Perkembangan layanan streaming yang semakin pesat membuat Nielsen memperkenalkan Streaming Content Ratings, Layanan ini akan memberikan rating konten digital, berupa tayangan di TV linear dan streaming seluler di Indonesia.
Hadirkan rating konten digital
Dalam laporannya, Nielsen menemukan bahwa internet mengalami pertumbuhan yang signifikan, mencapai 76,7% pada kuartal ketiga 2022 di Indonesia. Nielsen yang sebelumnya dikenal sebagai penyedia rating untuk TV pun mulai memperkenalkan produk terbarunya yang menyasar segmen penonton digital.
Dibandingkan dengan TV, penonton digital didominasi oleh rentang usia yang lebih muda. Dimana penonton digital didominasi oleh usia 10-19 tahun (22%) dan 20-29 tahun (26%), sedang pengguna TV didominasi usia 40-49 tahun (18%) dan 50 tahun ke atas (23%).
Nielsen Streaming Content Ratings hadir sebagai sarana untuk membantu industri memahami pemirsa layanan streaming. Termasuk memungkinkan pemasar dan penyiar memahami kompetisi yang ada di layanan digital dan mendapatkan atensi dari audiens.
Ini akan membantu setiap pemangku kepentingan di industri dalam membeli, menjual, atau berinvestasi di lintas media,” ujang Hellen Katherina selaku Direktur Eksekutif Nielsen Indonesia dalam acara peresmian Content Rating Nielsen, Kamis (7/12/2022).
Dalam keterangan resminya, layanan terbaru dari Nielsen ini sejalan dengan visi Nielsen One yang bertujuan untuk menjadikan Nielsen sebagai partner dalam mengukur data lintas platform terpercaya di semua media.
Tolak ukur program yang digemari
Nantinya, rating tayangan digital dari Nielsen akan melihat apa saja dan bagaimana minat dari pemirsa layanan streaming di Indonesia. Hingga akhirnya menjadi tolak ukur untuk menentukan program yang diminati oleh pemirsa digital.
Content Ratings dari Nielsen akan membantu layanan streaming menjangkau profil demografi utama serta menghadirkan distribusi konten yang tepat. Termasuk membuktikan profil audiens terhadap competitor dan menjadi panduan untuk pengembangan konten.
Sedangkan untuk pengiklan, layanan ini memberikan pemahaman bagi pengiklan untuk mengetahui interaksi audiens terhadap video yang ditayangkan. Laporan yang diberikan akan membantu pemasar mengoptimalkan investasi antara televisi dan digital untuk meningkatkan jangkauan audiens.