Artikel ini berisi spoiler One Piece chapter 911
Arc Wano telah dimulai dan keasyikan dari cerita One Piece yang disajikan tidak menunjukkan penurunan sedikit pun. Dibuka dengan ulah Zoro yang memulai kekacauan, lalu petualangan tim Luffy memasuki Wano yang indah bak “dunia baru” dalam dua chapter terakhir, arc Wano pun dilanjutkan dengan menampilkan realita mengejutkan dari negara tertutup tersebut dalam One Piece chapter 911 yang berjudul “Petualangan Besar di Tanah Samurai”.
Daripada berlama-lama yuk kita simak pembahasan One Piece chapter 911 berikut ini.
1. Kronologi terpisahnya Luffy dan teman-teman
One Piece chapter 911 dimulai tepat di mana cerita di chapter sebelumnya berakhir. Luffy yang terdampar sendirian di sebuah pantai mengingat-ingat kembali apa yang terjadi ketika mereka terjebak di pusaran air.

Akhirnya kita mendapatkan penjelasan bagaimana nasib kru yang lain. Untungnya mereka berhasil menyelamatkan diri berkat kemampuan Sanji berjalan di atas udara.
Sedangkan Luffy tidak bisa menyelamatkan dirinya setelah ditahan oleh si gurita yang misterius. Gurita ini tampaknya memang berniat untuk membuat Luffy tenggelam dan terpisah dari anggota lainnya (kita akan membahasnya nanti).
Selain itu, Luffy juga kehilangan vivre card yang membuat situasi semakin runyam. Walaupun sempat cemas kalau ia tidak sampai ke Wano, sang kapten dengan cepat berubah menjadi sangat santai. Namanya juga Luffy, sembrono dan menyukai petualangan.
2. Bajak Laut Monster Kaido
Tak lama setelah selamat dari pusaran air, anak buah Kaido yang mengetahui ada sebuah kapal ilegal memasuki daerah Wano bergerak menuju tempat Luffy dan Sunny berada. Sambil membawa sebuah karung berisi orang yang dituduh memiliki hubungan dengan klan Kozuki, mereka mencoba untuk menyerang Luffy secara diam-diam.

Tidak sadar kalau sedang berhadapan dengan kapten bajak laut Topi Jerami, para “pion” Kaido ini berniat melumpuhkan Luffy dengan obat bius dan menangkapnya untuk dijadikan anak buah Kaido. Ini cukup menarik karena sepertinya Kaido memiliki cara untuk membuat orang lain mau menjadi anak buahnya, seperti salah satu anggota Generasi Terburuk, Apoo.
Namun mereka berurusan dengan orang yang salah. Dengan cekatan Luffy menghajar dua anak buah ini dengan mudah yang digambarkan dalam adegan yang sangat keren.
Pertanyaan kita tentang babon yang menggunakan katana di chapter sebelumnya pun akhirnya terjawab. Babon misterius tersebut ternyata adalah bawahan Shogun dan Kaido. Sedangkan Komainu yang bertarung dengannya memihak klan Kozuki yang menentang Shogun.

Sang babon yang diperintahkan untuk membunuh Luffy dalam sekejap mata langsung jinak berkat latihan haki bersama Rayleigh selama time skip.
3. O-Tama sang calon Kunoichi
Sayangnya orang yang “dikarungkan” tersebut bukanlah salah satu kru Topi Jerami, melainkan seorang gadis cilik setempat bernama O-Tama. Ia ditangkap karena secara tidak sengaja menyebutkan nama klan Kozuki yang sudah tabu di Wano ketika sedang pergi ke pasar menjual topi bambu.
O-Tama yang sangat bersyukur diselamatkan, menjelaskan kalau Luffy saat ini telah berada di Wano, tepatnya di daerah Kuri yang juga merupakan tempat Kinemon berasal.

Digambarkan sebagai gadis cilik yang sangat lucu, polos dan baik hati dengan baju compang-camping dan dialek yang kental (tidak sabar untuk melihat O-Tama dalam anime!), O-Tama ternyata memiliki kekuatan yang sangat unik. Ia bisa mengambil kue dango ajaib dari pipinya yang dapat digunakan untuk menjinakkan babon musuh tersebut. Kekuatan ini mirip dengan salah satu alat ajaibnya Doraemon yang juga bisa menjinakkan semua hewan.
Oh iya, babon yang telah jinak mendapatkan nama baru, yaitu babon-maru. Semoga nanti Luffy juga mendapatkan nama Jepang-nya.
4. Realita negara tertutup Wano
Sejak arc Wano dimulai, perlahan-lahan kita mulai mengetahui kondisi Negara Wano yang tertutup. Dan di dalam chapter terbaru One Piece ini kita mendapatkan informasi baru, yaitu tentang realita yang ada di Wano.

O-Tama yang berhasil menjinakkan Babon suruhan Shogun dan Kaido terlihat sangat senang. Ia senang karena berhasil “merekrut” Babon gunung tersebut untuk memihak klan Kozuki.
Ini mencerminkan Wano telah mengalami perpecahan dan kondisi pendukung klan Kozuki sudah sangat parah. Selain ditekan dan dilarang menyebut nama klan yang sangat mereka cintai, mereka juga terlihat jelas kekurangan orang untuk melawan Shogun.
Namun, ada kenyataan lain yang lebih memprihatinkan dalam One Piece chapter 911 ini, yaitu kemiskinan dan kelaparan. O-Tama yang baik hati memasak beras terakhirnya untuk Luffy sebagai bentuk balas budi. Luffy si tukang makan pun dengan lahap menghabiskan nasi tersebut. Namun ketika tahu kalau nasi itu adalah beras terkakhir milik Tama, Luffy secara mengejutkan tampak menyesali apa yang ia lakukan.

Luffy semakin menyesal ketika masternya O-Tama yang berpakaian ala Tengu datang dan memarahinya karena menghabiskan nasi yang hanya bisa dinikmati oleh O-Tama sekali dalam dua tahun itu. Bahkan untuk menahan rasa laparnya, si gadis cilik meminum air sungai yang telah terkontaminasi limbah pabrik milik bajak laut Kaido.
Layaknya negara-negara tertutup di dunia (seperti Korea Utara), penduduk Wano, khususnya O-Tama, tampak dilanda kelaparan dan kemiskinan, baik itu karena kezaliman penguasa atau karena pembangunan industri yang tidak memikirkan nasib rakyat kecil.
Tidak heran jika Kinemon sangat ingin Luffy membantu rakyat Wano menggulingkan Shogun dan Kaido, lalu “membuka” negara tersebut ke dunia luar. Bisa jadi salah satunya karena krisis kemiskinan dan kelaparan yang terjadi.
5. Warisan Ace
Menurut sang Tengu, O-Tama si gadis cilik yang bercita-cita menjadi Kunoichi atau ninja wanita ini bisa saja pindah ke daerah lain untuk hidup lebih layak. Namun ia menolak karena menunggu kedatangan seorang bajak laut, dan bajak laut itu adalah Ace.

Tak banyak informasi tentang kepergian Ace ke Wano. Yang jelas, pada satu waktu Ace pernah pergi ke tanah samurai dan di sana ia mempelajarai cara membuat topi Kasa yang ia buatkan untuk Oars Junior. Dan ternyata, ia tak hanya sekedar mempelajari cara membuat topi, tapi juga berjanji kepada seorang anak kecil untuk kembali lagi ke Wano.
Mengetahui kalau kakaknya masih memiliki “warisan” untuknya tentu akan memperkuat motivasi Luffy untuk membantu Wano terbebas dari penderitaan.
Spekulasi:
Ace dan O-Tama
Tidak jelas apa hubungan Ace dengan O-Tama. Saat ini kita hanya tahu kalau O-Tama sangat ingin bertemu kembali dengan Ace, dilihat dari dedikasinya yang setia menunggu. Lalu apa sebenarnya hubungan mereka berdua. Ada dua spekulasi yang bisa kita buat.
Pertama, O-Tama adalah anaknya Ace. Namun ini bisa dibantah dengan mudah karena umur Ace yang masih muda. Selain itu, Ace yang sangat membenci dirinya karena memiliki darah “terkutuk” Roger tentu tidak ingin membuat anaknya menerima nasib yang sama, yaitu diburu Pemerintah Dunia.
Kedua, mungkin saja Ace yang baik hati pernah menyelamatkan sang gadis cilik dan berjanji akan kembali ke Wano agar O-Tama bisa membalas budi. Kita telah melihat bagaimana O-Tama sangat ingin membalas budi hingga memberikan beras terakhirnya untuk Luffy yang menyelamatkannya dari anak buah Kaido.
Namun sayangnya, karena misi memburu Kurohige dan ditambah lagi Wano telah dikuasai oleh Kaido, Ace tidak sempat menepati janjinya hingga akhir hayatnya, huhu.
Gurita Kabuki yang misterius
Ada yang janggal dengan gurita misterius yang muncul di atas Sunny. Gurita ini bisa saja merupakan pesuruh klan Kozuki atau ia memiliki hubungan dengan Ace sehingga sengaja menuntun Sunny dan Luffy ke pintu rahasia yang langsung menuju Kuri.
Dari semua tim Luffy yang berada di Sunny, sang gurita secara spesifik menahan Luffy seorang agar tidak kabur. Aman untuk berspekulasi kalau gurita ini memang ingin membuat Luffy terdampar di daerah Kuri dan bertemu dengan warisan Ace, O-Tama, yang juga pendukung klan Kozuki.
6. Munculnya Basil Hawkins
Di panel terakhir One Piece chapter 911, kita melihat wajah yang familiar. Salah satu anggota Supernova dari generasi Terburuk, Basil Hawkins, saat ini berprofesi sebagai Headliner atau “kepala cabang” dari anak buah Kaido yang ada di awal chapter ini.

Spekulasi:
Aliansi baru(?)
Tampaknya Hawkins yang membentuk aliansi dengan Kid dan Apoo terpaksa menyerah dan mengakui Kaido sebagai kaptennya seperti yang dilakukan oleh Apoo.
Di panel terakhir ia menyatakan akan menginvestigasi sendiri masuknya kapal ilegal ke Wano. Menjadi seorang peramal, dapat diasumsikan kalau ia telah mengetahui kalau Luffy berada di Kuri. Dan sang peramal pun bisa saja ingin membentuk aliansi dengan Luffy, seperti Bege di arc Whole Cake Island, untuk mengalahkan Kaido. Namun bisa juga Hawkins memang ingin menantang Luffy satu lawan satu.
Tapi tetap saja ini hanyalah spekulasi.
Dengan isu sosial yang diangkat, penggambaran budaya Jepang yang sangat unik dan keren, serta konflik yang menarik, chapter ini membuat arc Wano semakin berpotensi melebihi arc-arc tersohor One Piece seperti Alabasta dan Skypiea .
Bagaimana menurutmu pembahasan One Piece chapter 911 di atas? Jika kamu memiliki spekulasi atau teori lain tentang chapter ini, jangan lupa tulis di kolom komentar, ya.

