Solo: A Star Wars Story Melempem di Box Office, Lucasfilm akan Ganti Strategi

Secara mengejutkan Solo: A Star Wars Story melempem di box office. Ini membuat Lucasfilm mempertimbangkan kembali strategi merilis satu film Star Wars di setiap tahun terutama perilisan film pada musim panas.

Dalam debutnya, film yang menceritakan kisah Han Solo muda ini hanya mampu meraup keuntungan box office domestik sebesar US$103 juta dan US$65 juta secara global. Hal ini berbeda jauh dari film spin-off Star Wars lainnya, yaitu Rogue One yang berhasil mendapatkan keuntungan US$155 juta di debutnya secara domestik. Bahkan film ini berhasil memperoleh total pendapatan  sebesar US$1 miliar secara global pada tahun 2016.

Solo: A Star Wars Story melempem di box office
Emilia Clarke sebagai Qi’ra di Solo: A Star Wars Story, Via IMDB

Diperkirakan, dengan raihan box office yang seperti ini, Solo hanya akan mampu meraup total pendapatan US$400 juta, dengan biaya produksi mencapai US$250 juta. Tentu ini akan membuat Disney dan Lucasfilm mempertimbangkan kembali strategi pemasaran mereka.

Dilansir dari The Hollywood Reporter, beberapa analis box office memperkirakan kalau penyebab Solo: A Star Wars Story melempem di box office adalah jarak rilis yang berdekatan dengan film Star Wars: The Last Jedi. Ada beberapa akibat yang terjadi berkat tanggal rilis yang berdekatan ini. Yang pertama, penonton merasa menonton terlalu banyak film Star Wars dalam waktu yang sangat berdekatan, atau yang kedua karena Solo bukanlah kelanjutan dari saga Skywalker.

Beberapa strategi baru yang akan diterapkan oleh Lucasfilm adalah: pertama, tidak merilis film Star Wars dalam waktu yang sangat berdekatan, kedua, tidak lagi merilis film Star Wars di setiap tahun, dan ketiga, kembali pada tanggal rilis biasanya, yaitu pada pertengahan Desember. Terbukti, Rogue One dan The Last Jedi sukses di box office.

 box office Solo: A Star Wars Story melempem
Val (Thandie Newton), Beckett (Woody Harrelson), dan Han Solo (Alden Ehrenreich), Via IMDB

Disney dan Lucasfilm memiliki waktu yang cukup lama untuk memikirkan strategi jitu. Film terbaru Star Wars, yaitu Episode IX yang akan disutradarai oleh J.J. Abrams, baru akan tayang pada Desember 2019.

Dengan kurang suksesnya film Solo, Lucasfilm tidak akan buru-buru mengumumkan tanggal rilis film-film Star Wars terbaru setelah Episode IX. Ada beberapa film yang sedang dikembangkan, seperti film Boba Fett yang direncanakan akan ditangani oleh James Mangold (Logan), dan trilogy Star Wars terbaru yang digagas oleh Rian Johnson.

Selain mempertimbangkan untuk tidak merilis film di setiap tahunnya, Lucasfilm juga bisa mempertimbangkan untuk tidak merilis film pada musim panas. Terbukti di musim panas film Solo mendapatkan lawan berat, yaitu Deadpool 2 yang rilis satu minggu lebih cepat.

Berbeda dari Lucasfilm, Marvel yang sama-sama di bawah naungan Disney tampaknya tidak mengalami kesulitan merilis beberapa film dalam waktu berdekatan, sebut saja Thor: Ragnarok pada November, Black Panther pada Februari dan Infinity War pada April.

Solo: A Star Wars Story box office gagal
Donald Glover sebagai Lando Calrissian, Via IMDB

Karena inilah ada juga analis yang meragukan kalau penyebab utama film Solo: A Star Wars Story melempem di box office bukanlah tanggal rilis, melainkan masalah konten.

Seperti yang kita ketahui, ditengah-tengah masa produksi, Ron Howard ditunjuk untuk menggantikan Christopher Miller dan Phil Lord sebagai sutradara yang mundur setelah mengalami masalah kreatif dengan Kathleen Kennedy dan penulis Lawrence Kasdan.

Bisa jadi ini adalah salah satu penyebab kurang matangnya cerita yang diangkat. Terbukti tidak sedikit kritikan berdatangan dari para kritikus film tentang cerita film Solo. Jadi, bisa disimpulkan kegagalan film ini di box office diakibatkan oleh tanggal rilis yang kurang tepat dan juga karena masalah cerita.

Terlepas dari semua itu, setidaknya Solo masih punya waktu sekitar dua minggu untuk memaksimalkan keuntungan karena film blockbuster terbaru baru akan tayang pada bulan Juni, seperti Ocean’s 8 pada 8 Juni, Incredibles 2 pada 22 Juni dan Jurassic World: The Fallen Kingdom pada 22 Juni.

Avatar photo
Haris Syukri

Sedang belajar mengedit tulisan di Mariviu.

Articles: 182

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *