Review Buku Scandalicious Siblings #1 – Drama Keluarga Penuh Masalah

“Aku enggak paksa kamu harus pilih kerja kayak aku, kok! Setiap manusia, kan, punya kekuatan untuk memilih. Tapi, pastikan juga kalau kamu punya kekuatan untuk bertahan dengan pilihan peribadi kamu.”

Scandalicious Siblings, Halaman 223

Ada banyak pengusaha yang membiarkan anaknya bermandikan limpahan harta kekayaan mereka. Namun hal ini tidak menjadi prinsip hidup Anneta Arjawisesa, seorang pengusaha sejumlah hotel The Classy Arjawuni di beberapa kota di Indonesia. Anneta memiliki 4 orang anak yang sedari kecil cukup puas menikmati kekayaan orang tua mereka ini, mereka adalah Kendita, Keyman, Arttra, dan Akaca. Hingga suatu hari Anneta dan Tejar, suaminya, memutuskan untuk berhenti memenuhi semua kebutuhan anak-anaknya – dari mulai uang jajan bulanan hingga fasilitas penunjang seperti credit card dan mobil – kecuali jika keempat anak tersebut mau bekerja sebagai karyawan hotel The Classy Arjawuni selama 4 minggu.

Keputusan tersebut tentu saja ditolak mentah-mentah oleh anak-anak Arjawuni karena berbagai alasan seperti, bukan passion, gengsi, malu, dan sia-sia. Namun, secara perlahan, situasi kehidupan mereka berempat semakin bermasalah dikarenakan tidak adanya uang pegangan setelah seluruh akses fasilitas Arjawuni diberhentikan. Lalu, apa yang akan dilakukan oleh Kendi, Key, Arttra, dan Kaca untuk menyikapi kesulitan mereka?

Novel Scandalicious Siblings karya Vinca Callista
Sampul depan Scandalicious Siblings #1

Inilah kisah pembuka drama The Arjawuni bersaudara yang akan menghadapi kehidupan baru di hadapan mereka. Novel pertama dari seri Scandalicious Siblings karangan Vinca Callista ini ibarat gerbang menuju seluk beluk kehidupan keluarga Arjawuni, di mana pada novel ini pembaca akan diperkenalkan pada karakter masing-masing orang tua dan juga masing-masing anak. Alur cerita pada novel pertama ini berfokus pada kesulitan-kesulitan yang dihadapi anak-anak Arjawuni selama hidup tanpa fasilitas dari orang tua yang tentu saja membuat mereka mempertimbangkan kembali tawaran sang Mami.

Untuk sebuah novel dengan kategori drama, novel ini memuat unsur drama dengan porsi yang sangat pas, terasa dramanya namun tidak berlebihan. Drama dalam novel ini juga tidak hanya drama persaudaraan mereka berempat. Ada sedikikit drama percintaan namun tidak mendominasi dan juga porsinya cukup. Novel ini tidak memiliki plot twist, karena resolusi konfliknya bisa dengan mudah ditebak, namun kealpaan plot twist itu tidak akan membuat pembaca merasa bosan karena Vinca membuat narasi menuju resolusi cerita dengan menarik sehingga sangat mempertahankan mood dan emosi pembaca.

Novel ini memiliki ide cerita yang unik dan baru jika dibandingkan dengan novel kontemporer lainnya. Vinca dengan sangat halus menyertakan hal-ihwal seputar industri kreatif yang sedang digalakkan oleh pemerintah Indonesia. Novel ini terkesan dibuat oleh Vinca dengan sangat bersemangat, bisa dilihat dari unsur-unsur industri kreatif yang disertakannya merupakan hal-hal yang juga digeluti dan disenangi Vinca, yaitu perfilman, musik, dan penggunaan new media. Novel ini bisa memberi sedikit insight dan ilmu seputar industri kreatif dengan adanya istilah-istilah dan penjelasan-penjelasan yang diselipkan pada dialog-dialog para tokoh.

review Novel Scandalicious Siblings karya Vinca Callista
Vinca Callista penulis novel Scandalicious Siblings #1

Masing-masing anak digambarkan dengan karakteristik dan sifat yang cukup detail – meskipun pada novel pertama ini lebih fokus pada Key dan Arttra – sehingga pembaca dengan sangat mudah mengenali dan merasa dekat dengan sosok mereka. Saya rasa tokoh yang menjadi fokus utama pada novel pertama ini adalah Arttra Arjawuni yang secara tidak langsung menjadi pioneer untuk membujuk ketiga saudaranya agar mau bekerja di hotel The Classy Arjawuni.

Buku pertama seri Scandalicious Siblings ini meninggalkan misteri yang belum terpecahkan, yaitu adanya seorang tokoh narator yang acap muncul dalam momen-momen tertentu dengan penarasian melalui sudut pandang orang pertama meskipun sebagian besar novel ini menggunakan sudut pandang orang ketiga. Tokoh yang selalu mengalamatkan dirinya dengan sebutan “aku” tersebut belum diungkap identitasnya hingga akhir novel ini. Vinca melalui akun Instagram-nya juga menyebutkan bahwa sebenarnya ada “bentuk lain” dari cerita Scandalicious Siblings ini. Siapa tokoh misterius tersebut dan apa yang dimaksud dengan “bentuk lain” mungkin akan kita dapatkan petunjuknya pada buku kedua dan ketiga dari seri Scandalicious Siblings ini.

Avatar photo
Haris Quds

A culture enthusiast and a book reviewer. Studied American Studies in University of Indonesia.

Articles: 46

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *