Film The Ministry of Ungentlemanly Warfare mempertemukan kembali Guy Ritchie dengan Henry Cavill dalam sebuah misi rahasia berdasarkan kisah nyata Gus March Philip merakit tim beranggotakan manusia-manusia tak taat aturan untuk melakukan sabotase ke lambung pertahanan Nazi.
Sinopsis The Ministry of Ungentlemanly Warfare
Geram atas kesepakatan angkatan militer Inggris yang berencana melakukan negosiasi dengan pasukan Nazi Jerman, Winston Churchill, mengutus Mayor Gus March Philips (Henry Cavill) dalam pekerjaan ‘kotor’ menghadapi pasukan Nazy dalam Perang Dunia II.Â
Tim khusus lalu dibentuk untuk menjalankan misi rahasia Operation Postmaster, penenggelaman kapal Duchessa, penyuplai logistik kapal selam U-Boat Nazi di sepanjang Samudra Atlantik. Menyetujui tawaran nekad tersebut, Gus lalu meminta beberapa nama dengan reputasi tak kalah amburadul demi menuntaskan misinya.
Ia bersama Hayes (Hero Fiennes Tiffin), Freddy (Henry Golding), dan Anders (Alan Ritchson) melaksanakan pekerjaan tak terpuji tersebut. Perjalanan mereka mengalami kendala-kendala tak terduga yang mengharuskan Gus dan anggotanya untuk melakukan hal-hal mustahil demi menyelesaikan misi tak terhormat ini.
Perang dan Komedi
Kehadiran aktor-aktor ternama dalam film ini seperti Alan Ritchson yang kembali ke genre aksi setelah series Reacher (2023) dan Henry Cavil sudah mentereng di dunia film laga membuat film ini makin menjanjikan di genre film perang.Â
Dibalut dengan sedikit sentuhan komedi, fans Henry Cavil akan dikejutkan dengan karakter kompleks Mayor Gus yang bringas, jenaka, dan santai. Selain dua aktor tersebut, film ini juga menggaet beberapa aktor lain seperti Fiennes, Alvarez, Schweiger, Eiza González, hingga Babs Olusanmokun.
Secara keseluruhan, akting dan koreografi para pemain dijamin bakal membuat penonton puas, hampir tidak ada kegagalan akting dari awal hingga akhir. Dialog-dialog ikonik dan komedik akan berseliweran di tengah-tengah rentetan aksi dan pertempuran penuh ledakan.
Pemilihan tema lagu film ini juga sangat pas, salah satu yang sepertinya bakalan menjadi tema lagu film perang komedi paling ikonik di masa depan. Sukses dalam menghadirkan kembali nuansa khas film aksi semi komedi bertema Perang Dunia II serupa Inglorious Bastard (2009).
Inspirasi Lahirnya James Bond
Film ini diadaptasi dari kisah nyata Churchill’s Secret Warriors, dokumen rahasia Winston Churchill, mantan Perdana Menteri Inggris pada era Perang Dunia II saat Inggris dan negara-negara Eropa lainnya terancam menelan kekalahan dari pasukan Nazi.
Dokumen ini ditulis oleh seseorang bernama Damien Lewis dan dirilis ke publik pada tahun 2016 silam. Kisah nyata ini lalu diramu menjadi film fiksi yang memukau dengan plot heroik dan ikonik.
Kisah perjuangan Mayor Gus dan rekan-rekannya ini juga menjadi inspirasi bagi Ian Fleming, penulis kelahiran Inggris dalam menciptakan karakter James Bond. Ian Fleming yang pada saat itu memiliki kedekatan dengan Brigadir Colin Gubbins juga akan hadir dalam film ini sebagai salah satu penggagas Operation Postmaster dibintangi oleh Freddie Fox.
Film ini lekat dengan sentuhan Guy Ritchie yang memang sudah ahlinya dalam mengadopsi genre aksi yang ringan dan penuh aksi. Piawai dalam menggabungkan cerita penuh maskulinitas dalam balutan kisah spionase, sedikit mengingatkan pada The Man From U.N.C.L.E (2015).
Film perang komedi yang terinspirasi dari kisah nyata didukung deretan aktor ternama dengan akting yang patut diacungi jempol, koreografi yang cadas, serta pengambilan gambar dan efek visual memukau.
Genre: Aksi
Sutradara: Guy Ritchie
Penulis Naskah: Paul Tamasy, Eric Johnson, Arash Amel
Pemeran: Henry Cavill, Alan Ritchson, Eiza González