.”

Di saat genting Nanashi berhasil menolong Hachimaru dengan memegang ganggang katananya hingga bisa dicabut. Mereka berhasil memotong proyektil dari tank tersebut.

Dan dengan bantuan Hayataro, mereka berhasil memotong tank yang tidak bisa digores oleh samurai biasa.

pembahasan samurai 8 chapter 3

Ini menekankan kalau seorang samurai harus yakin dengan kekuatannya agar bisa memotong segala benda, seperti yang dikatakan oleh Daruma di chapter 2.

Ngomong-ngomong, si pengendara tank terlihat telanjang bulat setelah tanknya dibelah karena ia mengendarai tank itu sambil mandi dalam bath tube.

Teman Samurai

Setelah berhasil mengalahkan musuh yang mengancam dojo, Hachimaru mengatakan kalau Nanashi sudah menjadi “teman samurainya,” lebih dari sekadar teman.

Anehnya, Nanashi tidak ingin mereka menjadi teman yang memotong tank, tapi teman yang memotong kue bersama.

nanashi dan hachimaru samurai 8 chapter 3

Nah, di sini masih ambigu apa maksud perkataan Nanashi. Mengingat Samurai 8 adalah manga yang menghadirkan representasi kaum minoritas, bisa saja maksud Nanashi adalah teman spesial (you know what I mean) dan memotong kue berarti menikah.

Mungkin ini terjadi karena Nanashi belum bisa memutuskan apakah ia seorang pria atau wanita.

Tapi ini bisa juga berarti kalau Nanashi ingin mereka menghabiskan waktu sebagai teman dengan bermain, tidak dengan melawan musuh dalam sebuah pertarungan.

Pertemuannya dengan Hachimaru membuat Nanashi sadar kalau merasakan perjuangan hidup jauh lebih baik daripada diam tanpa melakukan apa-apa. Bisa dibilang ini adalah pesan moral dalam arc Nanashi.

Persahabatan Hachimaru dan Nanashi sekilas mengingatkan pada Luffy dan Coby di One Piece.

Hachimaru akan pergi berpetualang ke luar angkasa untuk mencari sisa kunci kotak Pandora sedangkan Nanashi berjanji akan menjadi samurai hebat dan berharap takdir mempertemukan mereka kembali.

Rahasia Hachimaru dan sang ayah

Samurai 8 chapter 3 kemudian membawa kita ke rumah Hachimaru. Daruma mengatakan kalau jiwa samurai yang sebelumnya disimpan dalam tubuh lemah Hachimaru bukanlah jiwa samurai biasa. Jiwa itu memiliki berat yang berbeda dari jiwa samurai lainnya.

Selain itu, jiwa samurai hanya bisa digunakan sebagai katana oleh seorang Key Samurai.

Jadi bagaimana bisa ayah Hacimaru bisa memiliki sebuah jiwa samurai yang luar biasa?

Pasti ia memiliki sebuah rahasia besar tentang masa lalunya dan tentang jati diri Hachimaru.

pembahasan jati diri hachimaru samurai 8

Ketika Daruma menghunuskan katana dari jiwa samurai itu, ayah Hachimaru tidak bergeming sedikit pun. Menegaskan kalau ia bukan orang biasa dan sudah terbiasa dengan pertarungan.

Dan yang paling membuat kita penasaran, Daruma merasa kalau Hacimaru adalah anak yang sangat spesial. Ia curiga kalau hachimaru bukanlah manusia dengan bertanya: “siapa atau apakah anak itu?”

Kemiripan dengan Naruto

Nah, sekadar berspekulasi, jika Kishimoto masih menggunakan unsur cerita Naruto dalam Samurai 8, maka bisa saja kalau Hachimaru adalah anak dari seorang samurai hebat yang telah mati dan berubah menjadi jiwa samurai.

Jiwa ayahnya itu kemudian ditanamkan dalam tubuh Hachimaru oleh ayahnya yang sekarang untuk menjaga Hachimaru.

Tapi tetap ini hanyalah spekulasi belaka.

Sejauh ini, Samurai 8 semakin menarik. Bukan hanya dari segi cerita tapi juga dari gaya storytelling Masashi Kishimoto.

Itulah pembahasan Samurai 8 chapter 3. Jika kamu punya teori tentang jati diri Hachimaru silakan tulis di kolom komentar ya.

Avatar photo
Haris Syukri

Sedang belajar mengedit tulisan di Mariviu.

Articles: 182

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *