Review Buku Nokturnal Melankolia – Sebuah Eksplorasi Tragedi Modern

“Jenis sastra ini semakin dibutuhkan di zaman sekarang agar depresi bisa dialami sebagai pengalaman estetik. Jangan minum pil anti depresi, tapi bacalah buku ini.”

-Ayu Utami

Ada satu tren kepenulisan yang agaknya menjadi gaya yang banyak digunakan penulis di era modern ini. Yaitu gaya kepenulisan yang terkesan jujur dan jauh dari hal yang muluk-muluk. Penulis yang menggunakan gaya ini biasanya mengangkat isu depresi dan tragedi modern seperti gantung diri, perselingkuhan pejabat, dan pemberontakan atas kebudayaan tertentu.

Adalah Angelina Enny, salah satu penulis yang menerapkan gaya tragedi modern tersebut pada karya-karyanya. Angelina Enny mendalami karir menulisnya dengan mengikuti Kelas Menulis dan Berpikir Kreatif yang dipimpin oleh Ayu Utami, penulis novel Saman yang terkenal itu. Enny juga terjun ke dunia seni dengan menjadi actor, penari, dan juga sutradara lakon.

buku Nokturnal Melankolia merupakan buku kumpulan cerpen karya Angelina Enny
Sampul buku Nokturnal Melankolia

Nokturnal Melankolia, buku kumpulan cerpen karya Angelina Enny, merupakan buku kumpulan cerpen pertama miliknya. Sebelumnya cerpen Enny sudah pernah terbit dalam sebuah antologi cerpen berjudul Siluet Dalam Sketsa yang berisi cerpen-cerpen dari 12 penulis berbeda. Buku Nokturnal Melankolia ini berisikan 16 cerita pendek karangan Angelina Enny yang semuanya berfokus pada satu karakter dengan kegelisahan, depresi, dan tragedi mereka masing-masing.

Buku ini memiliki ‘kemasan’ yang kalem dengan sampul yang cukup sederhana, lukisan kucing hitam dan juga bulan sabit yang tergantung pada sebuah tali, lalu tulisan Nokturnal Melankolia yang mengunakan font script. Namun sampul buku ini memiliki kekurangan dimana bahannya yang agak keras dibandingkan dengan bahan sampul buku pada umumnya yang menjadikannya sangat mudah tertekuk dan menyisakan bekas pada sampulnya.

Cerita-cerita yang terdapat dalam kumpulan cerpen ini menyoroti tokoh-tokoh yang kehidupannya sangat tidak baik-baik saja. Meskipun cerita berjudul Cupcake untuk Kaka dinarasikan dengan ceria dan penuh kegembiraan yang meluap, namun terdapat sebuah tragedi termbunyi yang menjadi plot twist untuk cerita ini. Ya, Enny memenuhi buku ini dengan cerita-cerita yang memiliki plot twist yang pastinya mengejutkan para pembaca.

Enny juga memperlihatkan usahanya mengeksplorasi penokohan dimana dia menjadikan selain manusia sebagai tokoh utamanya. Contohnya cerita Malam ke Lima Belas yang menarasikan seorang anak yang berdebat dengan ibu dan neneknya tentang budaya Cap Go Meh dan kepercayaan tentang roh keluarga yang akan datang berkunjung dengan cara dibimbing oleh lampu lampu. Fakta yang diketahui kemudian yang juga merupakah plot twist dari cerita ini ialah, ketiga tokoh tersebut ternyata merupakan arwah yang ditunggu kehadirannya di rumah itu.

Juga ada cerita berjudul Betina yang menggunakan seekor anjing jalanan sebagai karakter utamanya, dan juga cerita berjudul Barbie yang menggunakan sebuah boneka sex sebagai narrator sekaligus karakter utama deri cerita tersebut. Penggunaan tokoh yang tidak biasa ini merupakan sebuah terobosan yang jarang dilakukan oleh penulis-penulis terutama di Indonesia.

Profil singkat Angelina Enny pengarang buku Nokturnal Melankolia
Profil Angelina Enny

Eksplorasi berikutnya yang dilakukan Enny dalam buku Nokturnal Melankolia ini ialah keberagaman setting cerita. Cerita-cerita yang disajikan berlatarkan lokasi, kebudayaan, dan juga latar agama yang berbeda. Contohnya cerita berjudul Malam ke Lima Belas yang menggunakan latar budaya Cina keturunan di Indonesia. Lalu, banyak juga cerita yang menggunakan latar daerah di Indonesia dan juga luar negeri. Eksplorasi setting ini menunjukkan adanya observasi yang tidak sembarangan dari seorang penulis.

Secara keseluruhan buku ini merupakan buku yang bagus, apalagi mengetahui fakta bahwa buku Nokturnal Melankolia merupakan buku pertama yang sepenuhnya berisi karya Angelina Enny. Buku ini sangat cocok buat kamu yang menyukai karya sastra yang bersifat jujur pada keadaan dunia, yang menyukai cerita yang tidak baik-baik saja, dan buat kamu yang mencoba keluar dari zona cerita yang selalu happy ending.

Tidak berhenti pada bentuk buku, 7 cerita dari buku Nokturnal Melankolia ini digarap menjadi 7 penampilan teater dalam format monolog yang ditampilkan pada tanggal 3 Februari 2018 bertempat di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta. Pementasan 7 monolog ini juga merupakan bentuk eksplorasi Enny untuk mengekstrak ide-idenya dalam bentuk visual.


Judul                     : Nokturnal Melankolia

Penulis                  : Angelina Enny

Penerbit                : Gramedia

Tahun terbit          : 2017

Tebal buku            : 176 halaman

Avatar photo
Haris Quds

A culture enthusiast and a book reviewer. Studied American Studies in University of Indonesia.

Articles: 46

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *