Review Serial Dark Season 2: Takdir Tidak Bisa Dielakkan

Lebih membingungkan lebih bagus

review serial netflix dark season 2

Serial Dark season 2 memberikan banyak jawaban dari pertanyakan di season pertamanya, tapi sekaligus menambah pertanyaan-pertanyaan baru yang bikin pusing. Tapi, itulah yang diharapkan fans; cerita yang sulit ditebak dan mengajak berpikir. Hasilnya, serial TV original Netflix ini tetap jadi tontonan yang bingeable. Berikut adalah review dan pembahasan serial Dark season 2.

Sinopsis serial Dark season 2

Di akhir season pertamanya, Jonas terjebak di masa depan di mana kota Winden dalam kondisi pasca kiamat akibat suatu bencana. Jonas pun berusaha mencari cara untuk mengubah masa depan itu dengan kembali ke masa lalu. Karakter-karakter lain juga berusaha untuk mengubah masa depan mereka dengan “mengedit” masa lalu setelah tahu keberadaan mesin waktu. Apakah mereka bisa mengubah takdir?

Drama dan fiksi ilmiah yang berimbang dan padu

Di season 1, drama kota kecilnya lebih terasa. Masalah empat keluarga yang menjadi pusat cerita mendominasi dari awal sampai akhir. Kita disuguhkan cerita perselingkuhan, cinta segitiga, atau masalah keluarga yang tidak harmonis. Cerita perjalanan waktunya dapat porsi yang relatif sedikit karena kita masih diajak meraba-raba tentang apa yang sebenarnya terjadi.

Nah, di season 2 ini, porsi cerita time travel beserta teori-teorinya diberi porsi yang berimbang dengan dramanya. Ini adalah keputusan yang bagus karena sejak season 1 kita telah dibuat penasaran sekaligus bingung dengan konsep time travel yang dipakai serial ini.

review dark season 2 netflix indonesia
Elisabeth via IMDb

Tapi anehnya, bukannya semakin mengerti, penjelasan konsep time travel yang disuguhkan di sepanjang season 2 malah membuat kita semakin bingung, dalam artian bagus. Ya, Dark season 2 lebih membingungkan dari season 1.

Penonton hanya dikasih rehat pada satu episode di season ini yang membawa kita melemaskan otak dari kerumitan cerita time travelnya. Episode ini menyajikan kehangatan warga kota Winden dalam bertetangga sebelum “negara api menyerang.”

Apa yang kamu lakukan jika punya mesin waktu?

Mungkin inilah pertanyaan yang ingin dijawab oleh serial Dark season 2. Sejak para karakter yang hidupnya penuh tragedi tahu cara kembali ke masa lalu, tentu akan terbesit pikiran untuk mengubah masa lalu.

Tapi mengubah masa lalu tidak semudah itu karena Dark pakai konsep bootstrap paradox.

Bootstrap paradox adalah konsep di mana kejadian atau informasi yang menyebabkan time loop tidak memiliki asal yang jelas, tapi muncul sendiri. Jika penyebab “simpulnya” tidak diketahui, bagaimana cara kita bisa memutus tali time loop nya, kan?

pembahasan serial dark netflix season 2
Claudia via IMDb

Ini adalah cerminan takdir tidak bisa diubah. Apapun yang dilakukan untuk mengubah masa lalu, masa depan akan tetap sama. Tragedi yang ingin diubah pasti akan terjadi. Bahkan mungkin kita sendirilah yang menyebabkan tragedi itu jika tetap bersikeras mencoba mengubahnya.

BACA JUGA  5 Hal yang Kita Ketahui tentang Spin-Off Film John Wick, The Continental

Ini bukti bahwa kreator serial Dark, Baran bo Odar dan Jantje Friese, tidak hanya piawai menulis cerita time travel tapi juga drama yang penuh tragedi dan ironi. Makanya, jangan main-main dengan waktu.

Melihat Jonas, Ulrich, dan karakter-karakter lainnya berusaha sekuat tenaga mengubah takdir mereka membuat kita sedih dan nyesek karena konsep bootstrap paradox ini.

Jujur, saya ingin Jonas punya masa depan yang lebih baik. Ia sudah mengalami banyak kesulitan. Sekali-sekalinya ada cewek yang suka padanya, eh ternyata tantenya sendiri. Apakah Baran bo Odar dan Jantje Friese, sekejam itu? Sepertinya tidak.

martha tante jonas
Martha via IMDb

Jika siklus time loop yang terjadi di kota Winden mustahil untuk diubah, tentu cerita di season 3 bisa jadi agak hambar. Istilahnya, kita sudah tahu apa yang akan terjadi. Oleh karena itu, sang kreator serial Dark menambah konsep multiverse.

Mungkin konsep multiverse ini akan jadi kunci untuk memutus siklus time loop yang terjadi sekali 33 tahun di kota Winden. Tapi bisa juga tidak. Judulnya saja Dark. Mana tau endingnya memang “dark.” Dan Jonas tidak bisa bahagia. Huhu.

Kesimpulan

Serial Dark season 2 mampu mempertahankan pesonanya dalam menghadirkan cerita yang rumit tapi tetap enak ditonton. Dengan memakai konsep bootstrap paradox dan multiverse, drama kota Winden menjadi semakin enak untuk disantap.

Dark akan bersambung ke season 3 yang sekaligus jadi season terakhirnya. Ini dikonfirmasi sendiri oleh sang kreator di Instagram prbadinya.

Rating: 9/10

Penjelasan Dark season 2

Bagi yang belum selesai nonton, review serial Dark season 2 bagian ini akan berisi spoiler. Kamu sudah diperingatkan.

Berikut adalah beberapa jawaban yang diungkap di serial Dark season 2.

Adam adalah Jonas

teori adam dark netflix
Adam via IMDb

Main villain Dark season 2 adalah Adam yang mengaku sebagai Jonas dari masa depan. Ia sulit dikenali karena kulit yang rusak, tapi bekas luka di lehernya mirip dengan yang dimiliki Jonas.

BACA JUGA  Review Film Aquaman (2018) - Tanda Kebangkitan DC Extended Universe

Berasal dari masa depan, Adam bermarkas di masa lalu, yaitu tahun 1921. Di sini ia membuat sebuah perkumpulan. Anak buahnya termasuk Noah, Magnus, dan (mungkin) Franziska. Misi adam adalah memutus time loop. Caranya menggunakan God Particle yang memungkinkannya melakukan perjalanan waktu kapan saja, tidak harus sesuai siklus 33 tahun.

Rencana Adam terhadap Jonas adalah mengubah karakter Jonas menjadi mirip dengannya, yaitu dengan cara membunuh Martha (tante yang ia cintai) di depan Jonas.

Tragedi Claudia

Claudia Tiedermann ingin mencegah kematian ayahnya, Egon, yang tewas tahun 1987. Tapi pertemuan mereka berujung Claudia membunuh Egon. Egon pernah menyebutkan kalau ia pernah bertemu nenek-nenek pada tahun 1954, ternyata itu adalah Claudia, anaknya sendiri.

Kematian Michael dan hilangnya Mikkel harus terjadi

Pembahasan serial Dark netflix season 2
Michael Via IMDb

Jonas ingin memutus time loop dengan mencegah hilangnya Mikkel dan kematian ayahnya (Michael) dengan pergi ke masa lalu, yaitu di awal season 1. Ini bisa menghilangkan eksistensi Jonas dan Adam karena jika Mikkel tidak hilang ke masa lalu, Jonas dan Adam tidak akan lahir. Jonas mau mengambil resiko ini.

Tapi menurut Claudia, kematian ayah Jonas tidak boleh dicegah dan juga Jonas harus memastikan Mikkel sampai ke masa lalu. Mungkin Claudia pernah mencoba metode ini dan hasilnya lebih buruk.

