Spoiler Review Star Wars: The Last Jedi – Belajar dari Kegagalan

Spoiler review Star Wars: The Last Jedi

Star Wars: The Last Jedi telah dirilis dan sedang tayang di bioskop. Berbagai reaksi muncul terhadap film ini, baik itu dari fans hard core maupun yang baru mengenal Star Wars. Ada yang menganggap film ini mengecewakan, namun tentu ada pula yang menganggap film ini sangat bagus. Dalam spoiler review Star Wars: The Last Jedi ini, penulis ingin membahas salah satu kelebihan film ini, yaitu bagaimana film berhasil membangun salah satu tema yang diangkat, yaitu “belajar dari kegagalan”, secara konsisten di sepanjang film.

Peringatan: Artikel ini mengandung spoiler berat Star Wars: The Last Jedi. 

 

Tema tersebut dibangun dari berbagai kegagalan yang terjadi pada para karakter. Setelah mengalami kegagalan, mereka mendapatkan pelajaran untuk berubah menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya.

Yang pertama yaitu kegagalan yang dialami oleh Poe Dameron. Poe yang mudah panas, di awal film, berhasil menghancurkan satu Dreadnought milik First Order namun akibatnya Resistance kehilangan sebagian besar anggotanya dan pangkat Poe diturunkan.

Untuk menebus hal itu, Poe menyetujui dan membantu misi rahasia Finn dan Rose ke Canto Bight untuk mencari cara menghancurkan pelacak yang digunakan First Order dalam melacak keberadaan kapal Resistance. Namun, akhirnya rencana Poe, Finn dan Rose gagal dan berujung pada kehilangan anggota Resistance yang lebih banyak.

Review FIlm Star Wars: The Last Jedi

Mark Hamill sebagai Luke Skywalker via GameSpot

Lalu, Luke gagal menjadi mentor bagi Ben Solo dan Rey. Rasa takut akan kegagalan sebagai mentor dan seorang legenda Jedi yang menjadi tumpuan harapan semua orang membuatnya melakukan hal yang justru menjadikannya semakin gagal sebagai mentor dan paman. Rasa takut itu juga membuatnya gagal melatih Rey yang juga memiliki ketertarikan dengan Dark-side seperti Ben Solo (namanya juga manusia).

Selain para protagonis, Kylo Ren, tokoh antagonis film ini juga diceritakan mengalami kegagalan. Kylo kalah dalam pertarungan Lightsaber ketika melawan Rey dan gagal menangkapnya. Film Star Wars: The Last Jedi memperlihatkan bagaimana Kylo Ren merasa takut akan kegagalannya itu. Ia takut tidak bisa memenuhi harapan sang mentor Dark sidenya, Snoke. Hal ini diperparah setelah Snoke selalu membandingkannya dengan Darth Vader, kakek yang dikaguminya.

Kegagalan juga terjadi pada sang tokoh utama, Rey. Rey gagal membujuk Luke agar ia mau kembali dan menolong Resistance. Rey juga gagal mencari tahu siapa orang tuanya dan penjelasan siapa dirinya yang sebenarnya karena ia ingin pertemuannya dengan Luke dapat memberi tahu apa perannya dalam perang yang sedang terjadi. Rey juga gagal mengubah Kylo Ren untuk kembali ke Light side.

Tema belajar dari kegagalan itu kemudian diperkuat oleh nasihat Yoda kepada Luke. Lebih kurang Yoda dengan gaya bicaranya yang bijak namun kadang membingungkan mengatakan untuk tidak terlalu kaku karena takut akan kegagalan karena kegagalan adalah guru terbaik.

Spoiler Star Wars: The Last Jedi

Yoda Via Starwars.com

Dan nasihat Yoda itu memang terjadi di sepanjang film.

