Serial Wednesday merupakan upaya terbaru Netflix dan Tim Burton membawa keluarga yang telah menjadi referensi budaya populer ini dalam kisah baru yang lebih modern. Berhadapan dengan dunia baru, perundungan, dan kisah remaja ‘woke’ khas Netflix.Â
Sinopsis serial Wednesday
Setelah membalas perundung adiknya, Wednesday Addams (Jenna Ortega) dipindahkan ke sekolah khusus anak-anak buangan dan monster bernama Nevermore, tempat di mana orang tuanya, Morticia (Catherine Zeta-Jones) dan Gomez Addams (Luis Guzman) bertemu.
Sekolah tersebut dikepalai oleh Weems (Gwendoline Christie), yang merupakan teman kedua orang tuanya ketika masih bersekolah. Wednesday sekamar dengan Enid (Emma Myers), Werewolf yang belum bisa berubah menjadi serigala jadi-jadian.
Misteri muncul ketika Wednesday bertemu dengan monster aneh yang menyelamatkannya, monster yang juga membunuh beberapa penduduk kota setempat. Sheriff Galpin (Jamie McShane), kepala polisi setempat mencurigai hubungan Wednesday dengan monster tersebut.
Adaptasi baru Addams Family
Jika setiap adaptasi televisi maupun film selalu menceritakan tentang keluarga Addams, serial Wednesday membuka ruang bagi Tim Burton menghadirkan kisah baru tentang anak pertama Addams yang penuh pesona.
Pemilihan Wednesday sebagai protagonis utama memang cukup menjanjikan. Dari keseluruhan karakter di Addams Family, ia memiliki gaya nyentrik tersendiri yang menjadi daya tarik dari keluarga ini. Didukung dengan style dan wardrope yang membuatnya semakin nyentrik.
Kebebasan dan material yang diberikan kepada Jenna mampu membuatnya bersinar. Tatapan mata datar dengan one-liner penuh punchline dan sarkas. Menggelitik dan hadir sebagai pemanis di tengah hambarnya tone dan cerita.
Tim Burton memang bukan sutradara yang identik dengan kisah yang kompleks. Film-filmnya dipenuhi dengan cerita yang ringan dan mudah diikuti, tapi memiliki pesan moral dan sudut pandang tersendiri.
Sayangnya, selain Jenna, karakter pendamping lainnya terasa membosankan. Ketika serial ini mulai mengikuti sub-plot dan arc karakter lainnya, jelas terlihat kualitas penceritaan yang jomplang. Mungkin pengecualian pada karakter Bianca (Joy Sunday) dengan background story yang cukup menarik, meski tak terlalu dieksplor.
Mungkin dikarenakan serial ini terjebak dalam plot ‘woke’ khas Netflix. Tentang pencarian jati diri milenial yang dikekang oleh orang tua dan mencari tempat di masyarakat atau dalam pertemanan. Kisah klise yang kini sudah menjadi pakem khas Netflix.
Serial ini bagaikan perpaduan antara gaya gothic khas Tim Burton dengan tone yang lebih terang dan narasi remaja di masa modern. Tak begitu padat menyatu, terlihat setengah-setengah, tapi cukup menyenangkan dengan keunikannya tersendiri.
Kehilangan keunikannya
Bagi yang belum tahu, Addams Family awalnya merupakan kartun karya Charles Addams yang diterbitkan di koran The New Yorker (1938-1964). Popularitasnya meningkat ketika diadaptasi ke serial TV di tahun 1964. Versi animasi The Addams Family (2021) pun menjadi iterasi terbaru dengan film kedua menyusul tahun 2021.
Popularitas Addams Family yang diterima secara global dan didukung oleh nama besar Tim Burton menyematkan ekspektasi besar bahkan ketika rencana pengembangan serial ini mulai dibicarakan.
Mengingat serial ini merupakan kali pertama Tim Burton menyutradarai sebuah serial televisi sejak terakhir kali mengepalai serial Faerie Tale Theatre (1982). Terasa bagaimana Burton canggung; bikin serial horor yang seram atau mengikuti cerita remaja puber khas Netflix?
Meski ia hanya menyutradarai setengah dari keseluruhan episode di musim pertama, terasa bagaimana Wednesday berada di tengah-tengah: terlalu seram untuk sebuah seri remaja, dan terlalu ringan untuk sebuah serial horor.
Yang membuat Addams Family menarik adalah bagaimana keluarga ini memiliki karakteristik jauh berbeda dibandingkan dengan keluarga lainnya. Sayang keunikannya memudar ketika digabungkan dengan karakter lain yang tak kalah spesial.
Tapi tetap saja, Jenna Ortega dengan lugas dan tepat sasaran menggambarkan Wednesday dengan karakteristik khas serta pandangannya terhadap dunia dan pertemanan memberikan daya tarik paling kuat pada serial ini.
Serial Wednesday masih tetap menawan dan menyenangkan untuk sebuah kisah remaja yang spooky dan penuh humor deadpan. Kekuatannya terdapat pada desain dan cara Tim Burton membangun dunia baru dengan menggunakan material lama, menghadirkan nuansa klasik dengan cerita baru.
Genre: Fantasy
Jumlah Episode: 8
Kreator: Alfred Gough, Miles Millar
Pemeran: Jenna Ortega, Gwendoline Christie, Christina Ricci