Namun, bisa saja lebih buruk dalam artian tidak sesuai keingingan Claudia, bukan keinginan semua orang. Karena di sepanjang season 1 dan 2 kita melihat kalau tragedi kota Winden sulit diubah karena manusianya tidak mau berkorban.

Hannah membuka lembaran baru

Sejak kecil Hannah (ibunya Jonas) memang egois. Ia tetap menggoda Ulrich walau Ulrich sudah berpasangan. Hingga dewasa ia tetap egois.

Di Dark season 2, Hannah mencuri mesin waktu dan pergi ke masa lalu. Ia menemui Ulrich dan meninggalkannya di rumah sakit jiwa di tahun 1954. Hannah ingin membuka lembaran baru.

Walau begitu, peran Hannah di kerumitan drama kota Winden ini mungkin belum usai. Keputusannya ke masa lalu bisa berkaitan dengan kekacauan di kota Winden masa kini. Semoga jawabannya kita dapatkan di season 3.

BACA JUGA  Review Film The Secret Life of Pets 2 (2019) - Lebih Segar dan Penuh Petualangan

Hubungan rumit Noah, Charlotte, dan Elisabeth

Ini adalah salah satu rahasia terbesar sekaligus hubungan paling rumit di serial Dark season 2.

Ternyata Noah adalah ayah Charlotte Doppler, kepala Kepolisian kota Winden.

Review dan pembahasan dark season 2
Charlotte Doppler via IMDb

Ceritanya, Charlotte lahir di masa depan setelah bencana nuklir terjadi. Charlotte lalu diambil oleh Claudia dan dibawa ke masa lalu untuk dibesarkan oleh Tannhaus, si tukang jam.

Charlotte juga mengetahui fakta ini, tapi kurang senang karena Noah atau ayahnya adalah kriminal yang telah menculik dan membunuh banyak anak-anak.

Itu baru hubungan Noah dan Charlotte. Yang lebih membingungkannya lagi, ternyata Charlotte adalah anak dari anaknya sendiri, lah gimana. Ibu Charlotte adalah Elisabeth yang merupakan anaknya.

Elisabeth berhasil selamat dari bencana nuklir kota Winden berkat bunker bawah tanah. Di masa depan, yaitu di masa pasca kiamat, ia melahirkan Charlotte dari hubungannya dengan Noah. Jonas pernah bertemu Elisabeth ketika terjebak di masa depan.

Review pembahasan serial dark season 2
Elisabeth dan Charlotte via IMDb

Hubungan Elisabeth dan Noah diperjelas dengan foto polaroid Elisabeth bersama Noah yang menggendong Charlotte kecil. Dengan begitu, berarti Charlotte adalah Ibu sekaligus keponakan Franziska lalu Istri sekaligus cucu dari Peter.

Multiverse ada di serial Dark

Seperti yang disebutkan di review non spoiler di atas, Dark mengenalkan konsep multiverse. Konsep ini diketahui di akhir season 2 di mana Martha muncul dengan rambut pendek dan masih hidup.

Martha yang ini mengaku berasal dari dunia lain, alias multiverse. Teknologi mesin waktu dari dunia lain ini lebih canggih. Tidak berbentuk mesin ketik kuno melainkan sebuah bola.

Sekian review dan pembahasan serial Dark season 2. Semoga bisa menghilangkan kebingunganmu setelah nonton serial ini.

Kemungkinan, Dark season 3 akan rilis pada Juni tahun 2020. Mari kita nantikan bagaimana siklus tragedi kota Winden ini berakhir.

Review overview
  • 9/10
    Serial TV bagus banget! - 9/10
9/10

Summary

Dark season 2 membuktikan diri sebagai salah satu serial original Netflix terbaik dengan mempertahankan cerita drama yang dibalut time travel super rumit tapi tetap mengikat penonton dari awal sampai akhir.

Sending
User Review
9.75/10 (2 votes)
Haris Syukri

Sedang belajar mengedit tulisan di Mariviu.