Seperti yang kita ketahui, Poe mambantu Finn dan Rose dalam misi rahasia ke Canto Bight karena ia takut akan kegagalannya dalam menyelamatkan para anggota Resistance dari kehancuran. Setelah belajar dari kegagalannya, Poe menjadi orang yang lebih tenang, ia lebih memilih kabur bersama sisa-sisa pejuang Resistance untuk mengurangi bertambahnya korban jiwa.

Sedangkan Finn, yang merasa bertanggung jawab atas kegagalan misi rahasianya, mencoba mengorbankan dirinya untuk menghancurkan sebuah meriam milik First Order di planet Crait. Usahanya kemudian digagalkan oleh Rose. Finn akhirnya belajar bahwa ada yang lebih penting daripada menghancurkan meriam tersebut, yaitu bertahan hidup dan tentunya lebih perhatian dengan orang yang ada di dekatnya, yaitu Rose (love triangle alert?).

Selain itu, rasa malu akan kegagalannya sebagai mentor dan paman membuat Luke mengasingkan diri dari semua orang. Namun berkat pertemuanya dengan Rey dan nasihat Yoda, Ia terbebas dari rasa takut gagalnya dan lalu mengubah pendiriannya untuk membantu Leia dan Resistance menyelamatkan diri dari First Order di planet Crait.

Rey yang gagal menemukan jawaban siapa orang tuanya akhirnya menerima jati dirinya apa adanya. Lalu, kegagalan mengajak Kylo Ren kembali ke Light Side membuatnya lebih yakin untuk menghentikan rencana Supreme Leader baru First Order tersebut.

Review FIlm Star Wars: The Last Jedi

Kylo Ren Via IMDB

Sedangkan perubahan yang dialami oleh Kylo Ren lebih menarik. Selama ini ia terkekang oleh rasa takut akan gagal memenuhi harapan Snoke serta takut gagal menjadi penerus Darth Vader. Semua itu kemudian diubahnya menjadi kemarahan dengan menghancukan topengnya yang menandakan kalau ia tidak lagi terpaku untuk menjadi penerus Darth Vader. Ia kemudian juga membunuh Snoke. Hal tersebut dilakukannya untuk melepaskannya dari belenggu rasa takut gagal yang mengekangnya selama ini.

Namun dari semua itu, ada dua hal lagi yang sangat menarik terkait dengan tema tersebut.

Pertama, Luke merasa Jedi Order telah gagal karena terlalu kaku sehingga membuatnya sempat berpikir untuk mengakhiri hidup keponakannya yang memiliki ketertarikan jatuh ke Dark side. Hal ini juga dirasakan oleh Kylo Ren. Ia merasa  sistem yang telah lama bertahan itu harus dihancurkan karena membuatnya merasakan masa lalu yang sangat dibencinya itu.

Spoiler Star Wars: The Last Jedi

Rey mengembalikan Lightsaber milik Luke Via It’s All the Rage

Tapi, Rey tidak berpikir demikian. Ia melihat kegagalan Jedi Order yang terlihat dari masa lalu Luke dan Ben Solo masih bisa diperbaiki. Buktinya ia menolak ajakan Kylo Ren untuk menghancurkan “sistem lama” tersebut. Ia juga membawa teks kuno Jedi bersamanya di Millenium Falcon yang menunjukkan kalau Rey masih ingin melanjutkan legacy Jedi, tentu dengan pendekatan yang tidak kaku.

Yang kedua adalah legacy Resistance. Setelah “babak belur” dan kehilangan banyak nyawa dalam perang melawan First Order, Leia dan anggota Reistance lainnya mendapatkan hal yang sangat berharga, yaitu bertahan hidup dan menyampaikan semangat Resistance ke seluruh galaxy far far away. Hal ini tentu akan membantu meneruskan perjuangan Resistance melawan First Order ke babak yang baru.

Nah, bagaimana pendapatmu tentang film Star Wars: The Last Jedi setelah mengetahui Rian Johnson berhasil menulis cerita dengan tema yang dibangun dengan konsisten sepanjang film ini?

Sedang belajar mengedit tulisan di Mariviu.