Review The Mountain Between Us – Drama Romantis Berbalut Survival

The Mountain Between Us

The Mountain Between Us bercerita tentang dua orang yang baru bertemu lalu terdampar di sebuah gunung es karena kecelakaan pesawat.  Mereka harus bertahan hidup dengan luka-luka yang dialami, persediaan makanan yang terbatas serta bertahan dari cuaca ekstrim. Tersesat digunung es dan hutan belantara mereka harus mempertaruhkan nyawa dan mengesampingkan ego agar tetap hidup. Lalu bagaimana kisah cinta antara mereka bisa muncul? Bagaimana mereka melewati semua masalah? Siapakah yang bertahan hidup?

The Mountain Between Us

via 20th Century Fox

Dengan berseting tempat di pegunungan es, mungkin banyak yang mengira bahwa film ini seperti film survival di sebuah gunung es layaknya film Everest. Namun, secara mengejutkan The mountain Between Us benar-benar berbeda dari ekspektasi.

Film ini merupakan adaptasi dari novel karya Charles Martin dengan judul yang sama dan mengangkat genre drama romantis dengan balutan petualangan bertahan hidup di alam liar. Film ini memiliki tokoh utama Alex Knox (Kate Winslet), yang merupakan seorang jurnalis, dan Ben Bass (Idris Elba), seorang dokter ahli saraf.

Ada variasi pada tokoh utama jika dibandingkan dengan novelnya. Alex Knox sebelumnya di dalam novel bernama Ashley Knox dan pemeran utama prianya diganti menjadi pria kulit hitam di film ini. Selain itu, walaupun memiliki plot yang memang tidak jauh berbeda dari novel dan sangat sederhana sehingga kita bisa sedikit menerka jalan ceritanya, masih banyak juga hal yang mengejutkan di luar ekspektasi yang terjadi di sepanjang film.

Alex yang merupakan seorang jurnalis hendak berangkat menemui tunangannya untuk menikah keesokan harinya, sedangkan Ben merupakan seorang dokter yang berencana mengobati pasiennya di suatu tempat. Dua orang dengan latar belakang yang berbeda ini kemudian terdampar di sebuah gunung es karena kecelakaan pesawat. Dengan dialog yang terbilang sedikit dan tidak romantis sama sekali, penulis beranggapan film ini cukup membuat lelah penonton yang tidak terlalu menyukai tema percintaan.

Namun ada sebuah scene yang sangat menarik bagi penulis, yaitu ketika Alex meminta Ben untuk menghidupkan musik dari HP Ben. Disana terlihat sangat romantis sekali, dimana sutradara memilih musik yang cocok, serta akting dari kedua pemain sangat mendukung. Alex terlihat sebagai wanita yang egois namun juga manja.

Review The Mountain Between Us

via 20th Century Fox

Selain itu, ada sebuah adegan yang menurut penulis cukup bagus pengemasannya. Hany Abu-Assad, sang sutradara mengarahkan adegan bercinta dari kedua aktor tersebut yang cukup lama dan benar-benar menggambarkan keadaan dan psikologi dari Alex dan Ben. Adegan ini berhasil memberikan tanda ketertarikan yang alami di antara mereka berdua.

Walaupun ada ketertarikan satu sama lain, kedua karakter memiliki ego yang sama-sama tinggi. Bagaimana mereka berdua berusaha mengesampingkan ego masing-masing untuk hal yang lebih penting, yaitu bertahan hidup, menjadi salah satu daya tarik dalam perkembangan hubungan mereka di film ini.

Dalam film ini, Kate Winslet benar-benar membantu suksesnya film ini. Dia bermain dengan sangat bagus dan berhasil menyampaikan perannya kepada penonton. Selain berhasil memerankan Alex yang egois, ia juga berhasil menunjukan bagaimana rasanya menjadi orang yang sakit, cidera serta kedinginan ketika terdampar di sebuah gunung es dengan sangat baik.

The Mountain Between Us

via 20th Century Fox

Tidak seperti film survival lainnya, The Mountain Between Us terbilang tidak memperlihatkan betapa sulitnya bertahan hidup di alam bebas. Semua terlihat lebih gampang dalam film ini. Bagaimanapun, film ini bergenre romantis dengan balutan survival dan sang sutradara tampak lebih fokus mengangkat sisi romantis dari novel ke dalam film.

Ketika kamu menonton film ini, mungkin kamu akan menemukan banyak kejanggalan yang menimbulkan pertanyaan. Namun, jangan lupa film ini adalah film romantis. Seperti sebuah percintaan, mungkin banyak hal yang tidak bisa dijelaskan dengan logika.


Sutradara: Hany Abu-Assad

Genre: Romance, Adventure

Top Cast: Idris Elba, Kate Winslet, Delmot Mulroney, Beau Bridges, Bethany Brown, dan Beau Bridges

Durasi: 152 mins

Rating
  • Rating Film
3.3

Kesimpulan

Film romantis yang berani hadir ditahun 2017. Mungkin cinta bisa datang dalam bentuk apa saja dan kapan saja.

Sending
User Review
( votes)

Penggiat seni pertunjukan dan kesusastraan di Komunitas Cermin

Leave a Reply