Perkembangan kesuasastraan dunia memang didominasi dan pengaruhi oleh karya-karya barat. Tahun 2017 yang lalu juga dipenuhi oleh karya-karya fiksi barat baik dari genre fantasy, mistery, maupun science fiction yang didominasi oleh penulis-penulis yang namanya tergolong baru muncul. Namun, bukan berarti penulis-penulis kawakan lantas tenggelam dengan kedatangan penulis-penulis baru tersebut.
Di akhir tahun 2017, Goodreads melakukan ajang pemilihan untuk menentukan buku-buku terbaik tahun 2017 yang ditentukan oleh pembaca. Mariviu memilih 3 buku fiksi terbaik versi Mariviu dari buku-buku pilihan Goodreads Choice Awards 2017, inilah 3 buku terbaik than 2017 versi Mariviu:
1. Fantastic Beasts and Where to Find Them (J.K. Rowling) – kategori Fantasy
Penggemar Harry Potter nampaknya tidak akan pernah benar-benar terjauhan dari dunia sihir Hogwarts setelah sequel nya berakhir di buku ke-tujuh yang berjudul Harry Potter and the Deathly Hallows. Si Empunya cerita, J.K. Rowling, datang lagi dengan buku yang masih berisikan seputar dunia sihir ciptaan nya. Sebenarnya buku ini bukanlah buku baru terbitan tahun 2017, namun buku ini terus dicetak ulang dengan berbagai versi sampul oleh penerbit berbeda, bahkan hingga tahun 2017 pun buku ini masih menjadi primadona bagi penggemar Harry Potter dan teman-teman.
Buku ini sudah difilmkan dengan judul yang sama yang mana penayangan pertamanya yaitu pada akhir tahun 2016. Versi Screenplay Book dari buku ini bahkan juga menempati posisi teratas di Goodreads Choice Awards tahun 2017. Kabar gembira berikutnya dari buku ini adalah adanya press release yang menyatakan bahwa sequel dari film ini ditargetkan akan tayang pada bulan November tahun ini!
2. Sleeping Beauties (Stephen King & Owen King) – kategori Horror
Siapa yang tidak kenal dengan nama yang satu ini. Penulis kawakan asal Amerika yang terkenal dengan genre horror dan thriller nya. Stephen King dengan karyanya Sleeping Beauties mampu bertahan di tengah hiruk-pikuk penulis-penulis baru yang terus berdatangan. Ada hal baru yang dibawa Stephen King di novel ini, yaitu anaknya, Owen King yang diikut-sertakan dalam penulisan Novel ini dan menempati posisi sebagai asisten penulis.
Buku ini menempati jajaran teratas di Goodreads Choice Awards tahun 2017 untuk nominasi genre Horror. Stephen King sendiri sudah sering berlangganan sebagai pemenang Goodreads Choice Awards selama beberapa tahun, namun buku Sleeping Beauties ini merupakan buku pertama Owen King yang membawanya ikut serta memenangi awards tersebut. Ya, setidaknya pepatah lama ‘Buah tak jatuh jauh dari pohon nya’ berlaku dalam hubungan bapak-anak ini.
3. Magnus Chase trilogy: The Ship of the Dead (Rick Riordan) – kategori Middle Grade and Children
Penulis ini dikenal secara global melalui novel seri Percy Jackson and the Olympians nya. Namun pada tahun 2017, Rick Riordan memenangi Goodreads Choice Awards bukan karena seri Percy Jackson nya, melainkan oleh novel ketiga dari seri terbarunya yang membawa mitologi Viking. Buku The Ship of the Dead merupakan buku ketiga dari seri Magnus Chase and the Gods of Asgard.
Meskipun buku ini diterbitkan pada bulan Oktober 2017, namun ia telah mampu mengalahkan buku-buku lainnya di jajaran nominasi untuk kategori Middle Grade and Children pada Goodreads Choice Awards 2017. Selain Goodreads Choice Awards, buku ini juga menempati posisi kedua di daftar buku-buku best seller versi USA Today, dan juga dianggap sebagai salah satu buku terbaik tahun 2017 oleh Barnes & Nobles, salah satu toko buku terbesar di Amerika.
Nah, ketiga buku fiksi tersebut adalah buku fiksi terbaik tahun 2017 versi Mariviu yang dipilih dari daftar pemenang Goodreads Choice Awards 2017. Apakah kamu setuju dengan pilihan Mariviu? Apa buku fiksi terbaik tahun 2017 versi kamu?