Tips dari Stephen King untuk Penulis Pemula: Part 1

Pernah bermimpi untuk menjadi seorang penulis? Menulis buku, bekerja di rumah, mencurahkan perasaan dalam untaian kata-kata, mencoba untuk memberikan pesan dalam setiap karya yang kita tulis? Dikutip dari Independent, Stephen King, seorang penulis cerita horror dan thriller terkenal membagikan tips dan trik untuk menjadi “good writer”.

Karena banyaknya pesan yang akan disampaikan oleh Om Stephen Chow King, – maka tulisan tentang bagamana-menjadi-penulis-hebat-meskipun-yang-bikin-juga-belum-tentu-hebat-hebat-banget ini akan dibagi menjadi beberapa bagian. Sekarang kita akan membahas part 1, The Beginning.

Stephen King, seorang penulis termahsyur di jagad perbukuan dunia telah mencuri hati banyak orang dan membuatnya bisa mengumpulkan minimal $17 milliar setahun. Jika dikoversikan dengan Rupiah ditambah dengan hutang negara dan inflasi yang terjadi dari tahun 1998 sampai sekarang, sama dengan Rp 229.296.000.000.000,- (dibulatkan menjadi banyak sekitar 230 Triliyun ).

Dalam memoirnya, On Writing, King membagi tentang pendapatnya untuk menjadi penulis yang lebih baik. Dia menulis, “Aku tidak akan berbohong dan mengatakan bahwa tidak ada penulis yang buruk. Maaf, tetapi ada banyak penulis yang buruk di luar sana.”

Tertarik untuk men jadi penulis yang buruk? Jika iya, jangan ikuti 22 nasehat (sekarang kita bahas 4 dulu) yang diberikan oleh Stephen King untuk menjadi penulis yang mengagumkan. Jika tidak, ikuti saja nasehat ini.

  1. Jangan menoton televisi. Baca sebanyak-banyaknya buku yang kalian bisa.
Banyak membaca
Via Lifehack

Jika kalian merupakan seorang penulis pemula dan sedang meniti karir di blantika persastraan tanah air, televisi akan menjadi penghambat kalian. Sebagaimana yang dititahkan oleh Stephen King, televisi merupakan “racun bagi kreativitas”. Menurut dia, penulis seharusnya melihat dirinya sendiri dan membuka ruang imajinasi untuk berkelana lebih liar.

Menurut King, untuk menjadi seorang penulis, kita harus membaca sebanyak mungkin dan menulis sebanyak mungkin. King selalu membawa buku kemana dia pergi, bahkan dia kadang membaca ketika sedang makan. King mengatakan, “Jika kamu ingin menjadi seorang penulis, ada dua hal yang harus selalu kamu lakukan: banyak membaca dan banyak menulis.” Membaca secara langsung akan menambah pengetahuan serta membantu untuk mendefenisikan tulisan kita.

 

  1. Persiapkan diri untuk menerima kritik dan kegagalan yang akan kalian hadapi
writer
Via Discover nursing

King memberikan perumpamaan menulis cerita fiksi sama dengan menjelajahi Samudra Atlantic dengan sebuah bathub (dengan seekor harimau jantan bernama Richard Parker). Kedua hal itu penuh dengan keraguan. Bukan hanya ragu dengan diri sendiri, tetapi akan ada orang lain juga ragu dengan kalian. “Jika anda menulis (atau melukis, atau menari, atau memahat atau menyanyi, aku pikir), orang-orang akan membuat anda berfikir kalau anda buruk.” tulis King.

Seringkali, kita harus terus menulis meskipun kita merasa tidak menyukainya. “Jika anda berhenti menulis karena merasa kesulitan, secara emosi maupun imajinasi, hal itu merupakan ide yang buruk.” terang King. Dan jika kita merasa gagal, King menyarankan kita untuk selalu berfikir positif. ”Positivity merupakan reaksi terampuh untuk melawan kegagalan.”

 

  1. Jangan buang-buang waktu untuk menyenangkan orang lain
writing
Via Market Viewpoint

Menurut King, ketidaksopanan merupakan soal paling terakhir yang harus kalian pikirkan. Menjadi seorang penulis triller dan horor, King banyak menerima kritikan dan hate letter yang menganggapnya seorang psikopat, sosiopat, fanatik, homophobia, bahkan pembunuh. “Jika anda mencoba menulis sejujur yang anda bisa, kehidupan anda sebagai masyarakat yang sopan akan segera hilang.”

Tetapi di umur 40, dia menyadari bahwa setiap penulis hebat pernah dituduh sebagai penulis yang gagal. Dia menulis, “Jika anda (pembaca) tidak suka, saya bisa apa. Hanya itu (tulisan) saya yang saya punya.” Jadi jangan takut jika kita tidak bisa menyenangkan semua pembaca kita.

 

  1. Menulis untuk diri sendiri
Menulis
Via Freelance Writing

“Aku menulis karena menulis memberikan kebahagiaan yang menyenangkan bagiku. Dan jika kamu bisa melakukannya dengan bahagia, kamu bisa melakukannya selamanya.” tulis King. Menulis seharusnya menjadi sesuatu yang menyenangkan untuk dilakukan. Kita menulis seharusnya bisa memberikan kebahagian dan kepuasan bagi diri sendiri.

Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Kurt Vonnegut, “Temukan topik yang anda sukai dan yang menurut anda diperhatikan oleh orang lain.” katanya. “Menulis adalah sebuah kepedulian sejati, bukan permainan dengan kata-kata, yang akan menjadi elemen paling menarik dan menggoda dalam karya anda.”

Dari empat nasehat Stephen King di atas, bagian mana yang belum teman-teman rasakan? Menulis pada awalnya bukan hanya tentang mencurahkan kata-kata saja, tetapi dengan menulis kita bisa menyebarkan kebahagiaan pada diri sendiri dan orang lain. Nantikan part lain dari nasehat Stephen King ini, guys. Ciao

Avatar photo
Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Articles: 853

One comment

  1. Artikel yang bagus, terima kasih atas tipsnya. Karya-karya Stephen King memang terbaik dan banyak karyanya yang dibuatk menjadi film (walau adaptasinya kebanyakan tidak semenyeramkan novelnya).
    Omong-omong saya juga ingin berbagi artikel tentang 13 cerita pendek dari Stephen King yang mungkin kamu tidak tahu. Penasaran? cek link berikut untuk selengkapnya:
    http://hafidh-yanuar-prastiko-fst18.web.unair.ac.id/artikel_detail-315302-Unair.ac.id-13%20of%20the%20best%20Stephen%20King%20short%20stories%20you've%20never%20read.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *