fbpx

Review Film X-Men: Dark Phoenix (2019): Tak Seterang Bintangnya

Film yang penuh bintang tapi tidak bersinar terang

ulasan film dark phoenix indonesia

X-Men: Dark Phoenix diangkat dari komik klasik Marvel yang ditulis oleh Chris Claremont dan digambar oleh John Byrne merupakan salah satu kisah Marvel paling ikonis. Sementara itu, filmnya disutradarai oleh Simon Kinberg dan merupakan akhir dari saga X-Men yang telah berjalan 20 tahun. Sayangnya film ini tidak seikonis cerita orisinalnya.

Film ini  berpusat pada Jean Gray, salah satu X-Men sekaligus murid Profesor Charles Xavier, dengan menceritakan sedikit latar belakang Jean. Mengapa Jean mempunyai kekuatan yang mampu mengubah dirinya ke ambang kegilaan dan juga menjadi salah satu makhluk yang paling kuat dan destruktif di alam semesta.

Berawal dari misi pemerintah Amerika untuk berkunjung ke luar angkasa yang mengalami masalah di luar logika yang tidak bisa ditangani oleh manusia. Sampai pada akhirnya Presiden meminta bantuan X-Men. Xavier dan X-Men menerima pinangan ini karena mereka ingin misi ini membuat X-Men dan mutan diakui masnyarakat. Tapi, siapa sangka misi inilah yang kemudian memengaruhi diri Jean Grey hingga ia menjadi Dark Phoenix.

review film dark phoenix x men indonesia
Via IMDB

Sophie Turner dan James McAvoy masing-masing memberikan penampilan yang fantastis. Turner mampu dengan sempurna menangkap perjuangan psikologis Jean dalam memiliki kekuatan destruktif yang terkubur di bawah alam sadarnya. Sedangkan McAvoy dengan sangat hebat memerankan Profesor X yang mempunyai kekuatan mempermainkan pikiran.

Lalu tentu saja ada Magneto (Michael Fassbender). Seperti biasa Fassbender tampil sempurna memerankan villain ikonis ini dengan sangat apik serta tidak mengecewakan penonton X-Men manapun. Kehadirannya adalah momentum yang selalu ditunggu.

ulasan film x men dark phoneix
Via IMDB

Ditunggu-tunggu fans superhero dan memiliki cast bertabur bintang tidak serta merta membuat film ini bebas dari masalah. Kita tidak ditunjukkan totalitas dari kekuatan destruktif Jean. Dia hanya menggunakan kekuatan telekinesis dengan cara yang sama seperti biasanya. Maka dari itu menurut saya, Phoenix Jean di seri The Last Stand yang diperankan oleh Famke Janssen lebih menarik daripada Jean di film X-Men: Dark Phoenix ini.

Selain Jean yang kurang maksimal, karakter misterius yang diperankan oleh Jessica Chastain juga kurang mengena. Motivasinya tidak kuat sehingga karakternya kurang menarik.

Beberapa adegan yang seharusnya emosional pun terasa hambar. Seharusnya kita dibawa sedih atau marah malah menjadi biasa saja karena alasan-alasan tidak logis yang tidak cukup membawa kita bersimpati.

Selain itu, dari sisi plot memang film X-Men: Dark Phoenix rapi dan tersusun bagus, namun jalan cerita bisa kita tebak dengan mudah.

review film x-men the dark phoneix
Via IMDB

Adegan-adegan laga film X-Men: Dark phoenix sangat menghibur. Kekuatan Jean sangatlah menakutkan berkat akting dan juga permainan CGI yang lebih bagus dari seri X-Men sebelumnya.

Adegan laga tanpa Jean juga diwujudkan dengan CGI yang tak kalah bagus. Namun dapat dibilang sangat singkat dan cepat. Jika kamu ingin melihat kekuatan dari semua X-Men, mungkin kamu akan kurang puas karena adegan aksi dalam film ini didominasi oleh kekuatan Jean. Ya, namanya juga film Dark Phoenix.

Secara keseluruhan, akhir fanchise X-Men ini bisa dibilang sedikit monoton dan kurang momen yang memorable jika dibandingkan dengan film X-Men lainnya. Tetapi film X-Men: Dark Phoenix masih mempunyai hal-hal menarik yang patut ditonton, terutama di sisi adegan aksi.

Rating 3/5

Genre: Superhero, Action, Adventure, Sci-fi

Sutradara: Simon Kinberg

Penulis: Simon Kinberg (screenplay)

Bintang: James McAvoyMichael FassbenderJennifer Lawrence, Sophie Turner

Review Overview
  • Review Film
3

Summary

Akhir saga X-Men ini bisa dibilang sedikit monoton dan kurang momen yang memorable jika dibandingkan dengan film X-Men lainnya. Tetapi film X-Men: Dark Phoenix masih mempunyai hal-hal menarik yang patut ditonton, terutama di sisi adegan aksi.

Sending
User Review
( votes)

Learning to be Writter